Kompas.com - 27/08/2021, 18:18 WIB
Bupati Kendal, Dico M. Ganinduto, saat melantik 326 ASN di TPA Darupono. DOK. PEMKAB KENDALBupati Kendal, Dico M. Ganinduto, saat melantik 326 ASN di TPA Darupono.

KENDAL, KOMPAS.com- Bupati Kendal Dico M Ganinduto melantik 326 pegawai negeri sipil (PNS) pejabat eselon III dan IV di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Desa Darupono, Kaliwungu Selatan, Jumat (27/8/2021).

Pelantikan ini berlangsung secara langsung dan daring.

“Pemilihan TPA Darupono untuk lokasi pelantikan, sebagai simbol Pemerintah Kendal yang akan fokus pada pelayanan masyarakat, supaya lebih baik,” kata Dico di lokasi pelantikan.

Baca juga: Masuk PPKM Level 3, Pemkab Kendal Gelar Sekolah Tatap Muka Terbatas Hari Ini

Dico berharap, PNS yang dilantik bisa memastikan bau busuk dari sampah tidak lagi tercium. Mereka juga diminta ikut mewujudkan Kendal bebas sampah.

“Inilah revolusi pemerintahan yang ingin saya wujudkan,” lanjutnya.

Dalam pelantikan itu, Dico menyatakan masih banyak pekerjaan yang harus dituntaskan Pemerintah Kabupaten Kendal seperti penanganan Covid-19, penuntasan program vaksinasi, dan masih tingginya angka stunting.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pejabat itu juga diminta berperan dalam menumbuhkan perekonomian di sektor pariwisata serta usaha mikro kecil dan menengah.

“Memaksimalkan pekerjaan yang ada sesuai bidang yang telah dipercayakan saat ini. Selalu memunculkan ide-ide dan inovasi baru untuk pembangunan Kendal yang lebih baik. Mau berkembang dengan banyak melakukan diskusi, mencari wawasan dan ilmu baru serta memiliki open mindset,” ujarnya.

Baca juga: Cerita Sutimah, Korban Pelemparan Batu di Pantura Kendal hingga Rahangnya Patah

Menurut Dico, pelantikan ini adalah bentuk pembinaan dan pengembangan karir untuk ASN Kabupaten Kendal.

Bupati Kendal, Dico M. Ganinduto, saat melantik 326 ASN di TPA Darupono. KOMPAS.COM/DOK. PEMKAB. KENDALKOMPAS.COM/DOK. PEMKAB. KENDAL Bupati Kendal, Dico M. Ganinduto, saat melantik 326 ASN di TPA Darupono. KOMPAS.COM/DOK. PEMKAB. KENDAL
Selain itu, menjadi upaya Pemerintah Kabupaten Kendal untuk melakukan penyegaran terhadap jajaran struktural pejabat yang ada, dengan tujuan mengisi 175 posisi kosong , karena pejabat yang lama telah pensiun atau purna tugas.

“Pelantikan ini ada karena permintaan masyarakat langsung, untuk menghadirkan pemerintah yang lebih baik di tengah masyarakat Kendal, dan bila dari pelantikan ini ada praktek kolusi langsung laporkan ke saya,” aku  Dico.

Baca juga: Duduk Perkara Kades di Kendal Cekcok dengan Kapolsek Saat Acara Musiknya Dibubarkan

Dico menambahkan, akan mengawasi pekerjaan ASN secara langsung dan rutin.

Dia mengharapkan berbagai prestasi kerja , yang nantinya akan dijadikan  bentuk evaluasi untuk mereka. 

