Ini Profil Bupati Probolinggo yang Ditangkap KPK, Mantan Pegawai Bank yang Jabat Bupati Umur 30 Tahun

Kompas.com - 30/08/2021, 15:49 WIB
Bupati Probolinggo Tantriana Sari saat nyoblos di TPS dekat rumahnya, rabu (17/4/2019). Di TPS-nya, Jokowi meraih suara terbanyak. KOMPAS.com/A. FAISOLBupati Probolinggo Tantriana Sari saat nyoblos di TPS dekat rumahnya, rabu (17/4/2019). Di TPS-nya, Jokowi meraih suara terbanyak.


PROBOLINGGO, KOMPAS.com – Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari ditangkap KPK pada Senin (30/8/2021) terkait dugaan suap jual-beli jabatan di Pemerintah Kabupaten Probolinggo pada tahun 2021.

KPK menangkap Puput bersama suaminya, Hasan Aminuddin, yang merupakan Wakil Ketua Komisi IV DPR dari Fraksi Partai Nasdem.

Dalam kasus ini pula, KPK mengamankan Camat Krejengan Doddy Kurniawan, Camat Kraksaan Ponirin, Camat Banyuayar Imam Syafi’i, Camat Paiton Muhamad Ridwan, Camat Gading Hary Tjahjono, Kepala Desa Karangren Sumarto serta dua orang Ajudan bernama Pitra Jaya Kusuma dan Faisal Rahman.

Dalam operasi tangkap tangan ini, KPK mengamankan pula barang bukti berupa dokumen dan uang sebesar Rp 362,5 juta.

Biodata Bupati Probolinggo

Nama: Puput Tantriana Sari

Lahir: Ponorogo 23 Mei 1983

Suami: Hasan Aminuddin

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Anak: 4 orang

Pekerjaan sebelumnya: mantan karyawan Bank Jatim

Baca juga: Paraf Sakti Suami Bupati di Kasus Jual Beli Jabatan Kades di Probolinggo

Bupati Probolinggo Provinsi Jawa Timur, Puput Tantriana Sari dan suaminya, Hasan Aminuddin. 

Dokumen Tribun Timur Bupati Probolinggo Provinsi Jawa Timur, Puput Tantriana Sari dan suaminya, Hasan Aminuddin.
Karier politik

Tantri menjabat Bupati Probolinggo dua periode setelah menggantikan suaminya, Hasan Aminuddin, yang juga menjabat bupati Probolinggo selama dua periode, 2003-2013. 

Tantri menjabat Bupati Probolinggo sejak usia 30 tahun pada 2013 lalu yang membuatnya masuk dalam daftar kepala daerah muda.

Baca juga: Terjaring OTT KPK, Bupati Probolinggo dan Suaminya Diterbangkan ke Jakarta

Selama masa kepemimpinannya, Pemkab Probolinggo meraih berbagai penghargaan, mulai tingkat regional hingga nasional.

Sejumlah inovasi untuk mempermudah mempercepat pelayanan kepada masyarakat juga lahir.

Di masa pandemi Covid-19, Tantri juga getol berjibaku menangani wabah.

Mulai dari mencari kasus Covid-19, menggencarkan testing, menyiapkan tempat karantina, pemulihan ekonomi, hingga sempat terpapar Covid-19 saat menangani wabah.

Bahkan, pada Jumat (27/82021) lalu di pendopo, Tantri melakukan uji coba aplikasi PeduliLindungi terkait penanganan Covid-19.

Periode pertama, Tantri menjabat sejak 2013 hingga 2018, periode kedua 2018-2023.

Tantri didampingi Wakil Bupati Timbul Prihanjoko pada masa kepemimpinannya selama dua periode. 

 

Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari (kanan) bersama suaminya yang juga anggota DPR dan mantan Bupati Probolinggo Hasan Aminuddin mengenakan rompi tahanan KPK usai diperiksa di gedung KPK, Jakarta, Selasa (31/8/2021) dini hari. KPK melakukan operasi tangkap tangan terhadap Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari dan suaminya Hasan Aminuddin serta mengamankan barang bukti Rp326.500.000 dan menahan keduanya sebagai tersangka kasus dugaan penerimaan suap terkait seleksi kepala desa di Kabupaten Probolinggo. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/wsj.ANTARAFOTO/Hafidz Mubarak A Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari (kanan) bersama suaminya yang juga anggota DPR dan mantan Bupati Probolinggo Hasan Aminuddin mengenakan rompi tahanan KPK usai diperiksa di gedung KPK, Jakarta, Selasa (31/8/2021) dini hari. KPK melakukan operasi tangkap tangan terhadap Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari dan suaminya Hasan Aminuddin serta mengamankan barang bukti Rp326.500.000 dan menahan keduanya sebagai tersangka kasus dugaan penerimaan suap terkait seleksi kepala desa di Kabupaten Probolinggo. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/wsj.
Menang dua kali pilkada

Dalam catatan Kompas.com, Tantri resmi menggantikan suaminya sebagai Bupati Probolinggo 2013-2018.

Hal itu dilakukan setelah hasil rekapitulasi suara Pemilihan Bupati Probolinggo (Pilbup Probolinggo) oleh KPUD setempat menunjukkan bahwa Tantri meraih suara terbanyak dan memenangkan Pilbup Probolinggo, Rabu (14/11/2012).

