Kompas.com - 30/08/2021, 18:22 WIB
Kapolres Karawang AKBP Aldi Subartono dan jajaran menunjukkan barang bukti kasus pembobolan minimarket saat press release di Mapolres Karawang, Senin (30/8/2021). KOMPAS.COM/FARIDAKapolres Karawang AKBP Aldi Subartono dan jajaran menunjukkan barang bukti kasus pembobolan minimarket saat press release di Mapolres Karawang, Senin (30/8/2021).

KARAWANG, KOMPAS.com - Sedang mensortir barang hasil curian, komplotan pencuri spesialis minimarket dibekuk Tim Anaconda Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polisi Resor (Polres) Karawang.

"Mereka ditangkap saat lagi berkumpul, di salah satu markasnya di Kecamatan Cilamaya. Kemungkinan lagi menghitung barang-barang yang dikumpulkan (dicuri)," kata Kapolres Karawang AKBP Aldi Subartono dalam jumpa pers di Mapolres Karawang, Senin (30/8/2021).

Mereka yakni AS (50), B (49), AP (35), B (58) dan T (49). Selama satu bulan para pelaku berhasil membobol 7 minimarket di wilayah Karawang, Purwakarta, Cirebon, dan Tegal.

"Karena berupaya melawan petugas, salah satu tersangka kami berikan tindakan tegas (ditembak di bagian kaki kanan)," kata Aldi.

Baca juga: Awalnya Cium Bau Kabel Gosong, Karyawan Ini Temukan ATM di Dalam Minimarket Dirusak, Diduga Dibobol Pencuri

Barang yang paling diincar: rokok dan susu

Aldi mengatakan, untuk empat pelaku yakni AS, B, AP dan B merupakan aksi pembobol. Kemudian hasil curian akan dijualnya kepada T.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Yang mereka paling incar itu adalah rokok. Karena paling gampang dijual. Kemudian ada barang-barang lain seperti susu," kata Aldi.

Setelah berhasil menggasak minimarket, hasil curiannya tersebut diangkut menggunakan mobil yang mereka sewa.

Terakhir kali, pelaku menjalankan aksinya tersebut di wilayah Kecamatan Cikampek.

"Untuk berupaya menghilangkan jejak, mereka juga membawa CPU komputer," ujarnya.

Baca juga: ATM dalam Minimarket Dibobol Maling, Rp 470 Juta Raib

Dijerat pasal berlapis

Di tempat kejadian perkara (TKP) terakhir itu, kerugian ditaksir sekitar Rp 52 juta. Sedangkan untuk keseluruhan masih dalam proses penghitungan.

Para tersangka dijerat pasal 363 KUHPidana dengan ancaman 7 tahun hukuman penjara dan juga akan dikenakan pasal 480 KUPidana ancaman 4 kurungan penjara.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wisatawan yang Terjebak Banjir di Kawasan Senggigi Berhasil Dievakuasi

Wisatawan yang Terjebak Banjir di Kawasan Senggigi Berhasil Dievakuasi

Regional
Komplotan Pemalsu Kartu Prakerja di Bandung Ternyata Curi Data dari Situs BPJS Ketenagakerjaan

Komplotan Pemalsu Kartu Prakerja di Bandung Ternyata Curi Data dari Situs BPJS Ketenagakerjaan

Regional
Kadis ESDM Sultra Jadi Tersangka Korupsi Izin Pertambangan

Kadis ESDM Sultra Jadi Tersangka Korupsi Izin Pertambangan

Regional
Jembatan Gladak Perak Putus akibat Erupsi Semeru, Khofifah Sebut Kemungkinan Bangun Jembatan Gantung Sementara

Jembatan Gladak Perak Putus akibat Erupsi Semeru, Khofifah Sebut Kemungkinan Bangun Jembatan Gantung Sementara

Regional
Wanita Ini Tertipu Rp 115 Juta oleh Kenalan dari Aplikasi Kencan Online

Wanita Ini Tertipu Rp 115 Juta oleh Kenalan dari Aplikasi Kencan Online

Regional
Pengirim 2 Peti Mati dan Salib di Dairi Akhirnya Terungkap

Pengirim 2 Peti Mati dan Salib di Dairi Akhirnya Terungkap

Regional
Nyalakan Lilin dan Tabur Bunga, Mahasiswa Blitar Tuntut Polri Terbuka Ungkap Kasus Bunuh Diri Mahasiswi UB

Nyalakan Lilin dan Tabur Bunga, Mahasiswa Blitar Tuntut Polri Terbuka Ungkap Kasus Bunuh Diri Mahasiswi UB

Regional
Gunung Semeru Masih Potensi Keluarkan Awan Panas Guguran dan Banjir Lahar, Warga Diimbau Waspada

Gunung Semeru Masih Potensi Keluarkan Awan Panas Guguran dan Banjir Lahar, Warga Diimbau Waspada

Regional
Jelang PPKM Level 3 Serentak, Lampu PJU di Kota Tegal Dipadamkan

Jelang PPKM Level 3 Serentak, Lampu PJU di Kota Tegal Dipadamkan

Regional
Rekomendasi Kementerian ESDM dan PVMBG, Pengungsian Ditempatkan Berdasarkan Peta KRB

Rekomendasi Kementerian ESDM dan PVMBG, Pengungsian Ditempatkan Berdasarkan Peta KRB

Regional
Lelang Moge untuk Korban Banjir Bandang dan Erupsi Semeru, YouTuber Doni Salmanan Kumpulkan Rp 2 Miliar

Lelang Moge untuk Korban Banjir Bandang dan Erupsi Semeru, YouTuber Doni Salmanan Kumpulkan Rp 2 Miliar

Regional
Dosen Unsri Jadi Tersangka Pelecehan Mahasiswi, Terancam 9 Tahun Penjara

Dosen Unsri Jadi Tersangka Pelecehan Mahasiswi, Terancam 9 Tahun Penjara

Regional
Misteri Truk Kosong Usai Gunung Semeru Meletus, Keberadaan Sopirnya Masih Jadi Teka-teki

Misteri Truk Kosong Usai Gunung Semeru Meletus, Keberadaan Sopirnya Masih Jadi Teka-teki

Regional
3 Kapal Pencuri Ikan Berbendera Malaysia Ditangkap di Selat Malaka dan Laut Sulawesi

3 Kapal Pencuri Ikan Berbendera Malaysia Ditangkap di Selat Malaka dan Laut Sulawesi

Regional
Ganjar Peringatkan Penambang di Lereng Gunung Merapi: Minggir Dulu, Bahaya

Ganjar Peringatkan Penambang di Lereng Gunung Merapi: Minggir Dulu, Bahaya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.