Capaian Vaksinasi Jawa Tengah Baru 23 Persen, Pertama Kalinya Vaksinasi Berbasis Prolanis Diluncurkan

Kompas.com - 27/08/2021, 20:14 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Jateng dr Yulianto Prabowo berserta Bupati Idza Priyanti dan pejabat terkait saat Launching Vaksinasi berbasis Prolanis di Gedung Islamic Center, Kabupaten Brebes, Jumat (27/8/2021) (Dok. Humas Pemkab. Brebes) Kompas.com/Tresno SetiadiKepala Dinas Kesehatan Jateng dr Yulianto Prabowo berserta Bupati Idza Priyanti dan pejabat terkait saat Launching Vaksinasi berbasis Prolanis di Gedung Islamic Center, Kabupaten Brebes, Jumat (27/8/2021) (Dok. Humas Pemkab. Brebes)

BREBES, KOMPAS.com - Realisasi capaian vaksinasi Covid-19 di Jawa Tengah baru mencapai 6,5 juta orang atau baru 23 persen dari sasaran 28,7 juta jiwa.

"Sasaran vaksinasi 28,7 juta jiwa. Sampai saat ini baru 23 persen atau 6,5 juta orang,” kata Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah dr Yulianto Prabowo saat launching "Vaksinasi Berbasis Prolanis" di Gedung Islamic Center, Kabupaten Brebes, Jumat (27/8/2021).

Yulianto mengatakan, sedangkan tahapan vaksinasi khusus bagi lansia seharusnya sudah berakhir April 2021.

Baca juga: Terjadi Penularan Covid-19 Dalam Asrama di Kulon Progo, Berawal dari Pelajar Anosmia Tak Melapor

 

Namun, karena kurangnya sosialisasi dan pemahaman masyarakat, membuat mereka takut divaksin sehingga baru mencapai 31 persen lansia yang divaksin di Jawa Tengah.

Menurut Yulianto, lansia merupakan kelompok sangat rentan terkena Covid-19. Berbagai upaya dilakukan untuk mempercepat capaian vaksinasi bagi kelompok lansia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk itu, lanjut Yulianto, melalui program vaksinasi berbasis program pengelolaan penyakit kronis (prolanis), yang dilakukan oleh Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), bisa meningkatkan capaian realisasi.

Menurutnya, jika tingkat pertama berarti dekat dengan masyarakat.

Entah itu klinik, dokter praktek perorangan maupun puskesmas yang tersebar di seluruh desa atau kecamatan se-Jawa Tengah.

Mereka melaksanakan vaksinasi, sehingga dekat sekali dengan lansia dan penderita komorbid.

“Ini dalam rangka menurunkan angka kematian akibat Covid-19. Kita tahu kematian akibat Covid-19 ini mayoritas adalah lansia, pra lansia, dan penderita komorbid,” jelasnya.

Baca juga: Banyak Warga Menolak Dirujuk ke RS Sebabkan Tingginya Kematian akibat Covid-19 di Nunukan

Halaman:
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER NUSANTARA] Cerita TM, Korban Pinjol yang Diteror hingga Depresi | Sunardi Susun Pecahan Batu Jadi Serupa Candi

[POPULER NUSANTARA] Cerita TM, Korban Pinjol yang Diteror hingga Depresi | Sunardi Susun Pecahan Batu Jadi Serupa Candi

Regional
Mengaku Dihamili Polisi, Warga Trenggalek Lapor Ke Propam Polda Jatim

Mengaku Dihamili Polisi, Warga Trenggalek Lapor Ke Propam Polda Jatim

Regional
Polisi di Tanjungpinang Mulai Selidiki Pinjol Ilegal

Polisi di Tanjungpinang Mulai Selidiki Pinjol Ilegal

Regional
Pemkab Karawang Ajak Perusahaan Menanam Pohon, Berapa yang Ikut?

Pemkab Karawang Ajak Perusahaan Menanam Pohon, Berapa yang Ikut?

Regional
Pemkot Bandung Izinkan Bioskop Terisi 70 Persen Kapasitas

Pemkot Bandung Izinkan Bioskop Terisi 70 Persen Kapasitas

Regional
Stasiun Daop 4 Semarang Izinkan Anak di Bawah 12 Tahun Naik Kereta, Ini Syaratnya

Stasiun Daop 4 Semarang Izinkan Anak di Bawah 12 Tahun Naik Kereta, Ini Syaratnya

Regional
Cabuli dan Aniaya Bocah Berusia 6 Tahun, Seorang Nelayan di Rote Ndao Ditangkap

Cabuli dan Aniaya Bocah Berusia 6 Tahun, Seorang Nelayan di Rote Ndao Ditangkap

Regional
Pemadaman Listrik di Bangka sampai Akhir Bulan, Warga Gelar Doa Bersama

Pemadaman Listrik di Bangka sampai Akhir Bulan, Warga Gelar Doa Bersama

Regional
Kader Gerindra Minta Prabowo Maju di Pilpres 2024, Ahmad Muzani: Keputusan di Tangan Beliau

Kader Gerindra Minta Prabowo Maju di Pilpres 2024, Ahmad Muzani: Keputusan di Tangan Beliau

Regional
Beredar Video Ibu DPO MIT Poso Memohon Anaknya Pulang

Beredar Video Ibu DPO MIT Poso Memohon Anaknya Pulang

Regional
Terungkap Pemalsuan Surat Hasil PCR Penumpang di Bandara Kualanamu

Terungkap Pemalsuan Surat Hasil PCR Penumpang di Bandara Kualanamu

Regional
199 Tempat Rekreasi Hiburan Umum di Surabaya Diizinkan Beroperasi dengan Prokes Ketat

199 Tempat Rekreasi Hiburan Umum di Surabaya Diizinkan Beroperasi dengan Prokes Ketat

Regional
Setelah 5 Hari Karantina, 50 Personel Brimob Polda Jatim yang Bertugas di PON Papua Diizinkan Pulang

Setelah 5 Hari Karantina, 50 Personel Brimob Polda Jatim yang Bertugas di PON Papua Diizinkan Pulang

Regional
Polisi Temukan 6 Aplikasi Pinjol Ilegal Saat Gerebek Kantor Penagihan di Yogyakarta, Apa Saja?

Polisi Temukan 6 Aplikasi Pinjol Ilegal Saat Gerebek Kantor Penagihan di Yogyakarta, Apa Saja?

Regional
Sang Ibu Jadi Pekerja Migran, Gadis di Sumba Timur Diperkosa Ayah Kandung, Ini Ceritanya

Sang Ibu Jadi Pekerja Migran, Gadis di Sumba Timur Diperkosa Ayah Kandung, Ini Ceritanya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.