Cerita Satpol PP Kediri Dirikan Dapur Umum untuk Warga Isoman, Ada yang Rela Jual Motor

Kompas.com - 30/08/2021, 18:27 WIB
Nur Khamid dengan panci masak untuk dapur umum. Dok.Nur KhamidNur Khamid dengan panci masak untuk dapur umum.

KEDIRI, KOMPAS.com - Personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) selama ini kerap dianggap garang dan tegas apalagi saat penertiban. Namun mereka juga memiliki sisi humanis.

Sebagaimana yang dilakukan para personel Satpol PP Kota Kediri, Jawa Timur, yang menyuplai makanan bagi warga yang tengah menjalani isolasi mandiri atau isoman.

Bahkan untuk keperluan itu, mereka mendirikan dapur umum di Markas Satpol PP, Jalan Veteran, sejak 25 Agustus.

Selain bantuan dalam bentuk makanan siap saji, mereka juga membagikan paket sembako bagi warga tidak mampu yang terdampak pandemi.

Nur Khamid, salah seorang personel Satpol PP Kota Kediri mengatakan, setiap hari ada sekitar 100 porsi makanan yang dihasilkan dari dapur umum itu.

"Pendistribusian dilakukan langsung oleh anggota, ada juga yang bekerja sama dengan tim PPKM Mikro Kelurahan," ujar Nur Khamid yang menjabat sebagai Sekretaris Satpol PP Kota Kediri tersebut, Senin (30/8/2021).

Baca juga: Mantan Wali Kota Kediri HA Maschut Meninggal

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Rukiati, Seksi Konsumsi dalam gerakan tersebut mengatakan, makanan siap saji itu dikemas dalam rantang bertingkat. Setiap keluarga mendapatkan satu paket rantang.

Selain memasak di dapur umum, ia juga kadang bertugas untuk mengantar makanan tersebut.

"Sasaran kita lebih banyak ke warga yang tidak mampu dengan basis data dari tim reaksi cepat," ujar perempuan yang menjabat sebagai Kasubag Umum Satpol PP tersebut.

Makanan hasil dapur umum yang akan dibagikan kepada warga isoman.Dok.Satpol.PP Kota Kediri Makanan hasil dapur umum yang akan dibagikan kepada warga isoman.

Urunan anggota hingga rela jual motor

Gerakan kolektif itu, kata Nur Khamid, merupakan bentuk kepedulian terhadap sesama selama pandemi Covid-19.

Apalagi, dia menambahkan, hal itu juga sudah sesuai dengan amanat Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar yang meminta ASN turut meringankan beban masyarakat.

Adapun sumber pendanaannya berasal dari urunan para anggota. Bahkan, Nur Khamid sampai rela menjual motor antik kesayangannya, Honda 50 CC keluaran 1968.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kantor PSS Sleman Dibakar OTK, Ini Kata Polisi

Kantor PSS Sleman Dibakar OTK, Ini Kata Polisi

Regional
Kantornya Dibakar, Dirut PSS Sleman: Kalau Ada Kekecewaan Kita Maklum

Kantornya Dibakar, Dirut PSS Sleman: Kalau Ada Kekecewaan Kita Maklum

Regional
2 Asrama Mahasiswa di Makassar Diserang Puluhan OTK, Pelaku Pakai Topeng, Bawa Sajam, Bom Molotov hingga Pistol Rakitan

2 Asrama Mahasiswa di Makassar Diserang Puluhan OTK, Pelaku Pakai Topeng, Bawa Sajam, Bom Molotov hingga Pistol Rakitan

Regional
Dirut Liga Indonesia Baru Kecam Pembakaran 'Omah PSS' Sleman: Itu Bukan Suporter, tapi Perusuh...

Dirut Liga Indonesia Baru Kecam Pembakaran "Omah PSS" Sleman: Itu Bukan Suporter, tapi Perusuh...

Regional
Cerita Saksi Lihat Pemotor di Depannya Tewas Tergencet Avanza, 'Mobilnya Tiba-tiba Oleng, Tabrak Motor Saya hingga Jatuh ke Parit...'

Cerita Saksi Lihat Pemotor di Depannya Tewas Tergencet Avanza, "Mobilnya Tiba-tiba Oleng, Tabrak Motor Saya hingga Jatuh ke Parit..."

Regional
Kantor Manajemen PSS Sleman Dibakar Orang Tak Dikenal

Kantor Manajemen PSS Sleman Dibakar Orang Tak Dikenal

Regional
Sederet Fakta Istri Disiram Air Keras hingga Tewas, Suami Dihasut agar Cemburu, hingga Terancam Hukuman Mati

Sederet Fakta Istri Disiram Air Keras hingga Tewas, Suami Dihasut agar Cemburu, hingga Terancam Hukuman Mati

Regional
Pria yang Tertangkap Basah Curi Motor lalu Diamuk Warga, Diikat dan Ditelanjangi Ternyata Residivis

Pria yang Tertangkap Basah Curi Motor lalu Diamuk Warga, Diikat dan Ditelanjangi Ternyata Residivis

Regional
Beberapa Hari Diguyur Hujan, 7 Kecamatan di HST Kalsel Terendam Luapan Sungai Barabai

Beberapa Hari Diguyur Hujan, 7 Kecamatan di HST Kalsel Terendam Luapan Sungai Barabai

Regional
Wagub Jabar Sebut Banjir Bandang Garut karena Hutan Jadi Lahan Pertanian

Wagub Jabar Sebut Banjir Bandang Garut karena Hutan Jadi Lahan Pertanian

Regional
Warga Kembali Gelar Aksi 1.000 Lilin, Tuntut Kasus Mayat Ibu dan Bayi dalam Kantong Plastik Dituntaskan

Warga Kembali Gelar Aksi 1.000 Lilin, Tuntut Kasus Mayat Ibu dan Bayi dalam Kantong Plastik Dituntaskan

Regional
Asrama Mahasiswa di Makassar Diserang Puluhan OTK, 1 Orang Luka Parah

Asrama Mahasiswa di Makassar Diserang Puluhan OTK, 1 Orang Luka Parah

Regional
Banjir di Kota Bima NTB Meluas hingga 14 Kelurahan, 1.059 KK Terdampak

Banjir di Kota Bima NTB Meluas hingga 14 Kelurahan, 1.059 KK Terdampak

Regional
Tersambar Petir di Gubuk Tempatnya Berteduh, ODGJ Ini Ditemukan Tewas Terduduk

Tersambar Petir di Gubuk Tempatnya Berteduh, ODGJ Ini Ditemukan Tewas Terduduk

Regional
Sumur Bor Milik Warga di Tuban Keluarkan Gas Mudah Terbakar

Sumur Bor Milik Warga di Tuban Keluarkan Gas Mudah Terbakar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.