Kasus Covid-19 di Sulut Turun karena Capaian Target Testing dan Tracing Rendah

Kompas.com - 02/09/2021, 23:32 WIB
Ilustrasi corona virus (Covid-19) KOMPAS.COM/ShutterstockIlustrasi corona virus (Covid-19)

MANADO, KOMPAS.com - Kasus harian Covid-19 di Provinsi Sulawesi Utara sampai dengan tanggal 31 Agustus 2021 menurun dalam sepekan terakhir.

Hal itu dikarenakan jumlah testing dan tracing tidak mencapai target.

"Menurunya kasus harian Covid-19 di Sulawesi Utara dipengaruhi oleh rendahnya capaian target testing yang dilakukan di beberapa kabupaten dan kota, demikian juga dengan tracing kontak erat dari kasus konfirmasi Covid-19 mengalami rasio yang sangat rendah per kabupaten dan kota," kata Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Daerah Sulut Mery Pasorong kepada wartawan, Kamis (2/9/2021).

Baca juga: Kasus Covid-19 di Jabar Menurun, Lapangan Gasibu dan Saparua Dibuka untuk Umum

Dia menjelaskan, berdasarkan KMK HK.01.07/MENKES/4641/2021 tentang panduan pelaksanaan pemeriksaan, pelacakan, karantina, dan isolasi dalam rangka percepatan pencegahan dan pengendalian Covid-19, rasio pelacakan kontak erat dari kasus konfirmasi adalah 1:15.

"Dari data tersebut dalam tujuh hari terakhir (satu minggu), tidak ada kabupaten dan kota yang mencapai rasio 1:15. Kontak erat yang dilacak dari kasus konfirmasi kurang dari 15 orang," ujarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sedangkan capaian testing per kabupaten dan kota masih ada 14 daerah tidak capai target sesuai Imendagri.

"Dan ada 10 kabupaten dan kota yang tidak capai target WHO (satu per 1000 penduduk per minggu)," sebut Mery.

Baca juga: Kasus Covid-19 Turun 40 Persen dalam Sepekan, Level PPKM di Kalsel Diyakini Segera Turun

Berdasarkan data Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Sulawesi Utara, Kamis (2/9/2021), kasus baru Covid-19 bertambah 112 orang.

Dengan adanya penambahan ini, maka secara total ada 32.561 orang terjangkit virus corona di Sulawesi Utara.

Rinciannya, 29.435 orang dinyatakan sembuh, 960 orang meninggal dunia, dan 2.166 masih dirawat.

"Semua ingin melandaikan kasus Covid-19, namun strategi pengendalian tidak boleh kendor, dan itu harus dikerjakan oleh semua pihak. Termasuk masyarakat, seperti tetap taat protokol kesehatan secara ketat, dan laju vaksinasi ditingkatkan sesuai ketersediaan stok vaksin," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kaki Ganjar Pranowo Dibasuh oleh Tetua Suku Tobelo, Apa Artinya?

Kaki Ganjar Pranowo Dibasuh oleh Tetua Suku Tobelo, Apa Artinya?

Regional
Sebelum Meninggal Susur Sungai, Dea Minta Foto dengan Keluarga, Ini Cerita Sang Ayah

Sebelum Meninggal Susur Sungai, Dea Minta Foto dengan Keluarga, Ini Cerita Sang Ayah

Regional
Tutup Selama PPKM, Ini Cara 'Lembang Park and Zoo' Bertahan di Tengah Pandemi

Tutup Selama PPKM, Ini Cara "Lembang Park and Zoo" Bertahan di Tengah Pandemi

Regional
Kebun Binatang di Jateng dan DIY Buka Donasi untuk Pakan Satwa

Kebun Binatang di Jateng dan DIY Buka Donasi untuk Pakan Satwa

Regional
Kantor Pinjol Ilegal di Pontianak Digerebek, Beroperasi Sejak Desember 2020, Perputaran Uangnya Mencapai Rp 3,25 M

Kantor Pinjol Ilegal di Pontianak Digerebek, Beroperasi Sejak Desember 2020, Perputaran Uangnya Mencapai Rp 3,25 M

Regional
Sosok TM, Korban Pinjol di Balik Penggerebekan di Sleman, Dijebak SMS dan Memilih Lapor Polisi

Sosok TM, Korban Pinjol di Balik Penggerebekan di Sleman, Dijebak SMS dan Memilih Lapor Polisi

Regional
Solar Langka di Riau, Diduga karena Ditimbun, Sopir Truk Derek dan 2 Petugas SPBU Ditangkap Polisi

Solar Langka di Riau, Diduga karena Ditimbun, Sopir Truk Derek dan 2 Petugas SPBU Ditangkap Polisi

Regional
Mengaku Banteng tapi Takut Disuntik, Pria Ini Tutup Wajah Pakai Jaket

Mengaku Banteng tapi Takut Disuntik, Pria Ini Tutup Wajah Pakai Jaket

Regional
'Di Atas seperti Tenang, di Bawahnya Berputar Pusaran Air Sangat Deras, Akhirnya Saya Memilih Menyelamatkan Diri Saja'

"Di Atas seperti Tenang, di Bawahnya Berputar Pusaran Air Sangat Deras, Akhirnya Saya Memilih Menyelamatkan Diri Saja"

Regional
Detik-detik Angin Puting Beliung di Pinrang, Irda dan Anaknya Selamat karena Berlindung di Selokan

Detik-detik Angin Puting Beliung di Pinrang, Irda dan Anaknya Selamat karena Berlindung di Selokan

Regional
Bus Sugeng Rahayu Tabrak Bus Mira di Ngawi, Satu Pengendara Motor Terjepit, Hanya Alami Luka Lecet

Bus Sugeng Rahayu Tabrak Bus Mira di Ngawi, Satu Pengendara Motor Terjepit, Hanya Alami Luka Lecet

Regional
KPK Sita Rp 1,5 Miliar di Tas Merah, Ini Kronologi OTT Bupati Musi Banyuasin Dodi Alex Noerdin

KPK Sita Rp 1,5 Miliar di Tas Merah, Ini Kronologi OTT Bupati Musi Banyuasin Dodi Alex Noerdin

Regional
Berawal Dengar Kata Angker dari Seorang Pemancing, Siswa Ini Selamat dari Tragedi Susur Sungai Ciamis, Begini Ceritanya

Berawal Dengar Kata Angker dari Seorang Pemancing, Siswa Ini Selamat dari Tragedi Susur Sungai Ciamis, Begini Ceritanya

Regional
Miliki Harta Rp 38 Miliar, Ini Profil Dodi Reza Alex Noerdin, Dilantik Ayah Jadi Bupati Musi Banyuasin, Kini Susul ke Penjara

Miliki Harta Rp 38 Miliar, Ini Profil Dodi Reza Alex Noerdin, Dilantik Ayah Jadi Bupati Musi Banyuasin, Kini Susul ke Penjara

Regional
Harimau yang Terkam 2 Warga di Merangin Berhasil Ditangkap

Harimau yang Terkam 2 Warga di Merangin Berhasil Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.