Kompas.com - 27/08/2021, 17:42 WIB
Membeli HP dengan uang palsu warga Kabupaten Magetan diamankan Polisi. Pelaku mengaku membeli uang palsu senilai Rp 1 juta dengan uang asli Rp 250.000 KOMPAS.COM/SUKOCOMembeli HP dengan uang palsu warga Kabupaten Magetan diamankan Polisi. Pelaku mengaku membeli uang palsu senilai Rp 1 juta dengan uang asli Rp 250.000

MAGETAN, KOMPAS.com – Seorang warga Desa Sukomoro, Kabupaten Magetan, berinisial NA (22), ditangkap karena diduga mengedarkan uang palsu.

Kapolres Magetan AKBP Yakhob Silvana Delareksha mengatakan, modus pelaku mengedarkan uang palsu itu dengan melakukan transaksi pembelian ponsel.

Baca juga: Kisah Pemuda di Magetan Ubah Kampung Menjadi Warna-warni dengan Modal Jimpitan

“Jadi pelaku diamankan setelah ada laporan, pelaku ini membeli handphone dengan uang palsu. Korban curiga karena uangnya beda,” ujarnya di Polres Magetan, Jumat (27/08/2021).

Menurut Yakhob, pelaku mengaku mendapatkan uang palsu dari jaringan yang saat ini masih didalami polisi. Untuk mendapatkan uang palsu senilai Rp 1 juta, pelaku membeli dengan uang asli Rp 250.000.

Pelaku mengaku telah tiga kali melakukan transaksi pembelian uang palsu.

“Pembelian uang melalui media sosial sebanyak tiga kali kemudian ditransfer dengan menggunakan jasa pengiriman, total jumlahnya Rp 5 juta,” imbuhnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Tugu Hargo Dumilah Tak Hanya Penanda Puncak Gunung Lawu

Dari pelaku, polisi menyita puluhan lembar uang plasu pecahan Rp 50.000 senilai lebih dari Rp 3 juta. Lalu, dua ponsel hasil transaksi dengna uang palsu.

Polisi akan menjerat pelaku dengan Pasal 36 Ayat 3 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 dengan ancaman hukuman penjara paling lama 15 tahun dan denda  paling banyak Rp 50 miliar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Alami Luka Tembak di Kaki, Tokoh KKB Temianus Magayang Dievakuasi ke RS Bhayangkara Jayapura

Alami Luka Tembak di Kaki, Tokoh KKB Temianus Magayang Dievakuasi ke RS Bhayangkara Jayapura

Regional
Cerita Satu Keluarga Asal Jakarta Kompak Jadi Copet di Mandalika, dari WSBK hingga Rencana Aksi di MotoGP 2022

Cerita Satu Keluarga Asal Jakarta Kompak Jadi Copet di Mandalika, dari WSBK hingga Rencana Aksi di MotoGP 2022

Regional
13 Rumah di Asrama Brimob Lhokseumawe Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Lebih dari Rp 1,5 Miliar

13 Rumah di Asrama Brimob Lhokseumawe Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Lebih dari Rp 1,5 Miliar

Regional
Kondisi Terkini Banjir yang Menerjang 9 Kelurahan di Kendal

Kondisi Terkini Banjir yang Menerjang 9 Kelurahan di Kendal

Regional
Beredar Video Mesum Pelajar di Salatiga, 4 Orang Diperiksa

Beredar Video Mesum Pelajar di Salatiga, 4 Orang Diperiksa

Regional
Soal Kasus WN Arab Siram Air Keras ke Istri, Perilaku Pelaku Disebut Berubah Usai Menikah

Soal Kasus WN Arab Siram Air Keras ke Istri, Perilaku Pelaku Disebut Berubah Usai Menikah

Regional
Lempari Mobil dengan Batu, ODGJ Asal Banyuwangi Jadi Korban Amuk Massa di Situbondo

Lempari Mobil dengan Batu, ODGJ Asal Banyuwangi Jadi Korban Amuk Massa di Situbondo

Regional
Hasil Tracing, 113 Siswa SMP di Pekanbaru Terpapar Covid-19

Hasil Tracing, 113 Siswa SMP di Pekanbaru Terpapar Covid-19

Regional
Aliansi Ormas Karawang Minta Maaf, tetapi Bantah soal Rebutan Pengolahan Limbah

Aliansi Ormas Karawang Minta Maaf, tetapi Bantah soal Rebutan Pengolahan Limbah

Regional
Alasan Sopir Truk Trailer Kabur Usai Tabrakan Maut Kediri: Takut Dikeroyok Massa

Alasan Sopir Truk Trailer Kabur Usai Tabrakan Maut Kediri: Takut Dikeroyok Massa

Regional
Viral, Mahasiswa KKN Kena Sanksi Adat karena Dinilai Menghina Desa

Viral, Mahasiswa KKN Kena Sanksi Adat karena Dinilai Menghina Desa

Regional
Tokoh KKB Temianus Magayang Ditembak karena Melawan Saat Penangkapan

Tokoh KKB Temianus Magayang Ditembak karena Melawan Saat Penangkapan

Regional
Tahun 2022, Bandung Menjadi Kota Angklung

Tahun 2022, Bandung Menjadi Kota Angklung

Regional
Jamu yang Langsung Cespleng Belum Tentu Aman, Bisa Jadi Bahaya

Jamu yang Langsung Cespleng Belum Tentu Aman, Bisa Jadi Bahaya

Regional
Kontak Senjata dengan KKB Kembali Terjadi di Distrik Suru-suru, Satu Prajurit TNI Alami Luka Tembak

Kontak Senjata dengan KKB Kembali Terjadi di Distrik Suru-suru, Satu Prajurit TNI Alami Luka Tembak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.