Kompas.com - 26/08/2021, 09:44 WIB
Logo atau lambang TNI terpasang di atas gedung kantor Wali Kota Magelang, Rabu 925/8/2021). Dok Prokompim Kota MagelangLogo atau lambang TNI terpasang di atas gedung kantor Wali Kota Magelang, Rabu 925/8/2021).

KOMPAS.com - Pemerintah Kota Magelang, Jawa Tengah, meminta para pegawai dan aparat sipil negara (ASN) tak panik soal logo Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang tiba-tiba terpasang di Kantor Wali Kota Magelang, di Jalan Sarwa Edhie, Rabu (25/8/2021).

Logo TNI tersebut berbentuk segi lima dengan ukuran sekitar 2 x 1,5 meter terpasang di bagian depan lantai atas.

"Tetap bekerja seperti biasa, kerjakan tugas dan tanggung jawab masing-masing. Tetap berikan pelayanan masyarakat sebaik-baiknya," ungkap Sekretaris Daerah Kota Magelang Joko Budiyono, Rabu (25/8/2021).

Baca juga: Di Balik Kegagalan Kristina Jadi Anggota Paskibraka di Istana Merdeka, gara-gara Covid-19 hingga Dugaan Malaadministrasi

Selain itu, Joko menjelaskan, pihaknya tak menerima pemberitahuan soal pemasangan logo dari Akademi TNI.

Seperti diketahui, Akademi TNI berupaya untuk meminta aset berupa tanah dan bangunan yang selama ini dipakai oleh Pemkot Magelang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Akademi TNI mengklaim memiliki sertifkat hak milik aset seluas lebih dari 4 hektar itu.

Namun demikian, kata Joko, saat ini Pemkot Magelang sedang fokus mengatasi pandemi Covid-19.

Baca juga: Kantor Wali Kota Magelang Tiba-tiba Dipasang Logo TNI, Layanan Pemkot Tetap Jalan

 

"Kita harapkan Kota Magelang tetap kondusif di situasi Covid-19 seperti ini," tutur Joko.

Sebagai informasi, pada 3 Juli 2020 lalu, puluhan personel berseragam TNI tiba-tiba mendatangi kantor Wali Kota Magelang dan memasang plang di beberapa titik di kantor ini.

Plang tersebut bertuliskan demikian:

"Tanah dan Bangunan Ini Milik Dephankam Cq. Mako Akabri/Mako Akademi TNI, Berdasarkan SHP No.9 Tahun 1981, IKN No.2020335014, Luas Tanah 40.000 M2".

Baca juga: Selesaikan Polemik Aset Eks Mako Akabri, Walkot Magelang Temui Wadanjen Akademi TNI


Fokus Covid-19

Joko menjelaskan, saat ini Pemkot Magelang sedang fokus terhadap penanganan pandemi Covid-19.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Magelang sejauh ini masih menjadi garda penanganan Covid-19 juga dipastikan tidak mengalami penurunan layanan. Joko mengatakan, saat ini Kota Magelang sedang fokus pada penanganan Covid-19.

"Kita harapkan Kota Magelang tetap kondusif di situasi Covid-19 seperti ini," tutur Joko.

Baca juga: Pemkot Magelang Buka 353 Formasi untuk CPNS dan PPPK, Ini Rinciannya

Dari pantuan Kompas.com, sejumlah OPD dan instansi yang berada di kompleks Kantor Wali Kota beroperasi seperti biasa, meskipun saat ini sedang diberlakukan kebijakan WFO (Work From Office) dan WFH (Word From Home).

Namun demikian, saat dikonfirmasi sampai berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak Akademi TNI terkait pemasangan logo TNI tersebut.

