Kompas.com - 26/08/2021, 14:24 WIB

JAYAPURA, KOMPAS.com - Gubernur Papua, Lukas Enembe, melantik Penjabat Bupati Yalimo Ribka Haluk di Gedung Negara, Jayapura, Kamis (26/8/2021).

Usai pelantikan, Lukas Enembe memberi arahan khusus kepada Ribka Haluk karena situasi keamanan di Yalimo tidak kondusif akibat konflik politik yang berkepanjangan.

"Yang penting bupati mampu menempatkan diri sebagai caretaker. Ko (kamu) mampu bicara dengan tokoh masyarakat, pemimpin di sana, supaya cari solusi yang tepat, tidak boleh ada korban," ujar Enembe di Jayapura, Kamis.

Sejak 29 Juni 2021, situasi di Yalimo tidak kondusif setelah Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan pemungutan suara ulang (PSU) Pilkada Yalimo 2020 dimulai dari tahap pendaftaran. MK juga mendiskualifikasi pasangan calon Erdi Dabi-Jhon Wilil di pilkada itu.

Putusan tersebut direspons massa pendukung Erdi Dabi-Jhon Wilil dengan melakukan aksi pembakaran sejumlah perkantoran, rumah kios, dan kendaraan di Distrik Elelim.

Massa juga menutup akses jalan sehingga jalur transportasi darat antara Yalimo-Jayawijaya dan Yalimo-Jayapura, terputus.

Baca juga: Tanggapi Kerusuhan Yalimo, Bawaslu Papua: Kita Harus Tetap Menjalankan Putusan MK

Dengan situasi tersebut, Lukas Enembe meminta penjabat Bupati Yalimo bisa segera membangun komunikasi dengan semua pihak. Sehingga, putusan MK bisa ditindaklanjuti.

Gubernur juga meminta Ribka menyesuaikan diri dengan situasi yang berkembang di Yalimo.

"Bupati bicarakan dengan KPU mengenai tahapan dan jadwalnya. Saya sudah sampaikan ke Mendagri, kalau ini berkepanjangan saya kasih keputusan kepada yang terpilih Erdi Dabi sebagai bupati," kata Enembe.

"Tidak bisa lama lama begini, karena jalur utama kita sudah diblokir, tidak bisa masuk ke Wamena. Tidak bisa KPU pusat putuskan, mereka tidak tahu masalah di Papua seperti apa," sambungnya.

Kepala Dinas Sosial Papua, Ribka HalukKOMPAS.COM/DHIAS SUWANDI Kepala Dinas Sosial Papua, Ribka Haluk

Ia juga meminta Ribka Haluk segera menggulirkan kembali roda pemerintahan di Yalimo. Ribka diminta membujuk massa agar kembali membuka akses jalan.

"Ibu Bupati menjadi jembatan penyelesaian konflik, roda pemerintahan di sana tidak boleh putus, tidak boleh ada pemalangan, tidak boleh berkepanjangan dan (ada) masalah lagi yang menimbulkan korban orang banyak," kata dia.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kesaksian Tetangga Saat Ledakan di Asrama Polisi Sukoharjo, Sangat Kuat hingga Jendela Bergetar

Kesaksian Tetangga Saat Ledakan di Asrama Polisi Sukoharjo, Sangat Kuat hingga Jendela Bergetar

Regional
Kronologi Ledakan di Asrama Polisi Sukoharjo, Jendela Bergetar dan 1 Polisi Terluka

Kronologi Ledakan di Asrama Polisi Sukoharjo, Jendela Bergetar dan 1 Polisi Terluka

Regional
Kapolda Jateng Pastikan Tak Ada Unsur Teror dalam Insiden Ledakan di Asrama Polisi Sukoharjo

Kapolda Jateng Pastikan Tak Ada Unsur Teror dalam Insiden Ledakan di Asrama Polisi Sukoharjo

Regional
Ledakan di Asrama Polisi Grogol Indah Sukoharjo, Polisi Sita Kardus Paket Warna Coklat

Ledakan di Asrama Polisi Grogol Indah Sukoharjo, Polisi Sita Kardus Paket Warna Coklat

Regional
Ledakan Diduga Bom di Asrama Polisi Grogol Sukoharjo, Bripka Dirga Terluka Usai Paket yang Dibukanya Meledak

Ledakan Diduga Bom di Asrama Polisi Grogol Sukoharjo, Bripka Dirga Terluka Usai Paket yang Dibukanya Meledak

Regional
1 Polisi Terluka Usai Paket Diduga Bom Meledak di Asrama Polisi Grogol Indah

1 Polisi Terluka Usai Paket Diduga Bom Meledak di Asrama Polisi Grogol Indah

Regional
Tekan Disparitas Harga di Pedalaman, Pemprov Kaltara Luncurkan SOA Barang ke Krayan

Tekan Disparitas Harga di Pedalaman, Pemprov Kaltara Luncurkan SOA Barang ke Krayan

Regional
Semburan Lumpur Setinggi 50 Meter Terjadi di Ogan Ilir Sumsel, Diduga Akibat Penggalian Sumur Bor

Semburan Lumpur Setinggi 50 Meter Terjadi di Ogan Ilir Sumsel, Diduga Akibat Penggalian Sumur Bor

Regional
Ledakan Diduga Bom di Asrama Polisi Sukoharjo, 1 Orang Terluka

Ledakan Diduga Bom di Asrama Polisi Sukoharjo, 1 Orang Terluka

Regional
Paket Diduga Bom Meledak di Asrama Polisi Grogol Indah, Sukoharjo

Paket Diduga Bom Meledak di Asrama Polisi Grogol Indah, Sukoharjo

Regional
Sempat Dinyatakan Hilang, Penumpang Pikap yang Terjun ke Jurang di Lampung Ditemukan, Begini Kondisinya

Sempat Dinyatakan Hilang, Penumpang Pikap yang Terjun ke Jurang di Lampung Ditemukan, Begini Kondisinya

Regional
Melaut saat Cuaca Buruk, Nelayan di Kalsel Ditemukan Tewas

Melaut saat Cuaca Buruk, Nelayan di Kalsel Ditemukan Tewas

Regional
Aipda S Pemilik Lahan Gudang BBM Ilegal di Palembang Ditahan, Kasus 'Tangki Kencing' Terbongkar karena Kebakaran

Aipda S Pemilik Lahan Gudang BBM Ilegal di Palembang Ditahan, Kasus "Tangki Kencing" Terbongkar karena Kebakaran

Regional
Siswi SMA di Lampung Ditodong Pistol lalu Dicabuli di Rumahnya, Kapolres: Pelaku Dijerat 3 Pasal

Siswi SMA di Lampung Ditodong Pistol lalu Dicabuli di Rumahnya, Kapolres: Pelaku Dijerat 3 Pasal

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 25 September 2022

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 25 September 2022

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.