Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ganjar Pranowo soal Borobudur Marathon 2021: Bukan Sekadar Lari, tapi Ada Spirit Bersama

Kompas.com - 01/09/2021, 07:12 WIB
Kontributor Magelang, Ika Fitriana,
Dony Aprian

Tim Redaksi

MAGELANG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan, Borobudur Marathon 2021 tidak sekadar event olahraga lari tapi juga meliputi pariwisata, menghidupkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) serta semangat kebersamaan seluruh elemen pada event tersebut.

Oleh karenanya, Ganjar menyatakan tekadnya untuk menjaga marwah Borobudur Marathon sebagai event yang paling ditunggu-tunggu di Jawa Tengah.

"Kami ingin merawat marwah Borobudur Marathon, karena event ini bukan sekadar olahraga lari, tapi ada tourism, UMKM, dan spirit bersama," kata Ganjar, saat menjadi salah satu narasumber "Borobudur Marathon Menyapa" yang diselenggarakan virtual oleh Harian Kompas, Selasa (31/8/2021).

Baca juga: Memacu Semangat Pelari di Borobudur Marathon Menyapa

Menurut Ganjar, sejauh ini Borobudur Marathon sudah menjadi salah trademark event olahraga yang berkualitas di dunia dan dirindukan.

Ganjar optimistis pandemi Covid-19 segera berakhir sehingga event ini bisa diadakan lagi seperti tahun-tahun sebelum pandemi.

Menurut dia, banyak komunitas yang sebetulnya sudah sangat ingin tampil di Jawa Tengah, khususnya di Borobudur.

Begitu juga masyarakat yang rindu menikmati kegembiraan dan gegap gempita berbagai kegiatan di Borobudur.

"Semua ingin tampil, dari komunitas lari (olahraga), kesenian, konser musik rok, hingga panggung wayang.  Saya minta mereka untuk bersabar," tandas Ganjar.

Ganjar mengatakan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Jateng, Yayasan Borobudur Marathon dan Harian Kompas, sedang menghitung secara detail rencana penyelenggaran Borobudur Marathon 2021.

Baca juga: Borobudur Marathon Kembali Digelar, Ini Keinginan Ganjar Pranowo

Termasuk salah satunya menyiapkan beberapa skenario pelaksanaan event di tengah pandemi seperti tahun lalu.

Ganjar mengakui, menyelenggarakan kegiatan besar yang berkualitas pada saat pandemi itu tidak mudah dan tidak murah.

 

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Dampak Bencana, KPU Tanah Datar Butuh Kotak Suara Baru untuk PSU DPD

Dampak Bencana, KPU Tanah Datar Butuh Kotak Suara Baru untuk PSU DPD

Regional
Mantan Anggota Dewan dan Seorang PNS Jadi Tersangka Korupsi Bansos

Mantan Anggota Dewan dan Seorang PNS Jadi Tersangka Korupsi Bansos

Regional
Misteri Kematian Perempuan Terapis di Kontrakan Grobogan, 2 Pria Penghuni Rumah Menghilang

Misteri Kematian Perempuan Terapis di Kontrakan Grobogan, 2 Pria Penghuni Rumah Menghilang

Regional
Gempa M 6,0 di Maluku, BPBD Pastikan Tak Ada Kerusakan

Gempa M 6,0 di Maluku, BPBD Pastikan Tak Ada Kerusakan

Regional
Jadi Tuan Rumah Harganas Ke-31, Pemkot Semarang Hadirkan Rangkaian Kegiatan Menarik

Jadi Tuan Rumah Harganas Ke-31, Pemkot Semarang Hadirkan Rangkaian Kegiatan Menarik

Regional
Pagi Ini Gunung Lewotobi Laki-laki Meletus 2 Kali, Tinggi Kolom Abu 1 Km

Pagi Ini Gunung Lewotobi Laki-laki Meletus 2 Kali, Tinggi Kolom Abu 1 Km

Regional
Pohon Tumbang Tutup Badan Jalan di Ambon, Antrean Kendaraan Mengular

Pohon Tumbang Tutup Badan Jalan di Ambon, Antrean Kendaraan Mengular

Regional
Kisah Warga di Pedalaman Nagekeo NTT, Harga Komoditi Ditekan Pengepul karena Akses Infrastruktur Jalan Buruk

Kisah Warga di Pedalaman Nagekeo NTT, Harga Komoditi Ditekan Pengepul karena Akses Infrastruktur Jalan Buruk

Regional
Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Selasa 25 Juni 2024, dan Besok : Siang Ini Berawan

Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Selasa 25 Juni 2024, dan Besok : Siang Ini Berawan

Regional
Riau Siapkan Lahan 9.749 M² untuk Flyover Simpang Garuda Sakti

Riau Siapkan Lahan 9.749 M² untuk Flyover Simpang Garuda Sakti

Regional
Numpang di Rumah Keluarga, Pria asal Jawa Timur Nekat Edarkan Sabu

Numpang di Rumah Keluarga, Pria asal Jawa Timur Nekat Edarkan Sabu

Regional
Ibu di Musi Rawas Bunuh dan Simpan Jasad Bayinya hingga Membusuk Dalam Lemari

Ibu di Musi Rawas Bunuh dan Simpan Jasad Bayinya hingga Membusuk Dalam Lemari

Regional
Sering Terjadi Kecelakaan, Warga Desak Pemerintah Perbaiki Jalan Kendawangan-Ketapang

Sering Terjadi Kecelakaan, Warga Desak Pemerintah Perbaiki Jalan Kendawangan-Ketapang

Regional
Musim Panen Diperkirakan Juli, Perum Bulog Solo Sebut Stok Beras Saat Ini 24.000 Ton

Musim Panen Diperkirakan Juli, Perum Bulog Solo Sebut Stok Beras Saat Ini 24.000 Ton

Regional
Di Balik Temuan 70 Paku di Perut Pria Asal Indramayu, Dokter Sebut Yang Bersangkutan Diduga ODGJ

Di Balik Temuan 70 Paku di Perut Pria Asal Indramayu, Dokter Sebut Yang Bersangkutan Diduga ODGJ

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com