Kompas.com - 24/08/2021, 17:25 WIB
Warga melintas di genangan air di Indra Makmur Kabupaten Aceh Timur, Selasa (24/8/2021). ANTARA/HO/Humas BPBD Aceh Timur Warga melintas di genangan air di Indra Makmur Kabupaten Aceh Timur, Selasa (24/8/2021).

BANDA ACEH, KOMPAS.com - Sebanyak 1.255 orang dari 267 kepala keluarga (KK) masih terjebak banjir di Aceh Timur, Selasa (24/8/2021).

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Timur mengatakan, banjir tersebut berasal dari sungai yang meluap akibat hujan lebat dalam beberapa hari terakhir.

Kepala Pelaksana BPBD Aceh Timur Ashadi mengatakan, warga korban banjir tersebar di lima desa di Kecamatan Indra Makmur, Kabupaten Aceh Timur.

Baca juga: Sebanyak 18 Kasus Covid-19 Varian Delta Terdeteksi di Aceh

"Namun, hingga saat ini belum ada titik pengungsi, karena mereka masih bertahan di rumah masing-masing," kata Ashadi seperti dikutip dari Antara, Selasa.

Warga korban banjir tersebut meliputi Desa Julok Rayeuk Selatan sebanyak 90 orang dari 8 KK.

Ketinggian banjir di desa tersebut berkisar 20 hingga 40 sentimeter.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Untuk akses jalan di wilayah banjir di Desa Julok Rayeuk Selatan, hingga saat ini masih bisa dilewati kendaraan roda dua maupun roda empat," kata Ashadi.

Baca juga: 5 Pembunuh Gajah di Aceh Timur Ditangkap, Ini Peran Setiap Pelaku Saat Beraksi

Kemudian di Desa Julok Rayeuk Utara, tinggi genangan air berkisar 30 hingga 50 sentimeter. Sedangkan korban banjir di lokasi itu mencapai 634 jiwa dari 142 KK.

Begitu juga akses jalan di Desa Julok Rayeuk Utara masih bisa dilewati, baik dengan kendaraan roda dua maupun roda empat.

Namun, di beberapa titik, pengendara harus mencari jalur alternatif.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ratusan Siswa Terpapar Covid-19, AIS Pekanbaru Tutup 14 Hari

Ratusan Siswa Terpapar Covid-19, AIS Pekanbaru Tutup 14 Hari

Regional
Ini Detik-detik Kantor PSS Sleman Dibakar Orang Tak Dikenal

Ini Detik-detik Kantor PSS Sleman Dibakar Orang Tak Dikenal

Regional
Sumur Bor di Tuban Keluarkan Lumpur dan Gas Mudah Terbakar, Kades Sebut Bukan Kejadian Pertama

Sumur Bor di Tuban Keluarkan Lumpur dan Gas Mudah Terbakar, Kades Sebut Bukan Kejadian Pertama

Regional
Pemkab Karawang Akan Evaluasi Ormas yang Terlibat Kerusuhan

Pemkab Karawang Akan Evaluasi Ormas yang Terlibat Kerusuhan

Regional
Sedang Gali Kuburan, Arok Tiba-tiba Dibacok, Pelaku Dikeroyok Massa hingga Tewas

Sedang Gali Kuburan, Arok Tiba-tiba Dibacok, Pelaku Dikeroyok Massa hingga Tewas

Regional
Pemkot Bima Salurkan 13 Ton Beras kepada Warga Terdampak Banjir Bandang di 14 Kelurahan

Pemkot Bima Salurkan 13 Ton Beras kepada Warga Terdampak Banjir Bandang di 14 Kelurahan

Regional
Pembatalan Operasional KA Limex Sriwijaya Kembali Diperpanjang

Pembatalan Operasional KA Limex Sriwijaya Kembali Diperpanjang

Regional
Petani di Kupang Ditemukan Tewas Telungkup di Tengah Sawah, Diduga Tersambar Petir

Petani di Kupang Ditemukan Tewas Telungkup di Tengah Sawah, Diduga Tersambar Petir

Regional
Kisah Hardyan, Teknisi yang Beralih Jadi Pengusaha Ayam Petelur di NTT, Omzetnya Puluhan Juta Rupiah

Kisah Hardyan, Teknisi yang Beralih Jadi Pengusaha Ayam Petelur di NTT, Omzetnya Puluhan Juta Rupiah

Regional
Berkaca dari Kasus Bocah Autis Tewas Dianiaya Orangtua, Ketahui Ciri-ciri Anak Autis dan Cara Mengasuhnya

Berkaca dari Kasus Bocah Autis Tewas Dianiaya Orangtua, Ketahui Ciri-ciri Anak Autis dan Cara Mengasuhnya

Regional
Bantah Isu Alih Fungsi Lahan Penyebab Banjir, Bupati Garut Akui Punya Kebun di Daerah Hulu Sungai

Bantah Isu Alih Fungsi Lahan Penyebab Banjir, Bupati Garut Akui Punya Kebun di Daerah Hulu Sungai

Regional
PNS Diduga Tipu Warga Dipindah ke Kecamatan, Eri Cahyadi: Kini Tak Berhubungan Langsung dengan Masyarakat

PNS Diduga Tipu Warga Dipindah ke Kecamatan, Eri Cahyadi: Kini Tak Berhubungan Langsung dengan Masyarakat

Regional
Mensos Kunjungi Kakak Adik di Jember yang Derita Mikrosefalus, Beri Sejumlah Bantuan

Mensos Kunjungi Kakak Adik di Jember yang Derita Mikrosefalus, Beri Sejumlah Bantuan

Regional
Tumpahkan 2 Ton Beras ke Jalan, Warga: Itu Sumbangan Donatur untuk Acara Adat, tetapi Panitia Menyimpannya

Tumpahkan 2 Ton Beras ke Jalan, Warga: Itu Sumbangan Donatur untuk Acara Adat, tetapi Panitia Menyimpannya

Regional
Berenang di Bendungan, 3 Pemuda Terbawa Arus Sungai dan Tenggelam

Berenang di Bendungan, 3 Pemuda Terbawa Arus Sungai dan Tenggelam

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.