(Penulis: Kontributor Magelang, Ika Fitriana | Editor: Teuku Muhammad Valdy Arief)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Para Perempuan Positif HIV di Papua, Masih Ingin Hidup dan Melihat Anak Beranjak Dewasa

Cerita Para Perempuan Positif HIV di Papua, Masih Ingin Hidup dan Melihat Anak Beranjak Dewasa

Regional
Istri Kopral TNI Dianiya Perampok, Bermula Pergoki Pelaku yang Hendak Beraksi

Istri Kopral TNI Dianiya Perampok, Bermula Pergoki Pelaku yang Hendak Beraksi

Regional
Lampiaskan Kemarahan, Oknum Suporter Aniaya Pedagang Angkringan

Lampiaskan Kemarahan, Oknum Suporter Aniaya Pedagang Angkringan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Joko Santoso Alami Kebutaan Usai Vaksin | Sopir Taksi Online Tewas Dibunuh Penumpangnya

[POPULER NUSANTARA] Joko Santoso Alami Kebutaan Usai Vaksin | Sopir Taksi Online Tewas Dibunuh Penumpangnya

Regional
Mahasiswi Unsri Diduga Korban Pelecehan Seksual Dosen Dicoret dari Daftar Yudisium, Ini Penjelasan Kampus

Mahasiswi Unsri Diduga Korban Pelecehan Seksual Dosen Dicoret dari Daftar Yudisium, Ini Penjelasan Kampus

Regional
Pria Ini Nekat Rampok Rumah dan Menganiaya Istri Anggota TNI

Pria Ini Nekat Rampok Rumah dan Menganiaya Istri Anggota TNI

Regional
Identitas Pemeran Video Tak Senonoh di Bandara YIA Diketahui, Polisi Buru Pelaku

Identitas Pemeran Video Tak Senonoh di Bandara YIA Diketahui, Polisi Buru Pelaku

Regional
Aniaya PKL, 8 Oknum Suporter di Batang Ditangkap Polisi

Aniaya PKL, 8 Oknum Suporter di Batang Ditangkap Polisi

Regional
Kata Pemkot Malang soal Joko Santoso yang Tidak Bisa Melihat Setelah Divaksin Covid-19

Kata Pemkot Malang soal Joko Santoso yang Tidak Bisa Melihat Setelah Divaksin Covid-19

Regional
2 Bulan Buron, Eks Kacab Bank Sultra yang Jadi Tersangka Korupsi Ditangkap di Jakarta

2 Bulan Buron, Eks Kacab Bank Sultra yang Jadi Tersangka Korupsi Ditangkap di Jakarta

Regional
Cerita Warga di Blitar Sembelih Kambing, Syukuran karena Sekdes Jadi Tersangka Penggelapan Dana PBB

Cerita Warga di Blitar Sembelih Kambing, Syukuran karena Sekdes Jadi Tersangka Penggelapan Dana PBB

Regional
Tagih Cicilan Utang Rp 75.000, 2 Pegawai Koperasi di Bolmut Sulut Malah Ditusuk

Tagih Cicilan Utang Rp 75.000, 2 Pegawai Koperasi di Bolmut Sulut Malah Ditusuk

Regional
Berawal Diminta Pindah dari Gubuk yang Ditempati, Pria di Sumut Dibakar Hidup-hidup oleh Sekelompok Orang

Berawal Diminta Pindah dari Gubuk yang Ditempati, Pria di Sumut Dibakar Hidup-hidup oleh Sekelompok Orang

Regional
DPRD Jember Pertanyakan Kelanjutan Kasus Dugaan Penyalahgunaan Anggaran Pemakaman Covid-19

DPRD Jember Pertanyakan Kelanjutan Kasus Dugaan Penyalahgunaan Anggaran Pemakaman Covid-19

Regional
Rugi akibat Gagal Panen, Sekdes di Blitar Nekat Gelapkan Dana PBB untuk Keperluan Pribadi

Rugi akibat Gagal Panen, Sekdes di Blitar Nekat Gelapkan Dana PBB untuk Keperluan Pribadi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.