KILAS DAERAH

Soal Food Estate di Sumut, Guru Besar USU: Pembukaan Lahan Tak Sia-sia

Kompas.com - 25/08/2021, 10:46 WIB
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) saat meninjau lahan pertanian di kawasan food estate, Selasa (23/3/2021). DOK. Humas Kementan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) saat meninjau lahan pertanian di kawasan food estate, Selasa (23/3/2021).

KOMPAS.com – Guru Besar Agroteknologi Universitas Sumatera Utara (USU) Prof Noverita mengatakan, dinamika lapangan program food estate di Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara (Sumut), terbilang cukup kompleks.

Meski demikian, kata dia, segala kebijakan yang telah dilakukan tetap bermanfaat bagi pengembangan kawasan.

“Apa yang sudah dimulai dengan pembukaan lahan dan penanaman perdana tahun lalu menurut saya tidak sia-sia. Saya terus mengamati dan mengikuti perkembangan food estate di Humbang Hasundutan sejak 2020 lalu,” terang Noverita melalui keterangan tertulis resmi, dikutip Kompas.com, Rabu (25/8/2021).

Ia menjelaskan, pada kenyataannya, lahan food estate tersebut dapat menghasilkan bawang merah sekitar 5,7 ton per hektar (ha) dan 2,7 ton per ha bawang putih.

Baca juga: Kementan Klaim Food Estate Dibuat Sesuai Kajian dan Tepat Sasaran

“Sedangkan hasil panen yang diperoleh dari kentang industri varietas Bliss rata-rata 10 sampai 14 ton per ha pada panen musim tanam awal,” jelas dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, Noverita mengaku bahwa perlu ada upaya perbaikan yang dilakukan agar lahan food estate bisa tetap produktif.

Kuncinya, sambung dia, ada di perbaikan kualitas tanah melalui unsur organik, penerapan teknologi budi daya hingga pascapanen, peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) petani, hingga penataan kelembagaan usaha petani.

Selain itu, menurutnya, kolaborasi dan koordinasi pengelolaan kawasan perlu terus ditingkatkan. Salah satu aspek penting adalah penataan kawasan yang perlu memperhatikan kearifan lokal.

Baca juga: Wujudkan Ketahanan Pangan, Kementan Prioritaskan Program Food Estate

“Contohnya saja haminjon yang selama ini menggantungkan pendapatannya dari hasil hutan dan kebun, seperti kemenyan, andaliman, dan kopi. Dibutuhkan pendampingan intensif untuk mengawal petani yang saat ini melakukan budi daya hortikultura,” paparnya.

Lebih lanjut, ke depannya, Noverita juga mendorong pemerintah untuk mengedepankan aspek konservasi lahan dan air untuk menjaga keberlangsungan usaha tani.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Regional
Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Regional
Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

Regional
Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.