Kompas.com - 27/08/2021, 12:15 WIB
Ilustrasi PixabyIlustrasi

ACEH UTARA, KOMPAS.com – PT PLN (Persero) memutus aliran listrik ke Rumah Sakit Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Aceh Utara. Pasalnya, rumah sakit milik PMI Kabupaten Aceh Utara itu menunggak pembayaran listrik sejak bulan Juni 2021 lalu.

Manajer PLN Lhokseumawe, Pondes, dihubungi per telepon, Jumat (27/8/2021) menyebutkan, timnya sudah berkomunikasi sejak bulan Juni dengan manajemen rumah sakit tersebut. Tapi, tidak ada kejelasan rumah sakit kapan membayar tunggakan listrik.

Pondes enggan menyebutkan besaran tunggakan rumah sakit tersebut. Dia menyatakan, beberapa kali telah mengirimkan surat dan obrolan lisan dengan manajemen rumah sakit. Tidak ditemukan jawaban pasti kapan pembayaran tunggakan rekening listrik tersebut.

Baca juga: Proyek Rehab Bangunan Rp 2 Miliar Belum Dibayar, Kontraktor Segel RS PMI Aceh Utara

“Kita putuskan aliran listrik dua hari lalu. Sehingga dengan berat hati kami putuskan aliran listriknya. Kami tidak tahu harus komunikasi kemana. Dengan direkturnya juga sudah komunikasi. Malah terakhir, kabarnya direkturnya sudah mengundurkan diri,’ kata Pondes.

Dia berharap, rekening listrik menjadi perhatian utama manajemen rumah sakit. Sehingga layanan listrik bisa disuplai dengan baik.

“Kami obrolin, kalau menunggak kita komunikasikan baik-baik. Tapi, tidak ada jawaban sama sekali. Maka, langkah akhir dengan berat hati terpaksa kita putuskan,” kata Pondes.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Tenaga Medis dan Karyawan Segel RS PMI Aceh Utara 

Sementara itu, Direktur Rumah Sakit Umum PMI Aceh Utara, M Irfani Sarkawi, dihubungi melalui telepon, enggan menjelaskan duduk perkara tunggakan listrik rumah sakit itu.

“Saya tidak bisa menjawab banyak lagi. Saya sudah mengundurkan diri dari direktur rumah sakit,” jawabnya ringkas, Jumat (27/8/2021). 

Sedangkan Ketua PMI Aceh Utara, Iskandar Nasri, hingga berita ini ditayangkan tidak menjawab pesan yang dikirimkan Kompas.com.

Sejak 26 Agustus 2021 dicoba dihubungi per telepon, namun tidak menjawab pertanyaan wartawan Kompas.com.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mi Kristal Rumput Laut Kreasi Warga Karawang Makin Diminati, Cocok untuk Diet Rendah Karbohidrat

Mi Kristal Rumput Laut Kreasi Warga Karawang Makin Diminati, Cocok untuk Diet Rendah Karbohidrat

Regional
Penumpang Pesawat dan Kapal ke Kalbar Cukup Tes Antigen, Bakal Ada Tes PCR Acak

Penumpang Pesawat dan Kapal ke Kalbar Cukup Tes Antigen, Bakal Ada Tes PCR Acak

Regional
Akhir Pelarian Wanita Pemeran Video Porno di Bandara YIA, Ditangkap di Bandung, Kini Jadi Tersangka

Akhir Pelarian Wanita Pemeran Video Porno di Bandara YIA, Ditangkap di Bandung, Kini Jadi Tersangka

Regional
Cerita Anak Kakek Muslim yang Hibahkan Tanah ke Gereja: Bapak Tak Bedakan Keyakinan untuk Berbagi

Cerita Anak Kakek Muslim yang Hibahkan Tanah ke Gereja: Bapak Tak Bedakan Keyakinan untuk Berbagi

Regional
Kisah Sukses Koperasi di Karawang, Olah Rumput Laut Jadi Produk Kering, Agar-agar Sampai Mie, Per Tahun Raup Untung Rp 6 Miliar

Kisah Sukses Koperasi di Karawang, Olah Rumput Laut Jadi Produk Kering, Agar-agar Sampai Mie, Per Tahun Raup Untung Rp 6 Miliar

Regional
KKB Pimpinan Lamek Taplo Diduga Bakar SMA 1 Oksibil, Kapolres: Sengaja Memancing Aparat agar Bisa Ditembaki

KKB Pimpinan Lamek Taplo Diduga Bakar SMA 1 Oksibil, Kapolres: Sengaja Memancing Aparat agar Bisa Ditembaki

Regional
Cerita Ibu Hamil di Padang, Harus Menunggu 6 Bulan agar Bisa Divaksin Covid-19

Cerita Ibu Hamil di Padang, Harus Menunggu 6 Bulan agar Bisa Divaksin Covid-19

Regional
Lasimin Lega Terima Kabar Keluarganya Selamat dari Letusan Semeru: Mereka di Pengungsian Berbeda

Lasimin Lega Terima Kabar Keluarganya Selamat dari Letusan Semeru: Mereka di Pengungsian Berbeda

Regional
[POPULER NUSANTARA] Polisi Pacar Mahasiswi yang Bunuh Diri di Makam Ayahnya Terancam Dipecat | Angkot Terobos Palang Kereta

[POPULER NUSANTARA] Polisi Pacar Mahasiswi yang Bunuh Diri di Makam Ayahnya Terancam Dipecat | Angkot Terobos Palang Kereta

Regional
Diberhentikan Secara Tidak Hormat, Bripda Randy Kini Ditahan di Polda Jatim

Diberhentikan Secara Tidak Hormat, Bripda Randy Kini Ditahan di Polda Jatim

Regional
Cerita Para Pemburu Harta Karun Kerajaan Sriwijaya dan Majapahit, Nyawa Jadi Taruhannya

Cerita Para Pemburu Harta Karun Kerajaan Sriwijaya dan Majapahit, Nyawa Jadi Taruhannya

Regional
Duka Erupsi Gunung Semeru, 14 Orang Meninggal, 2 Korban Jiwa Ditemukan Saling Berpelukan

Duka Erupsi Gunung Semeru, 14 Orang Meninggal, 2 Korban Jiwa Ditemukan Saling Berpelukan

Regional
Pelaku Diduga Mantan Pacar Korban Saat SMA, Ini Perjalanan Kasus Pembunuhan Ibu dan Bayi di Kupang

Pelaku Diduga Mantan Pacar Korban Saat SMA, Ini Perjalanan Kasus Pembunuhan Ibu dan Bayi di Kupang

Regional
Nasib Bripda RB Usai Pacarnya Tewas di Pusara Ayah, Dijerat Pasal Aborsi hingga Dipecat dari Polri

Nasib Bripda RB Usai Pacarnya Tewas di Pusara Ayah, Dijerat Pasal Aborsi hingga Dipecat dari Polri

Regional
Pilu di Kaki Gunung Semeru

Pilu di Kaki Gunung Semeru

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.