Kompas.com - 24/08/2021, 19:44 WIB
Polisi menunjukkan barang bukti perusakan markas dan kendaraan ormas di Kebumen, Jawa Tengah, Selasa (24/8/2021). KOMPAS.COM/DOK POLRES KEBUMENPolisi menunjukkan barang bukti perusakan markas dan kendaraan ormas di Kebumen, Jawa Tengah, Selasa (24/8/2021).

 

KEBUMEN, KOMPAS.com - Massa Pemuda Pancasila dan Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) terlibat bentrok di Gombong, Kabupaten Kebumen, JawaTengah, Senin (23/8/2021) siang.

Akibatnya, markas GMBI yang berada di Jalan Yosudarso dan lima unit mobil yang terparkir di halaman markas rusak. Selain itu, dua anggota GMBI dilaporkan mengalami luka-luka.

Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama mengatakan, usai kejadian berhasil mengamankan 75 orang anggota Pemuda Pancasila yang diduga terlibat bentrokan.

"Dalam waktu 1X24 jam kami berhasil mengerucutkan 16 orang tersangka yang diduga melakukan perusakan," kata Piter saat konferensi pers di Mapolres Kebumen, Selasa (24/8/2021).

Baca juga: Panggul Organ, Seniman Campursari Jalan Kaki 13 Km Temui Bupati Kebumen: Mau Makan Apa?

Piter mengatakan, ke-16 tersangka tersebut kini telah diamankan di Mapolda Jateng. Sedangkan sisanya diperbolehkan kembali ke rumahnya masing-masing.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Berdasarkan bukti-bukti yang kami kumpulkan, mereka secara bersama-sama melakukan perusakan, ada yang mengarah ke kantor GMBI dan kendaraan," jelas Piter.

Baca juga: Cerita Sutimah, Korban Pelemparan Batu Orang Tak Dikenal hingga Rahangnya Patah: Saya Hidup Mukjizat Allah


Atas perbuatannya, ke-16 tersangka dijerat dengan Pasal 170 KUHP Juncto Pasal 406 KUHP.

Piter memastikan, dalam bentrokan tersebut tidak ada kendaraan warga di sekitar lokasi yang turut dirusak.

"Dari hasil investigasi tidak ada barang milik masyarakat di lingkungan sekitar yang dirampas, dicuri dan sebagaianya," jelas Piter.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelajar SMP Bernama ABCDEF GHIJK Zuzu, Ayah: Sempat Sulit Urus Akta Kelahiran karena Dikira Bercanda

Pelajar SMP Bernama ABCDEF GHIJK Zuzu, Ayah: Sempat Sulit Urus Akta Kelahiran karena Dikira Bercanda

Regional
Warga Korban Pinjol di Kota Tegal Diminta Lapor ke Polisi, Kapolres: Pasti Kita Tindak Lanjuti

Warga Korban Pinjol di Kota Tegal Diminta Lapor ke Polisi, Kapolres: Pasti Kita Tindak Lanjuti

Regional
Polisi Sita 23 Kg Sabu dan 1 Senpi, 8 Pelaku Kasus Narkoba Ditangkap, Salah Satunya Perempuan

Polisi Sita 23 Kg Sabu dan 1 Senpi, 8 Pelaku Kasus Narkoba Ditangkap, Salah Satunya Perempuan

Regional
Video 2 Pelajar SMA Mesum di WC Rumah Kosong Viral, Perekam dan Pemeran Pria Jadi Tersangka

Video 2 Pelajar SMA Mesum di WC Rumah Kosong Viral, Perekam dan Pemeran Pria Jadi Tersangka

Regional
Lakukan Teror dan Edit Foto Vulgar, Jadi Senjata “Debt Collector” Pinjol Ilegal Tagih Korban

Lakukan Teror dan Edit Foto Vulgar, Jadi Senjata “Debt Collector” Pinjol Ilegal Tagih Korban

Regional
Memeras dengan Modus Kencan Online, 2 Pemuda di Banyumas Diringkus Polisi

Memeras dengan Modus Kencan Online, 2 Pemuda di Banyumas Diringkus Polisi

Regional
Polisi Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pencemaran Limbah di Saluran Irigasi Klaten

Polisi Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pencemaran Limbah di Saluran Irigasi Klaten

Regional
Magetan Masih Terapkan PPKM Level 3 meski Warga Tervaksin Capai 56 Persen, Ini Penyebabnya

Magetan Masih Terapkan PPKM Level 3 meski Warga Tervaksin Capai 56 Persen, Ini Penyebabnya

Regional
Penggerebekan Kantor Pinjol di Pontianak Belum Ada Tersangka, Ini Penjelasan Polisi

Penggerebekan Kantor Pinjol di Pontianak Belum Ada Tersangka, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Pengakuan Korban Pemerkosaan Kapolsek Parigi: Dia Janji Mengeluarkan Papa, Membebaskan Papa...

Pengakuan Korban Pemerkosaan Kapolsek Parigi: Dia Janji Mengeluarkan Papa, Membebaskan Papa...

Regional
Siswi SMP Disekap 3 Hari di Hotel dan Diperkosa Berkali-kali, Pelaku Ditangkap

Siswi SMP Disekap 3 Hari di Hotel dan Diperkosa Berkali-kali, Pelaku Ditangkap

Regional
Anak Berusia di Bawah 12 Tahun Boleh Masuk Tempat Wisata di Kota Malang dan Batu

Anak Berusia di Bawah 12 Tahun Boleh Masuk Tempat Wisata di Kota Malang dan Batu

Regional
Videonya Menyanyi di Pesta Pernikahan Viral, Bupati Jember: Saya Minta Maaf

Videonya Menyanyi di Pesta Pernikahan Viral, Bupati Jember: Saya Minta Maaf

Regional
Mobil Travel Terperosok Parit di Tol Cipali, Satu Penumpang Tewas

Mobil Travel Terperosok Parit di Tol Cipali, Satu Penumpang Tewas

Regional
Detik-detik Bocah SD di Surabaya Nyaris Diculik, Berhasil Kabur Saat Pelaku Lengah, Mulut Terluka karena Jatuh

Detik-detik Bocah SD di Surabaya Nyaris Diculik, Berhasil Kabur Saat Pelaku Lengah, Mulut Terluka karena Jatuh

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.