Lebak PPKM Level 2, Tempat Wisata Dibuka, Pengunjung Wajib Bawa Sertifikat Vaksin

Kompas.com - 25/08/2021, 14:42 WIB
Museum Multatuli ditutup selama masa PSBB Lebak mulai 1 Oktober 2020 KOMPAS.COM/ACEP NAZMUDINMuseum Multatuli ditutup selama masa PSBB Lebak mulai 1 Oktober 2020

LEBAK, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Lebak, Banten mengizinkan seluruh tempat wisata dibuka lagi. Aturan tersebut muncul setelah Lebak menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2, 24-30 Agustus mendatang.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Lebak, Imam Rismahayadin mengatakan, tempat wisata dibuka dengan pembatasan dengan kapasitas pengunjung 25 persen.

"Menindaklanjuti Instruksi Bupati Lebak Nomor 17 Tahun 2021, tempat wisata boleh dibuka mulai 25 Agustus 2021," kata Imam kepada Kompas.com melalui sambungan telepon, Rabu (25/8/2021).

Baca juga: Nekat Berenang di Pantai Selatan Lebak yang Ditutup, 2 Warga Sulawesi Utara Hilang

Pengunjung wajib bawa sertifikat vaksin

Imam mengatakan, wisatawan boleh datang ke tempat wisata di Lebak dengan mengikuti aturan yang ditetapkan. Pengunjung diwajibkan untuk menunjukkan sertifikat vaksin ketika akan masuk ke tempat wisata.

"Minimal dosis pertama boleh masuk ke tempat wisata," kata dia.

Pengelola tempat wisata, kata Imam, wajib menerapkan aturan tersebut. Jika melanggar akan ditindak oleh tim gugus tugas di lapangan. Sanksinya untuk pelanggar adalah teguran, izin tempat wisata dicabut hingga denda.

Baca juga: Pengunjung Mal di Bogor Wajib Ada Sertifikat Vaksin, Bupati: Itu Penting untuk Masyarakat

Museum Multatuli buka

Salah satu destinasi wisata di Lebak yang menerapkan syarat kunjungan dengan sertifikat vaksin adalah Museum Multatuli Lebak di Rangkasbitung.

Kepala Museum Multatuli, Ubay Ubaidillah Muchtar mengatakan, museum akan mulai menerapkan aturan tersebut pada Kamis (26/8/2021).

"Hari ini belum buka, besok mulai penerapan sekaligus sosialisasi di lapangan," kata Ubaidillah.

 

Pengecekan sertifikat vaksin secara manual

Dia mengatakan, pengecekan sertifikat vaksin akan dilakukan secara manual. Pengunjung bisa menunjukkan sertifikat vaksin secara digital di handphone atau bisa juga yang sudah dicetak.

Kabupaten Lebak memiliki sejumlah tempat wisata populer yang banyak dikunjungi oleh wisatawan nusantara maupun mancanegara.

Tempat wisata unggulan di sini dijuluki Six Fantastic yang terdiri dari Suku Adat Baduy, kawasan wisata Wewengkon Citorek, Kabun Teh Cikuya, Pantai Sawarna, Pantai Bagedur, dan Museum Multatuli.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kemarin 7 Orang Tewas Kecelakaan Maut di Karawang, Hari Ini 13 Penumpang Bus Meninggal di Tol Sumo

Kemarin 7 Orang Tewas Kecelakaan Maut di Karawang, Hari Ini 13 Penumpang Bus Meninggal di Tol Sumo

Regional
Luka Berat, Sopir Elf yang Terlibat Kecelakaan Maut di Karawang Belum Bisa Dimintai Keterangan

Luka Berat, Sopir Elf yang Terlibat Kecelakaan Maut di Karawang Belum Bisa Dimintai Keterangan

Regional
Kondisi Terkini Korban Kebakaran Kilang Minyak Pertamina di Balikpapan, Pekerja Meninggal Diterbangkan ke Sumut

Kondisi Terkini Korban Kebakaran Kilang Minyak Pertamina di Balikpapan, Pekerja Meninggal Diterbangkan ke Sumut

Regional
Sempat Hanyut 2 Hari Saat Mencari Ikan, 5 Nelayan Asal Sikka Ditemukan Selamat

Sempat Hanyut 2 Hari Saat Mencari Ikan, 5 Nelayan Asal Sikka Ditemukan Selamat

Regional
Kisah Pilu Pengantin Perempuan di Bone, Meninggal Sehari Setelah Pernikahan

Kisah Pilu Pengantin Perempuan di Bone, Meninggal Sehari Setelah Pernikahan

Regional
Terjerat Utang Rp 39 Juta di 11 Pinjol, Perempuan di Lampung Depresi, Pakai Baju Serba Putih dan Minta Uang pada Warga

Terjerat Utang Rp 39 Juta di 11 Pinjol, Perempuan di Lampung Depresi, Pakai Baju Serba Putih dan Minta Uang pada Warga

Regional
Duduk Perkara Puluhan Jemaat Diusir Prajurit TNI AU karena Gunakan Sandal Jepit Saat ke Gereja

Duduk Perkara Puluhan Jemaat Diusir Prajurit TNI AU karena Gunakan Sandal Jepit Saat ke Gereja

Regional
10 Mahasiswa Jadi Tersangka Pemblokiran Jalan di NTB, BEM UM Bima Minta Penahanan Dipindah

10 Mahasiswa Jadi Tersangka Pemblokiran Jalan di NTB, BEM UM Bima Minta Penahanan Dipindah

Regional
Kedapatan Bermain Judi Sabung Ayam, 10 Warga NTT Ditangkap, 1 Pelaku Guru Honorer

Kedapatan Bermain Judi Sabung Ayam, 10 Warga NTT Ditangkap, 1 Pelaku Guru Honorer

Regional
Kekurangan Oksigen Saat Padamkan Api di Toko Sepatu, Petugas Damkar Dilarikan ke RSUD Salatiga

Kekurangan Oksigen Saat Padamkan Api di Toko Sepatu, Petugas Damkar Dilarikan ke RSUD Salatiga

Regional
40 Petani Sawit Ditangkap, Kades: Para Istri Kini Jadi Tulang Punggung, Kasihan Anak-anak Mereka

40 Petani Sawit Ditangkap, Kades: Para Istri Kini Jadi Tulang Punggung, Kasihan Anak-anak Mereka

Regional
Sempat DPO, Oknum Polisi Sulut Ditangkap Tim Gabungan Polda Kepri

Sempat DPO, Oknum Polisi Sulut Ditangkap Tim Gabungan Polda Kepri

Regional
Duduk Perkara 40 Petani di Mukomuko, Bengkulu, Ditangkap dan Dijadikan Tersangka oleh Polisi

Duduk Perkara 40 Petani di Mukomuko, Bengkulu, Ditangkap dan Dijadikan Tersangka oleh Polisi

Regional
Diduga Alami Korsleting, Minibus Terbakar di Depan Gardu Masuk Tol Lampung

Diduga Alami Korsleting, Minibus Terbakar di Depan Gardu Masuk Tol Lampung

Regional
40 Petani Sawit Ditangkap, 6 Kades di Mukomuko Bengkulu Minta Pemerintah Selesaikan Konflik Agraria dengan Adil

40 Petani Sawit Ditangkap, 6 Kades di Mukomuko Bengkulu Minta Pemerintah Selesaikan Konflik Agraria dengan Adil

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.