“Kalau memang tidak berprestasi, tidak memberikan yang terbaik untuk melayani masyarakat Kendal, tidak serius, bertindak curang dalam bentuk apapun, apalagi sampai tindak kejahatan dan melawan hukum, pasti akan saya ganti, tidak ada toleransi,” tegas Dico.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Belasan Santriwati di Bandung Jadi Korban Pelecehan Seksual, Ridwan Kamil: Pelaku Biadab dan Tidak Bermoral

Belasan Santriwati di Bandung Jadi Korban Pelecehan Seksual, Ridwan Kamil: Pelaku Biadab dan Tidak Bermoral

Regional
Cerita Bambang, Selamat Saat Mobilnya Tertimpa Pohon Tumbang, Melompat ke Parit

Cerita Bambang, Selamat Saat Mobilnya Tertimpa Pohon Tumbang, Melompat ke Parit

Regional
Ini Pengakuan Pelaku Pembakar Pria Hidup-hidup di Sumut, Terancam Hukum Mati

Ini Pengakuan Pelaku Pembakar Pria Hidup-hidup di Sumut, Terancam Hukum Mati

Regional
Kontak Tembak dengan KKB, TNI Amankan Senjata Api Rampasan, Milik Prajurit TNI yang Dibunuh

Kontak Tembak dengan KKB, TNI Amankan Senjata Api Rampasan, Milik Prajurit TNI yang Dibunuh

Regional
Diduga Tersambar Petir, Pabrik Pengolahan Karet di Cilacap Terbakar, Karyawan Panik Berhamburan

Diduga Tersambar Petir, Pabrik Pengolahan Karet di Cilacap Terbakar, Karyawan Panik Berhamburan

Regional
Ibu Kandung yang Buang Bayinya di Kardus Bekas di Sukoharjo Jalani 23 Adegan Rekonstruksi

Ibu Kandung yang Buang Bayinya di Kardus Bekas di Sukoharjo Jalani 23 Adegan Rekonstruksi

Regional
Kabur Usai Cabuli Anaknya yang Berusia 10 Tahun, Pria Ini Ditangkap Anggota TNI Perbatasan

Kabur Usai Cabuli Anaknya yang Berusia 10 Tahun, Pria Ini Ditangkap Anggota TNI Perbatasan

Regional
Sulawesi Selatan Masih Akan Hadapi Cuaca Buruk hingga Awal Tahun 2022

Sulawesi Selatan Masih Akan Hadapi Cuaca Buruk hingga Awal Tahun 2022

Regional
Bocah 7 Tahun Luka-luka Diduga Didorong Bibinya ke Jurang, Ayahnya Lapor Polisi

Bocah 7 Tahun Luka-luka Diduga Didorong Bibinya ke Jurang, Ayahnya Lapor Polisi

Regional
Kasus Korupsi Masjid Sriwijaya, Eks Sekda Sumsel Dituntut 10 Tahun Penjara

Kasus Korupsi Masjid Sriwijaya, Eks Sekda Sumsel Dituntut 10 Tahun Penjara

Regional
Gedung Sekolah di Lembata Disegel, Begini Tanggapan Pemda

Gedung Sekolah di Lembata Disegel, Begini Tanggapan Pemda

Regional
Satu dari Dua Orang Nelayan yang Hilang Ditemukan Tewas di Perairan PLTU Rembang

Satu dari Dua Orang Nelayan yang Hilang Ditemukan Tewas di Perairan PLTU Rembang

Regional
Alasan Wali Kota Tegal Pasang Portal di Kawasan Alun-alun Meski Diprotes Warga

Alasan Wali Kota Tegal Pasang Portal di Kawasan Alun-alun Meski Diprotes Warga

Regional
Kawasan Cianjur Akan Menerapkan Ganjil Genap Saat Nataru

Kawasan Cianjur Akan Menerapkan Ganjil Genap Saat Nataru

Regional
Ratusan Warga Merantai Pagar Rumah Dinas Bupati Pamekasan dan Kantor Dewan, Ini Penyebabnya

Ratusan Warga Merantai Pagar Rumah Dinas Bupati Pamekasan dan Kantor Dewan, Ini Penyebabnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.