Dalam pemilihan yang digelar pada 8 November 2012 lalu itu terdapat tiga pasangan calon, yakni Tantri Hasan Aminuddin-Timbul Prihanjoko (Hati), Salim Qurays-Agus Setiawan (Bagus), dan Kusnadi-Wahid Nurrahman (Kawan).

Hasan Aminuddin tak bisa mengikuti pemilihan karena sudah menjabat sebagai bupati selama dua periode.

Baca juga: OTT KPK di Probolinggo, Begini Penampakan Kantor Bupati

Salim Qurays masih tercatat sebagai wakil bupati. Adapun Kusnadi adalah mantan sekda yang pensiun pada April 2012 lalu.

Tantri bersama Timbul Prihanjoko dilantik pada 20 Februari 2013.

Dalam rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan suara, pasangan Hati memperoleh suara 250.892 (40,71 persen), pasangan Bagus 190.702 suara (30,95 persen), dan Kawan meraih suara 174.596 (28,34 persen).

Total suara sah mencapai 616.190 suara atau sekitar 73,10 persen.

Dari total 629.274 suara yang masuk, 13.084 suara dinyatakan tidak sah dengan persentase kehadiran mencapai 74,65 persen.

Dengan demikian, dari daftar pemilih tetap (DPT) di Kabupaten Probolinggo sebanyak 842.890 pemilih, sebanyak 26,89 persen atau 213.616 pemilik suara dinyatakan golput.

Pada Pilkada 2018 lalu, Tantri dan Timbul kembali maju melawan pasangan Malik Haramain-Muzayyan.

Baca juga: Buntut Honor Rp 70 Juta dari Pemakaman Pasien Covid-19, Bupati Jember Perintahkan Evaluasi Total

 Tantri kembali menang dan terpilih menjadi bupati untuk periode kedua.

Pasangan Tantri-Timbul (Hati) memperoleh 345.473 suara, sementara Malik-Muzayyan memperoleh 254.337 suara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Korban Banjir Bandang Garut Dievakuasi, Dapur Umum Dibangun

Korban Banjir Bandang Garut Dievakuasi, Dapur Umum Dibangun

Regional
Hendak Selundupkan Ribuan Kayu Ilegal ke Malaysia, 4 Warga Riau Ditangkap Polisi

Hendak Selundupkan Ribuan Kayu Ilegal ke Malaysia, 4 Warga Riau Ditangkap Polisi

Regional
Banjir Rendam 7 Kecamatan di HST Kalsel, 2.208 Jiwa Mengungsi

Banjir Rendam 7 Kecamatan di HST Kalsel, 2.208 Jiwa Mengungsi

Regional
Muncul Varian Omicron, Koster Minta Pelaku Pariwisata di Bali Bersabar Sambut Kedatangan Wisman

Muncul Varian Omicron, Koster Minta Pelaku Pariwisata di Bali Bersabar Sambut Kedatangan Wisman

Regional
Gunung Api Ile Werung di Lembata Meletus, Air Laut Sempat Naik Sekitar 1 Meter

Gunung Api Ile Werung di Lembata Meletus, Air Laut Sempat Naik Sekitar 1 Meter

Regional
4 Daerah di Jambi Tanpa Kasus Aktif Covid-19

4 Daerah di Jambi Tanpa Kasus Aktif Covid-19

Regional
Kapolres Duga Pelaku Percobaan Pembakaran Omah PSS Sleman 4 Orang, Satu Siramkan Bensin

Kapolres Duga Pelaku Percobaan Pembakaran Omah PSS Sleman 4 Orang, Satu Siramkan Bensin

Regional
DPRD Padang Panjang Anggarkan Rp 800 Juta untuk Tablet Anggota Dewan

DPRD Padang Panjang Anggarkan Rp 800 Juta untuk Tablet Anggota Dewan

Regional
Hujan dan Angin Kencang Landa Nusa Penida Bali, Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga

Hujan dan Angin Kencang Landa Nusa Penida Bali, Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga

Regional
Gambar Bendera Merah Putih di Baliho HUT Kopri Terbalik, Sekda Mimika: Kami Mohon Maaf

Gambar Bendera Merah Putih di Baliho HUT Kopri Terbalik, Sekda Mimika: Kami Mohon Maaf

Regional
Ratusan Siswa Terpapar Covid-19, AIS Pekanbaru Tutup 14 Hari

Ratusan Siswa Terpapar Covid-19, AIS Pekanbaru Tutup 14 Hari

Regional
Ini Detik-detik Kantor PSS Sleman Dibakar Orang Tak Dikenal

Ini Detik-detik Kantor PSS Sleman Dibakar Orang Tak Dikenal

Regional
Sumur Bor di Tuban Keluarkan Lumpur dan Gas Mudah Terbakar, Kades Sebut Bukan Kejadian Pertama

Sumur Bor di Tuban Keluarkan Lumpur dan Gas Mudah Terbakar, Kades Sebut Bukan Kejadian Pertama

Regional
Pemkab Karawang Akan Evaluasi Ormas yang Terlibat Kerusuhan

Pemkab Karawang Akan Evaluasi Ormas yang Terlibat Kerusuhan

Regional
Sedang Gali Kuburan, Arok Tiba-tiba Dibacok, Pelaku Dikeroyok Massa hingga Tewas

Sedang Gali Kuburan, Arok Tiba-tiba Dibacok, Pelaku Dikeroyok Massa hingga Tewas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.