Kronologi Warga Sandera 5 Motor dan Nyaris Gulingkan Mobil Dinas di Muna, Sultra

Kompas.com - 31/08/2021, 17:55 WIB
Warga Desa Wakumoro, Kecamatan Parigi, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, protes jalan rusak dan nyaris menggulingkan mobil dinas yang melintas, Senin (30/8/2021). Hand OutWarga Desa Wakumoro, Kecamatan Parigi, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, protes jalan rusak dan nyaris menggulingkan mobil dinas yang melintas, Senin (30/8/2021).

KOMPAS.com - Aksi protes jalan rusak, warga Desa Wakumoro, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, sandera sebuah mobil dinas.

Tak hanya itu, warga juga sempat akan menggulingkan mobil berplat merah milik Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Buton Tengah di tengah jalan.

Menurut koordinator aksi, Muhammad Pasitoka, warga sudah geram karena sejak jalan di desa mereka tak kunjung mendapat perbaikan.

Baca juga: 4 Fakta Wanita Pengusaha Asal Jakarta Sewa Komplotan Begal Culik Sopir Taksi Online di Makassar

Akibatnya, jalan yang menjadi tumpuan aktivitas sehari-hari warga itu rusak parah.

“Itu bagian dari komunikasi dan masyarakat mendengar pernyataan Kadis PU provinsi bahwa jalan Desa Laiba sampai Desa Wakumoro belum bisa diselesaikan di tahun 2021 ini dan tahun 2022 akan dituntaskan,” kata Pasitoka, Selasa (31/8/2021).

Selain menyandera mobil, warga juga menyandera lima motor dinas yang kebetulan melintas di jalan tersebut saat aksi berlangsung.

Baca juga: Protes Usahanya Tak Beroperasi 3 Bulan, Pekerja Karaoke Melamar Jadi CPNS: Kami Ingin Ubah Nasib

Blokir jalan 7 kali, tetapi...

Pasitoka menjelaskan, aksi tersebut bukan pertama kali. Warga desa sudah berupaya agar pemerintah daerah provinsi mendengar keluhan mereka.

Namun, hingga saat ini harapan mereka belum juga terealisasi.

Baca juga: 7 Begal Culik Sopir Taksi Online di Makassar, Ternyata Disewa Rp 70 Juta oleh Wanita Pengusaha Asal Jakarta, Ini Faktanya

“Kita sudah melakukan beberapa kali pemblokiran hampir tujuh kali dan penutupan total 2020 juga. Tetapi kami hanya berjanji bahwa di tahun 2021 jalan di desa Wakumoro itu tetapi pemerintah tidak mengalokasikan lagi untuk jalan di sini, sehingga kita mengambil keputusan untuk menutup jalan lagi,” ujarnya.

Baca juga: Protes Jalan Rusak, Warga Nyaris Gulingkan Mobil Dinas yang Melintas

 

Sementara itu, Camat Parigi, La Kiama, mengatakan, sebelum aksi itu warga pernah diberi janji soal penyelesaian jalan.

Saat itu, menurutnya, janji itu diungkapkan anggota DPRD tingkat satu bersama Kapolres Muna saat hadir di Desa Wakumoro.

“Tahun 2020, warga berusaha mendesak di perubahan ternyata tidak terealisasi, sehingga di tahun 2021 ini akan tuntas. setelah di tahun 2021, dikira sudh dimulai (dikerjakan) ternyata tidak sampai disitu, janji tidak terealisasi,” kata La Kiama.

“Harapan yang besar, baik secara pribadi maupun sebagai masyarakat apalagi sebagai pengguna jalan, mudah-mudahan segera direalisasikan,” tambahnya.

(Penulis: Kontributor Baubau, Defriatno Neke | Editor: Teuku Muhammad Valdy Arief)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Periksa 20 Saksi Terkait Kasus Bentrokan Warga di Sorong

Polisi Periksa 20 Saksi Terkait Kasus Bentrokan Warga di Sorong

Regional
Saat Gibran Main Bulu Tangkis Bareng Sigit Budiarto, Begini Hasil Akhirnya

Saat Gibran Main Bulu Tangkis Bareng Sigit Budiarto, Begini Hasil Akhirnya

Regional
Briptu BH Tertembak di Bagian Pipi Saat Amankan Bentrokan di Maluku Tengah

Briptu BH Tertembak di Bagian Pipi Saat Amankan Bentrokan di Maluku Tengah

Regional
KM Pantokrator Keluarkan Kepulan Asap Saat Berlabuh di Samarinda, Penumpang Panik

KM Pantokrator Keluarkan Kepulan Asap Saat Berlabuh di Samarinda, Penumpang Panik

Regional
Gubernur Riau Gandeng ICC untuk Kembangkan Komoditas Kelapa

Gubernur Riau Gandeng ICC untuk Kembangkan Komoditas Kelapa

Regional
Rugikan Negara Rp 11 Miliar, Mantan Ketua KONI Bengkulu Divonis 11 Tahun

Rugikan Negara Rp 11 Miliar, Mantan Ketua KONI Bengkulu Divonis 11 Tahun

Regional
Pegadaian : Barang yang Bisa Digadai, Syarat, dan Ciri Usaha Gadai Gelap

Pegadaian : Barang yang Bisa Digadai, Syarat, dan Ciri Usaha Gadai Gelap

Regional
Lima Tahanan yang Kabur di Tanggamus Lampung Ternyata Komplotan Spesialis Pencurian Warung

Lima Tahanan yang Kabur di Tanggamus Lampung Ternyata Komplotan Spesialis Pencurian Warung

Regional
Sengketa Lahan, Penyebab Bentrok di Maluku Tengah yang Menewaskan 2 Warga dan Lukai 1 Polisi

Sengketa Lahan, Penyebab Bentrok di Maluku Tengah yang Menewaskan 2 Warga dan Lukai 1 Polisi

Regional
'Kami Minta Masyarakat Tidak Menyebarkan Foto dan Video Situasi Bentrok dan Kondisi Korban'

"Kami Minta Masyarakat Tidak Menyebarkan Foto dan Video Situasi Bentrok dan Kondisi Korban"

Regional
Anggotanya Perkosa Mahasiswi, Kapolresta Banjarmasin Minta Maaf

Anggotanya Perkosa Mahasiswi, Kapolresta Banjarmasin Minta Maaf

Regional
Seorang Polisi Tertembak Saat Mengamankan Bentrokan Warga di Maluku Tengah, Begini Kondisinya

Seorang Polisi Tertembak Saat Mengamankan Bentrokan Warga di Maluku Tengah, Begini Kondisinya

Regional
Polisi Amankan 8 Truk Ekspedisi Berstiker Pertamina Bawa Barang Bekas Ilegal dari Malaysia

Polisi Amankan 8 Truk Ekspedisi Berstiker Pertamina Bawa Barang Bekas Ilegal dari Malaysia

Regional
Mendagri Malaysia Kunjungi Kampung Asalnya di Kampar Riau, Makan 'Bajambau' di Masjid Tanpa Paku

Mendagri Malaysia Kunjungi Kampung Asalnya di Kampar Riau, Makan "Bajambau" di Masjid Tanpa Paku

Regional
Bentrok 2 Desa di Maluku Tengah, Polisi Minta Warga Tahan Diri

Bentrok 2 Desa di Maluku Tengah, Polisi Minta Warga Tahan Diri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.