Kompas.com - 30/08/2021, 13:29 WIB
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat meninjau pelaksanaan pembelajaran tatap muka di SMKN 7 Surabaya, Senin (30/8/2021). KOMPAS.COM/GHINAN SALMANGubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat meninjau pelaksanaan pembelajaran tatap muka di SMKN 7 Surabaya, Senin (30/8/2021).

SURABAYA, KOMPAS.com - Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas bertahap untuk jenjang SMA/SMK dan SLB di 20 kabupaten/kota di Jawa Timur telah dimulai hari ini, Senin (30/8/2021).

Pelaksanaan PTM terbatas bertahap ini merupakan tindak lanjut Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 35 Tahun 2021.

Sekolah di wilayah PPKM  Level 1, 2 dan 3 bisa mulai mengadakan PTM dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Baca juga: Blusukan ke Kampung Padat Penduduk di Surabaya, Khofifah Sisir Unregistered People

Salah satu sekolah yang mulai melakukan PTM terbatas bertahap yaitu SMK Negeri 7 Surabaya.

Sekolah yang terletak di Jalan Pawiyatan Surabaya tersebut berada dalam zonasi wilayah PPKM level III.

Sebagai informasi, di SMKN 7 Surabaya terdapat 8 jurusan dengan jumlah total siswa sebanyak 2.120.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dengan rincian, kelas X sebanyak 821 siswa, kelas XI sebanyak 604 siswa, dan kelas XII 695 siswa.

Namun pada PTM Terbatas Bertahap ini hanya dibatasi 50 persen per kelas dari kapasitas biasanya.

Baca juga: Meski PPKM Level 4, Salatiga akan Mulai PTM Pertengahan September, Ini Alasannya

Untuk memastikan pelaksanaan PTM, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau secara langsung proses belajar mengajar yang dilaksanakan di SMK Negeri 7 Surabaya, Senin (30/8) pagi.

Setibanya di SMKN 7 Surabaya, Gubernur Khofifah disambut Kepala Dinas Pendidikan Jatim Wahid Wahyudi dan Kepala SMKN 7 Surabaya Bambang Poerwowidiantoro.

Turut hadir, pada peninjauan tersebut Plt. Kadinkes Jatim dan Kalaksa BPBD Jatim.

Sebelum memasuki wilayah sekolah, dilakukan pengecekan suhu tubuh dan pemberian hand sanitizer oleh Tim Satgas Covid-19 SMKN 7 Surabaya.

"Ini penting, karena pengecekan suhu tubuh, pemberian hand sanitizer dan penggunaan masker diwajibkan sebelum memasuki sekolah dan ruang kelas sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku," kata Khofifah di SMKN 7 Surabaya, Senin.

Baca juga: Sekolah Perhatikan 5 Kunci Pelaksanaan PTM Terbatas

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kepatuhan Penonton Pakai Masker Capai 80 Persen, Dinkes Rekomendasikan Pertunjukan Seni Digelar di Blitar

Kepatuhan Penonton Pakai Masker Capai 80 Persen, Dinkes Rekomendasikan Pertunjukan Seni Digelar di Blitar

Regional
Mengebut Lewati Jalan yang Licin, Truk Pakan Ternak di Blitar Selip hingga Tabrak Rumah Warga

Mengebut Lewati Jalan yang Licin, Truk Pakan Ternak di Blitar Selip hingga Tabrak Rumah Warga

Regional
Pemprov Aceh Imbau Para ASN untuk Segera Vaksinasi

Pemprov Aceh Imbau Para ASN untuk Segera Vaksinasi

Regional
Okum Kades di Jepara Diduga Aniaya Pemuda yang Dituding Selingkuhi Istrinya

Okum Kades di Jepara Diduga Aniaya Pemuda yang Dituding Selingkuhi Istrinya

Regional
Pengedar Uang Palsu Ditangkap, Rp 37,3 Juta Sudah Beredar, Polisi Buru 3 DPO

Pengedar Uang Palsu Ditangkap, Rp 37,3 Juta Sudah Beredar, Polisi Buru 3 DPO

Regional
Cerita Polwan Akira Bantu Warga Kebanjiran di Dumai, Dorong Motor Mogok hingga Gendong Anak Sekolah

Cerita Polwan Akira Bantu Warga Kebanjiran di Dumai, Dorong Motor Mogok hingga Gendong Anak Sekolah

Regional
Ada Fosil yang Hilang Dijarah di Waduk Saguling, Patroli Warga dan Petugas Diperketat

Ada Fosil yang Hilang Dijarah di Waduk Saguling, Patroli Warga dan Petugas Diperketat

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 27 Oktober 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 27 Oktober 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 27 Oktober 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 27 Oktober 2021

Regional
Terlibat Desersi hingga Kasus Asusila, 10 Anggota Brimob Polda Maluku Dipecat Tidak Hormat

Terlibat Desersi hingga Kasus Asusila, 10 Anggota Brimob Polda Maluku Dipecat Tidak Hormat

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 27 Oktober 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 27 Oktober 2021

Regional
Jika Terbukti Lakukan Kekerasan Saat Diklatsar Menwa UNS, Panitia Akan Di-DO

Jika Terbukti Lakukan Kekerasan Saat Diklatsar Menwa UNS, Panitia Akan Di-DO

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 27 Oktober 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 27 Oktober 2021

Regional
Borong 10 Medali di PON Papua, Atlet Renang Aflah Fadlan Dapat Bonus Rp 1,7 Miliar

Borong 10 Medali di PON Papua, Atlet Renang Aflah Fadlan Dapat Bonus Rp 1,7 Miliar

Regional
2 Remaja Tewas Usai Tenggak Miras Oplosan, Ini Kata Polisi

2 Remaja Tewas Usai Tenggak Miras Oplosan, Ini Kata Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.