Gara-gara Bendera Merah Putih Dipasang Terbalik di Rumdin Gubernur Riau, 1 Regu Satpol PP Kena Sanksi

Kompas.com - 28/08/2021, 23:42 WIB
Bendera merah putih terpasang terbalik di Rumah Dinas Gubernur Riau di Jalan HM Thamrin, Kota Pekanbaru, Riau, yang beredar di media sosial WhatsApps, Jumat (27/8/2021). Dok. IstimewaBendera merah putih terpasang terbalik di Rumah Dinas Gubernur Riau di Jalan HM Thamrin, Kota Pekanbaru, Riau, yang beredar di media sosial WhatsApps, Jumat (27/8/2021).

PEKANBARU, KOMPAS.com - Satu regu Satpol PP mendapat sanksi setelah Bendera Merah Putih sempat terpasang terbalik di Rumah Dinas (Rumdin) Gubernur Riau di Jalan HM Thamrin, Kota Pekanbaru.

"Satu regu saya berikan sanksi, termasuk pengawasnya. Sanksi yang diberikan berupa teguran dan sanksi fisik," ungkap Kepala Satpol PP Provinsi Riau Hadi Penandio, Sabtu (28/8/2021).

Ia pun menarik semua anggota Satpol PP yang bertugas di kediaman Gubernur Riau dan segera diganti.

Baca juga: Viral, Foto Bendera Merah Putih Terpasang Terbalik di Rumah Dinas Gubernur Riau, Ini Penjelasannya

Kejadian Bendera Merah Putih yang dipasang terbalik itu terjadi pada Jumat (27/8/2021) pagi di Gedung Daerah Riau atau Rumah Dinas Gubernur Riau.

Hadi mengatakan, bendera yang terbalik sempat berkibar selama hampir dua jam. Tetapi, begitu menyadari hal itu, petugas langsung membenahinya.

"Bendera dipasang jam 06.00 WIB, dan ketahuan (terbalik) jam 07.45 WIB dan langsung kita perbaiki," ungkap Hadi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Sempat Berkibar 2 Jam, Bendera Merah Putih yang Terpasang Terbalik di Rumdin Gubernur Riau Sudah Diperbaiki

Kendati demikian, Hadi menegaskan bahwa kejadian ini murni karena kelalaian anggotanya.

Ia pun memastikan tidak adanya unsur kesengajaan dalam peristiwa bendera yang terpasang terbalik itu.

"Ini murni kelalaian anggota kita, bukanlah disengaja. Yang jelas sudah kami perbaiki," ungkapnya.

Setelah peristiwa itu, ia sempat ditegur oleh Gubernur Riau Syamsuar dan menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut. 

"Saya ditegur sama Pak Gubernur, ya saya salah. Yang jelas, saya atas nama kepala satuan yang bertanggung jawab, saya meminta maaf," ucap Hadi.

(Penulis Kontributor Pekanbaru, Idon Tanjung | Editor Pythag Kurniati, David Oliver Purba)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Pertimbangan JPU Tuntut Aa Umbara 7 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Bansos Covid-19

Ini Pertimbangan JPU Tuntut Aa Umbara 7 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Bansos Covid-19

Regional
Mari Bantu Guru Sri Hartuti, Rumah Tak Layak dan Tinggal bersama Kambing

Mari Bantu Guru Sri Hartuti, Rumah Tak Layak dan Tinggal bersama Kambing

Regional
Terungkap, Penjual Jamu Asal Blitar yang Tewas di Ranjang Ternyata Dibunuh Suaminya

Terungkap, Penjual Jamu Asal Blitar yang Tewas di Ranjang Ternyata Dibunuh Suaminya

Regional
Diduga Dikunjungi Kerabat dari Luar Kota, 6 Orang Dalam 1 Keluarga di Blitar Positif Covid-19

Diduga Dikunjungi Kerabat dari Luar Kota, 6 Orang Dalam 1 Keluarga di Blitar Positif Covid-19

Regional
Jaga Keamanan Usai Bentrokan Simpatisan Perguruan Silat dan Warga, Ini yang Dilakukan Pemkab Lamongan

Jaga Keamanan Usai Bentrokan Simpatisan Perguruan Silat dan Warga, Ini yang Dilakukan Pemkab Lamongan

Regional
Antisipasi Bencana di Musim Hujan, Bupati Jember Tingkatkan Kesiapsiagaan Personel

Antisipasi Bencana di Musim Hujan, Bupati Jember Tingkatkan Kesiapsiagaan Personel

Regional
Ada Klaster Sekolah di Jateng, Ganjar Minta PTM Dicek Rutin

Ada Klaster Sekolah di Jateng, Ganjar Minta PTM Dicek Rutin

Regional
Menumpang Tinggal di Rumah Tetangga, Bocah Yatim Piatu Ini Malah Diperkosa

Menumpang Tinggal di Rumah Tetangga, Bocah Yatim Piatu Ini Malah Diperkosa

Regional
Mahasiswa Meninggal Saat Diklatsar Menwa, UNS Solo Akan Evaluasi

Mahasiswa Meninggal Saat Diklatsar Menwa, UNS Solo Akan Evaluasi

Regional
Kisah Batik Toeli, Karya Penyandang Tuli yang Tembus Pasar AS Berkat Platform Digital

Kisah Batik Toeli, Karya Penyandang Tuli yang Tembus Pasar AS Berkat Platform Digital

Regional
Lantik Pengurus Baznas Kota Surabaya Setelah 7 Tahun Vakum, Ini Pesan Eri Cahyadi...

Lantik Pengurus Baznas Kota Surabaya Setelah 7 Tahun Vakum, Ini Pesan Eri Cahyadi...

Regional
Nadiem Makarim: Pembelajaran Jarak Jauh Bisa Sebabkan Learning Loss Terbesar dalam Sejarah Indonesia

Nadiem Makarim: Pembelajaran Jarak Jauh Bisa Sebabkan Learning Loss Terbesar dalam Sejarah Indonesia

Regional
Misteri Mayat dalam Plastik di Hutan, Korban Kenal Pelaku di Medsos Setahun Lalu

Misteri Mayat dalam Plastik di Hutan, Korban Kenal Pelaku di Medsos Setahun Lalu

Regional
Kejaksaan Usut Dugaan Korupsi Anggaran Pembayaran Tenaga Harian Lepas PDAM Kota Madiun

Kejaksaan Usut Dugaan Korupsi Anggaran Pembayaran Tenaga Harian Lepas PDAM Kota Madiun

Regional
Warga Minta Pemkot Serang Bayar Rp 2,5 Miliar Kompensasi Sampah Tangsel, Wali Kota: Kirimnya Baru 3 Bulan, Diminta Bayar Setahun

Warga Minta Pemkot Serang Bayar Rp 2,5 Miliar Kompensasi Sampah Tangsel, Wali Kota: Kirimnya Baru 3 Bulan, Diminta Bayar Setahun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.