Polisi Selidiki Peretasan "Running Text" Lalu Lintas Bertuliskan Wali Kota Lhokseumawe Siap-siap Dijemput KPK

Kompas.com - 27/08/2021, 15:42 WIB
Tulisan Wali Kota Lhokseumawe Siap-siap dijemput KPK di Lampu Jalan, Simpang Pos, Kota Lhokseumawe, Rabu (25/8/2021) malam KOMPAS.COM/MASRIADI SAMBOTulisan Wali Kota Lhokseumawe Siap-siap dijemput KPK di Lampu Jalan, Simpang Pos, Kota Lhokseumawe, Rabu (25/8/2021) malam

LHOKSEUMAWE, KOMPAS.com – Polres Lhokseumawe menyelidiki kasus peretasan running text lampu display di Simpang Jam, Kota Lhokseumawe.

Tulisan itu berbunyi “Pak Suaidi Siap-siap Dijemput. By KPK”. 

Sebelumnya, tulisan itu sempat viral di media sosial dan menjadi tontonan warga Kota Lhokseumawe yang melintas di jalan utama kota itu. Kondisi itu berlangsung sekitar 20 menit.

Baca juga: Lhokseumawe Perpanjang PPKM Level 3, Ini Perbedaan Aturannya

Masih di lokasi yang sama, sehari sebelumnya, muncul juga tulisan “I Love You Ajid” pada running text lampu display tersebut.

“Kemarin sudah dilaporkan oleh Dinas Perhubungan Kota Lhokseumawe. Sekarang kita panggil saksi-saksi dulu, utamanya para staf yang mengetahui sistem kerja running text tersebut,” kata Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto, per telepon, Jumat (27/8/2021). 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Running Text Lalu Lintas Dibajak, Ditulisi Wali Kota Lhokseumawe Siap-siap Dijemput KPK

Ia menyebutkan, tim cyber crime juga dilibatkan dalam mengungkap peretasan tersebut. Sehingga bisa menjadi efek jera bagi pelaku, bahwa fasilitas publik tidak menjadi ajang uji coba para peretas di Kota Lhokseumawe.

“Per hari ini sudah dimulai penyelidikan. Semoga segera ditemukan siapa pelaku peretasan ini,” katanya.

Dia menyebutkan, kejadian peretasan itu dilakukan dua hari berturut-turut.

Kejadian itu lantas terekam video lalu viral di media sosial. Bahkan, pengguna jalan sempat menyaksikan tulisan running text tersebut dan menimbulkan kemacetan selama 20 menit.

Sementara itu, Ketua Program Magister Teknologi Informasi, Universitas Malikussaleh (Unimal), Dahlan Abdullah menyebutkan, secara keilmuan meretas running text itu sangat mudah dan gampang.

“Perlu diupgrade kompetensi teman-teman Dinas Perhubungan Kota Lhokseumawe. Dia mudah saja melakukan pengamanan itu agar tidak diretas lagi. Jadi tak ganti alat pun bisa dilakukan pengamanan running text itu,” kata Dahlan, (27/8/2021).

Dia menyarankan seluruh running text dan lampu jalan dibuat pengamanan sehingga tidak menjadi bahan uji coba para peretas.

“Dibikin saja pengamannya. Latih pegawai agar bisa mengamankan semua sistem itu,” pungkasnya.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi yang Rampok Mobil di Lampung Ditangkap, Kapolda Pastikan Pelaku Dihukum: Tak Ada Pilih Kasih

Polisi yang Rampok Mobil di Lampung Ditangkap, Kapolda Pastikan Pelaku Dihukum: Tak Ada Pilih Kasih

Regional
Lika-liku Upaya Menghapus Budaya Kekerasan terhadap Anak di Kampung Laut Cilacap

Lika-liku Upaya Menghapus Budaya Kekerasan terhadap Anak di Kampung Laut Cilacap

Regional
Air Perumahan di Batam Mati, Warga Mandikan Jenazah dengan Air Galon, Ini Ceritanya

Air Perumahan di Batam Mati, Warga Mandikan Jenazah dengan Air Galon, Ini Ceritanya

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 20 Oktober 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 20 Oktober 2021

Regional
Sehari Usai Bupati Kuansing Ditangkap KPK, Gubernur Riau Tunjuk Pelaksana Tugas

Sehari Usai Bupati Kuansing Ditangkap KPK, Gubernur Riau Tunjuk Pelaksana Tugas

Regional
Pria Pengidap Gangguan Jiwa Mengamuk Tikam 4 Warga di Kalbar, Dua Orang Tewas

Pria Pengidap Gangguan Jiwa Mengamuk Tikam 4 Warga di Kalbar, Dua Orang Tewas

Regional
Pamit Belajar Kelompok, Remaja 14 Tahun Disekap di Hotel dan Diperkosa Berkali-kali, Ini Kronologinya

Pamit Belajar Kelompok, Remaja 14 Tahun Disekap di Hotel dan Diperkosa Berkali-kali, Ini Kronologinya

Regional
Pelajar SMP Bernama ABCDEF GHIJK Zuzu, Ayah: Sempat Sulit Urus Akta Kelahiran karena Dikira Bercanda

Pelajar SMP Bernama ABCDEF GHIJK Zuzu, Ayah: Sempat Sulit Urus Akta Kelahiran karena Dikira Bercanda

Regional
Warga Korban Pinjol di Kota Tegal Diminta Lapor ke Polisi, Kapolres: Pasti Kita Tindak Lanjuti

Warga Korban Pinjol di Kota Tegal Diminta Lapor ke Polisi, Kapolres: Pasti Kita Tindak Lanjuti

Regional
Polisi Sita 23 Kg Sabu dan 1 Senpi, 8 Pelaku Kasus Narkoba Ditangkap, Salah Satunya Perempuan

Polisi Sita 23 Kg Sabu dan 1 Senpi, 8 Pelaku Kasus Narkoba Ditangkap, Salah Satunya Perempuan

Regional
Video 2 Pelajar SMA Mesum di WC Rumah Kosong Viral, Perekam dan Pemeran Pria Jadi Tersangka

Video 2 Pelajar SMA Mesum di WC Rumah Kosong Viral, Perekam dan Pemeran Pria Jadi Tersangka

Regional
Lakukan Teror dan Edit Foto Vulgar, Jadi Senjata “Debt Collector” Pinjol Ilegal Tagih Korban

Lakukan Teror dan Edit Foto Vulgar, Jadi Senjata “Debt Collector” Pinjol Ilegal Tagih Korban

Regional
Memeras dengan Modus Kencan Online, 2 Pemuda di Banyumas Diringkus Polisi

Memeras dengan Modus Kencan Online, 2 Pemuda di Banyumas Diringkus Polisi

Regional
Polisi Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pencemaran Limbah di Saluran Irigasi Klaten

Polisi Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pencemaran Limbah di Saluran Irigasi Klaten

Regional
Magetan Masih Terapkan PPKM Level 3 meski Warga Tervaksin Capai 56 Persen, Ini Penyebabnya

Magetan Masih Terapkan PPKM Level 3 meski Warga Tervaksin Capai 56 Persen, Ini Penyebabnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.