Kompas.com - 27/08/2021, 15:59 WIB
Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy memimpin apel di halaman kantor Wali Kota Ambon, Senin (23/8/2021). KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTYWali Kota Ambon Richard Louhenapessy memimpin apel di halaman kantor Wali Kota Ambon, Senin (23/8/2021).

AMBON,KOMPAS.com - Kota Ambon hingga kini belum menerapkan pembelajaran tatap muka di sekolah meski telah masuk PPKM level 3 dan berstatus zona kuning atau risiko rendah penyebaran Covid-19. 

Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy membeberkan sejumlah alasan mengapa pemerintah Kota Ambon belum mau menerapkan pembelajaran tatap muka di sekolah.

Salah satunya lantaran siswa di Ambon yang mengikuti vaksinasi belum mencapai 75 persen.

“Kalau vaksinasi anak sudah mencapai 75 persen, saya pertimbangkan sekolah offline,” kata Richard  di sela-sela pencanangan HUT Kota Ambon di Tribun Lapangan Merdeka, Jumat, Jumat (27/8/2021).

Baca juga: Soal Belajar Tatap Muka, Wali Kota Ambon Tunggu 70 Persen Siswa Divaksin Covid-19

Keinginan itu berbeda dengan yang disampaikan Gubernur Maluku Murad Ismail yang mendorong pembelajaran tatap muka segera dilakukan.

Menurut Murad, 10 kota/kabupaten di Maluku telah menggelar pembelajaran tatap muka, sementara hanya Kota Ambon yang masih belajar daring.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Meski demikian, Richard memastikan persiapan untuk pembelajaran tatap muka di sekolah terus dilakukan, yakni dengan memastikan semua anak usia 12-17 tahun telah divaksin termasuk keluarganya.

“Tetapi perlu dikonfirmasi lagi apakah orangtua dan anggota keluarga yang lain sudah vaksin atau belum. Ini semata-semata untuk kepentingan Ambon tangguh,” jelasnya.

Baca juga: Gubernur Maluku: Ambon Sudah PPKM Level 3, Tempat Hiburan Sudah Dibuka, Sekolah Juga Harus Dibuka...

Selain banyak siswa yang belum divaksin, lanjut dia, Kota Ambon tidak termasuk 163 kabupaten/kota zona kuning dalam PPKM Level 3 yang diizinkan menggelar pembelajaran tatap muka oleh pemerintah pusat.  

Richard menuturkan, sejauh ini baru 5 daerah di Maluku yang sudah dizinkan melaksanakan pertemuan tatap muka di sekolah, yakni Kabupaten Seram Bagian Barat, Buru, Seram Bagian Timur, Kota Tual, dan Maluku Tenggara.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gubernur Nonaktif Sulsel Nurdin Abdullah Divonis 5 Tahun Penjara

Gubernur Nonaktif Sulsel Nurdin Abdullah Divonis 5 Tahun Penjara

Regional
Kasus Korupsi Masker, Eks Pejabat Dinkes Banten Divonis 4 Tahun Penjara

Kasus Korupsi Masker, Eks Pejabat Dinkes Banten Divonis 4 Tahun Penjara

Regional
Danny Pomanto Tanggung Biaya Pengobatan Korban Penyerangan Asrama Mahasiswa di Makassar

Danny Pomanto Tanggung Biaya Pengobatan Korban Penyerangan Asrama Mahasiswa di Makassar

Regional
'Chat' Berisi Ancaman Pembunuhan Dibaca Ibu, Terungkap Anaknya Dicabuli Pelakunya Berulangkali

"Chat" Berisi Ancaman Pembunuhan Dibaca Ibu, Terungkap Anaknya Dicabuli Pelakunya Berulangkali

Regional
Seorang Pengedar Sabu dan Ekstasi Ditangkap di Serdang Bedagai, Terancam 20 Tahun Penjara

Seorang Pengedar Sabu dan Ekstasi Ditangkap di Serdang Bedagai, Terancam 20 Tahun Penjara

Regional
Kasus Suap Nurdin Abdullah, Mantan Sekretaris Dinas PUTR Sulsel Divonis 4 Tahun Penjara

Kasus Suap Nurdin Abdullah, Mantan Sekretaris Dinas PUTR Sulsel Divonis 4 Tahun Penjara

Regional
Keponakan yang Bunuh Pamannya Pakai Air Panas dan Martil Terancam 15 Tahun Penjara

Keponakan yang Bunuh Pamannya Pakai Air Panas dan Martil Terancam 15 Tahun Penjara

Regional
Kronologi Keponakan Bunuh Pamannya Pakai Air Panas dan Martil, Berawal Sakit Hati

Kronologi Keponakan Bunuh Pamannya Pakai Air Panas dan Martil, Berawal Sakit Hati

Regional
Banyak Residivis Kembali Curi Motor di Sumut, Tertangkap Saat Operasi Kancil Toba 2021

Banyak Residivis Kembali Curi Motor di Sumut, Tertangkap Saat Operasi Kancil Toba 2021

Regional
Beredar Foto Selebgram Ambon yang Terlibat Video Porno Menikah dengan Kekasih, Ini Kata Polisi

Beredar Foto Selebgram Ambon yang Terlibat Video Porno Menikah dengan Kekasih, Ini Kata Polisi

Regional
Limbah Sawit di Riau Diolah Jadi Biogas, Upaya Menekan Gas Rumah Kaca

Limbah Sawit di Riau Diolah Jadi Biogas, Upaya Menekan Gas Rumah Kaca

Regional
Jelang UMK 2022 Diputuskan, Ini Masukan Serikat Buruh untuk Ganjar

Jelang UMK 2022 Diputuskan, Ini Masukan Serikat Buruh untuk Ganjar

Regional
Diduga Cemburu, Pengungsi Afghanistan di Kupang Tikam Temannya Pakai Kunci Motor

Diduga Cemburu, Pengungsi Afghanistan di Kupang Tikam Temannya Pakai Kunci Motor

Regional
Jadi Calo CPNS, Pria Ini Tipu Warga Madiun hingga Rp 1 Miliar, Uangnya Dipakai untuk Nikah Lagi

Jadi Calo CPNS, Pria Ini Tipu Warga Madiun hingga Rp 1 Miliar, Uangnya Dipakai untuk Nikah Lagi

Regional
Sidang Kasus Investasi Bodong Rp 84,9 Miliar di Pekanbaru, 5 Terdakwa Minta Bebas, Ditolak Hakim

Sidang Kasus Investasi Bodong Rp 84,9 Miliar di Pekanbaru, 5 Terdakwa Minta Bebas, Ditolak Hakim

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.