Aksara Sunda, Jawa, dan Bali Segera Distandardisasi, Bisa Ditranslasi ke Huruf Latin

Kompas.com - 27/08/2021, 12:06 WIB
Warga menulis aksara Sunda di atas kain saat pemecahan Original Rekor Indonesia (ORI) di Batujaya, Karawang, Jawa Barat, Jumat (21/9/2018). Penulisan aksara Sunda sepanjang 385 meter berhasil memecahkan rekor ORI yang bertujuan untuk melestarikan aksara Sunda di Indonesia. ANTARA FOTO/M Ibnu ChazarWarga menulis aksara Sunda di atas kain saat pemecahan Original Rekor Indonesia (ORI) di Batujaya, Karawang, Jawa Barat, Jumat (21/9/2018). Penulisan aksara Sunda sepanjang 385 meter berhasil memecahkan rekor ORI yang bertujuan untuk melestarikan aksara Sunda di Indonesia.

KOMPAS.com - Sejumlah aksara daerah yang memenuhi standar Unicode masuk daftar aksara yang bisa ditranslasi ke huruf Latin. Untuk translasinya, ada aplikasi Transkara, dalam situs web merajutindonesia.id yang digagas Pengelola Nama Domain Internet Indonesia.

Situs web dan aplikasi ini akan resmi dirilis pada 2 September 2021, tetapi warga sudah bisa mencobanya saat ini.

Yudho Giri Sucahyo, Ketua Pengelola Nama Domain Internet Indonesia, mengatakan, tidak semua aksara daerah bisa ditranslasi ke huruf Latin. Sebab, syaratnya adalah aksara tersebut harus sudah memenuhi standar Unicode.

Baca juga: Aksara Jawa, Sunda dan Bali Ditarget Tahun Depan Terima SNI Fon, Papan Ketik dan Transliterasi

Sampai saat ini baru ada beberapa aksara yang tercatat di Unicode, yaitu Bali, Sunda, Jawa, Lontaraq (Bugis), Batak, dan Rejang (Surat Ulu).

Selain itu, tak semua aksara bisa ditranslasi karena masalah standardisasi untuk transliterasi dan papan ketik. Baru aksara Jawa, Bali, dan Sunda yang sedang didaftarkan standardisasinya, dan segera dapat standar ISO.

“Sambil menunggu proses standardisasi, fitur Transkara ini akan terus kita kembangkan. Masyarakat sudah bisa mencobanya dari sekarang, karena kita juga memerlukan saran untuk perbaikan ke depan," tambah pimpinan merajutindonesia.id, melalui rilis ke Kompas.com, Jumat (27/8/2021).

Baca juga: Gubernur Jabar Dukung Pelestarian Budaya Melalui Digitalisasi Aksara Sunda

Pada dasarnya, aksara-aksara Nusantara punya banyak kemiripan sehingga dimungkinkan dibuatkan aplikasi mandiri untuk translasi.

Aplikasi Transkara dapat langsung digunakan tanpa harus memasang banyak fon. Pengguna bisa mencoba menulis dengan memilih salah satu aksara, kemudian mengalihkan ke dalam huruf Latin dan sebaliknya.

Selain itu, ada juga fitur pengenalan karakter untuk masing-masing aksara.

Untuk situs web merajutindonesia.id sendiri diharapkan menjadi big data yang menjadi rujukan pembelajaran aksara Nusantara ke depan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PMI dari Malaysia Masuk Kalbar Positif Omicron, Seluruh Petugas Pelayanan PMI Dites Covid-19

PMI dari Malaysia Masuk Kalbar Positif Omicron, Seluruh Petugas Pelayanan PMI Dites Covid-19

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kecelakaan Maut di Rapak Balikpapan | Kebakaran di AEON Mall Sentul City

[POPULER NUSANTARA] Kecelakaan Maut di Rapak Balikpapan | Kebakaran di AEON Mall Sentul City

Regional
Hakim Itong dan 'Upeti' Rp 13 Miliar

Hakim Itong dan "Upeti" Rp 13 Miliar

Regional
Tragedi Simpang Rapak Balikpapan, Suara Keras Tabrakan hingga Korban Tergeletak di Jalan

Tragedi Simpang Rapak Balikpapan, Suara Keras Tabrakan hingga Korban Tergeletak di Jalan

Regional
Muncul Pro Kontra Ibu Kota Negara di Kaltim Usai UU IKN Disahkan

Muncul Pro Kontra Ibu Kota Negara di Kaltim Usai UU IKN Disahkan

Regional
2 Pemerkosa Gadis Keterbelakangan Mental Bebas, Kompolnas Minta Penyidik Diperiksa

2 Pemerkosa Gadis Keterbelakangan Mental Bebas, Kompolnas Minta Penyidik Diperiksa

Regional
Dipicu Rem Blong, Truk Tronton Tabrak Antrean Kendaran di Rapak Balikpapan, 4 Tewas

Dipicu Rem Blong, Truk Tronton Tabrak Antrean Kendaran di Rapak Balikpapan, 4 Tewas

Regional
7 Fakta Kecelakaan di Simpang 'Maut' Rapak, Balikpapan, Tragedi yang Berulang hingga Sopir Jadi Tersangka

7 Fakta Kecelakaan di Simpang "Maut" Rapak, Balikpapan, Tragedi yang Berulang hingga Sopir Jadi Tersangka

Regional
Sertu Miskel, Prajurit yang Gugur Ditembak KST Dimakamkan di Raja Ampat

Sertu Miskel, Prajurit yang Gugur Ditembak KST Dimakamkan di Raja Ampat

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 21 Januari 2022

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 21 Januari 2022

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 21 Januari 2022

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 21 Januari 2022

Regional
Polisi Hentikan Perkara Pemerkosaan Gadis Keterbelakangan Mental, Sudah Ada SP3

Polisi Hentikan Perkara Pemerkosaan Gadis Keterbelakangan Mental, Sudah Ada SP3

Regional
Gadis Pegawai BRI Link Tewas Ditembak 2 Kali, Coba Hentikan Perampok yang Rampas Uang Rp 50 Juta

Gadis Pegawai BRI Link Tewas Ditembak 2 Kali, Coba Hentikan Perampok yang Rampas Uang Rp 50 Juta

Regional
Bertambah 2, Ini Arti Tulisan 6 Nisan Kuno yang Ditemukan di Palembang

Bertambah 2, Ini Arti Tulisan 6 Nisan Kuno yang Ditemukan di Palembang

Regional
Kali Jenes Kota Solo Meluap, Pemukiman Warga Terendam Banjir Setinggi 1 Meter

Kali Jenes Kota Solo Meluap, Pemukiman Warga Terendam Banjir Setinggi 1 Meter

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.