Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kapal Tanker Berisi 300.000 Barel Minyak Mentah Ditangkap TNI AL

Kompas.com - 25/08/2021, 18:26 WIB
Hadi Maulana,
Abba Gabrillin

Tim Redaksi

BATAM, KOMPAS.com – Patroli TNI Angkatan Laut (AL) berhasil mengamankan kapal tanker MT Strovolos berbendera Bahamas pada 27 Juli 2021.

Awak kapal yang membawa muatan 300.000 barel minyak mentah itu ditangkap di perairan Anambas, Kepulauan Riau (Kepri).

Dari hasil pemeriksaan TNI AL kapal pengangkut minyak berjenis crude oil ini juga merupakan buronan dari Kerajaan Kamboja.

Baca juga: TNI AL Tangkap Kapal Tanker Strovolos, Buron Pemerintah Kamboja

Panglima Komando Armada I Laksamana Muda Arsyad Abdulah mengatakan, pihaknya menerima nota diplomatik dari Kedutaan Besar Kerajaan Kamboja untuk permohonan melakukan penahanan.

"Berkas bilateral itu bernomor NO.212/REC-JKT/2021 dan meminta penahanan kapal, karena dugaan tindak pidana pencurian minyak mentah sebanyak 300.000 barel. Kapal juga diduga melanggar sejumlah aturan lalu lintas di laut," kata Arsyad saat dihubungi, Rabu (25/8/2021).

Arsyad menuturkan, penangkapan kapal asing dilakukan dengan menggunakan KRI John Lie 358.

Keberadaan MT Strovolos diketahui saat KRI John Lie 358 tengah melakukan patroli, dan mendapati bahwa kapal tanker tersebut masuk ke dalam perairan Indonesia, namun tidak terdeteksi di radar.

"MT Strovolos melakukan lego jangkar di perairan Indonesia tanpa izin. Kapal asing ini juga diketahui tidak mengaktifkan AIS saat berlayar di laut Indonesia," kata Arsyad.

Baca juga: Kapal Tanker Dubai Dibajak di Teluk Oman, Iran Dicurigai Pelakunya

Saat diamankan, MT Strovolos dinahkodai oleh warga Banglades dengan membawa sekitar 19 orang kru yang seluruhnya warga negara asing (WNA).

Awak kapal tanker MT Strovolos akan dijerat dengan Pasal 317 jo Pasal 193 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran, dengan ancaman pidana 1 tahun penjara, serta denda sebanyak Rp 200 juta.

"Proses penyidikan masih terus berjalan. Penyerahan berkas perkara kepada Kejaksaan Negeri Batam juga tengah dilakukan. Kemudian akan dilakukan penyerahan tersangka dan barang bukti untuk masuk tahapan persidangan," kata Arsyad.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Lebih dari Setahun, “Runway” Bandara Binuang Rusak Akibat Tanah Amblas

Lebih dari Setahun, “Runway” Bandara Binuang Rusak Akibat Tanah Amblas

Regional
Waspada Banjir dan Longsor, BMKG Prediksi Hujan Deras di Jateng Seminggu ke Depan

Waspada Banjir dan Longsor, BMKG Prediksi Hujan Deras di Jateng Seminggu ke Depan

Regional
Harus Alokasi Hibah Pilkada, Aceh Barat Daya Defisit Anggaran Rp 70 Miliar

Harus Alokasi Hibah Pilkada, Aceh Barat Daya Defisit Anggaran Rp 70 Miliar

Regional
2 Eks Pejabat Bank Banten Cabang Tangerang Didakwa Korupsi Kredit Fiktif Rp 782 Juta

2 Eks Pejabat Bank Banten Cabang Tangerang Didakwa Korupsi Kredit Fiktif Rp 782 Juta

Regional
Perbaikan Jembatan Terdampak Banjir di Lombok Utara Jadi Prioritas

Perbaikan Jembatan Terdampak Banjir di Lombok Utara Jadi Prioritas

Regional
PKS Usulkan Anggota DPR Nasir Djamil Jadi Cawalkot Banda Aceh

PKS Usulkan Anggota DPR Nasir Djamil Jadi Cawalkot Banda Aceh

Regional
Tak Terima Ibunya Dihina, Pria di Riau Bunuh Istrinya

Tak Terima Ibunya Dihina, Pria di Riau Bunuh Istrinya

Regional
Sambut Indonesia Emas 2045, GP Ansor Gelar Acara Gowes Sepeda Jakarta-Bogor

Sambut Indonesia Emas 2045, GP Ansor Gelar Acara Gowes Sepeda Jakarta-Bogor

Regional
Pengadaan Kapal Fiktif Rp 23,6 Miliar, Pengusaha Cilegon Divonis 4 Tahun Penjara

Pengadaan Kapal Fiktif Rp 23,6 Miliar, Pengusaha Cilegon Divonis 4 Tahun Penjara

Regional
5 Pemandian Air Panas Magelang, Ada yang Buka 24 Jam

5 Pemandian Air Panas Magelang, Ada yang Buka 24 Jam

Regional
Terduga Pelaku Pembunuhan Karyawan Toko Pakaian Asal Karanganyar Belum Tertangkap

Terduga Pelaku Pembunuhan Karyawan Toko Pakaian Asal Karanganyar Belum Tertangkap

Regional
Motif Pembunuhan Mantan Istri di Kubu Raya, Korban Minta Rp 2,5 Juta dan Cekcok

Motif Pembunuhan Mantan Istri di Kubu Raya, Korban Minta Rp 2,5 Juta dan Cekcok

Regional
Soal Hibah Pembangunan Gedung Baru Senilai Rp 7,3 M, Kejari Blora: Gedung Sempit

Soal Hibah Pembangunan Gedung Baru Senilai Rp 7,3 M, Kejari Blora: Gedung Sempit

Regional
Miring Sejak 2018, Jembatan Dermaga Sei Nyamuk di Pulau Sebatik Ambruk

Miring Sejak 2018, Jembatan Dermaga Sei Nyamuk di Pulau Sebatik Ambruk

Regional
Kesaksian Korban Truk Terguling di Kebumen: Remnya Blong, Bannya Bocor

Kesaksian Korban Truk Terguling di Kebumen: Remnya Blong, Bannya Bocor

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com