5 Pelaku Pembunuhan Bagus Hermadi Ditangkap, 1 Orang Masih Buron

Kompas.com - 24/08/2021, 07:41 WIB
5 dari 6 Pelaku Penikaman BH Saat diamankan dan dibawa oleh Petugas Polrestabes Surabaya, Senin (23/8/2021). KOMPAS.COM/MUCHLIS5 dari 6 Pelaku Penikaman BH Saat diamankan dan dibawa oleh Petugas Polrestabes Surabaya, Senin (23/8/2021).

SURABAYA, KOMPAS.com - Polisi telah mengungkap dan mengamankan 5 pelaku pembunuhan terhadap Bagus Hermadi (34) yang tewas bersimbah darah di Jalan Raya Balongsari Surabaya pada 19 Agustus 2021.

Sementara 1 pelaku lainnya berinisial FG masih buron.

"Satu orang ini masih DPO dan dalam pengejaran tim, Insyaallah dalam waktu dekat sudah bisa melakukan penangkapan," kata Kapolrestabes Surabaya Kombes Akhmad Yusep Gunawan kepada wartawan, Senin (23/8/2021).

Baca juga: Bermula dari Tersinggung Saat Bertemu di Lampu Merah, Pelaku BY Nekat Tikam Bagus Hermadi

Sementara 5 pelaku lain yakni BY, KM, JK, ST, dan NR. 

Yusep yang didampingi Kasubag Humas Polrestabes Surabaya AKP M Fakih beserta jajaran tim Jatanras Polrestabes Surabaya menunjukan 1 motor Honda PCX dan 1 motor Honda Beat yang menjadi barang bukti.

Selain itu juga ada rekaman CCTV, 7 buah ponsel, dan 3 sebilah senjata tajam serta pakaian pelaku.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Motifnya dari pelaku ini karena arogansi korban yang dinilai ugal-ugalan saat mengendara," papar dia.

Dari kejahatan para pelaku, terancam dijerat pasal 340 KUHP dan atau pasal 338 KUHP dan atau pasal 351 ayat (3) KUHP jo. Pasal 55 KUHP tentang tindak pidana Pembunuhan dan atau Penganiayaan yang menyebabkan kematian.

Kelima pelaku, lanjut Yusep, diamankan di kediamannya masing-masing setelah mendapat keterangan dua saksi kunci dan dilengkapi dengan CCTV saat kejadian.

Baca juga: 5 dari 6 Pelaku Penikaman Bagus Hermadi Ditangkap, Terungkap Motifnya karena Hal Ini

Ia berharap kejadian berdarah di Kota Pahlawan tidak terulang kembali sehingga ke depannya bisa terus kondusif.

"Tragedi Berdarah di Kota Surabaya semoga menjadi yang terakhir dan diharapkan agar saling menjaga dan saling mengingatkan," tandas dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Telusuri Pemilik Pinjol Ilegal yang Digerebek di Yogyakarta

Polisi Telusuri Pemilik Pinjol Ilegal yang Digerebek di Yogyakarta

Regional
Fakta Baru Polisi Banting Mahasiswa hingga Kejang-Kejang, Ditahan dan Terancam Pasal Berlapis

Fakta Baru Polisi Banting Mahasiswa hingga Kejang-Kejang, Ditahan dan Terancam Pasal Berlapis

Regional
“Beli Tomat ke Ujung Pandang, Jawa Barat Bukan Jago Kandang”

“Beli Tomat ke Ujung Pandang, Jawa Barat Bukan Jago Kandang”

Regional
11 Siswa MTs Tewas Saat Susur Sungai, Ini Instruksi Ridwan Kamil Minta untuk Kemenag Jabar dan Bupati Ciamis

11 Siswa MTs Tewas Saat Susur Sungai, Ini Instruksi Ridwan Kamil Minta untuk Kemenag Jabar dan Bupati Ciamis

Regional
Bupati Musi Banyuasin Terjaring OTT KPK, Ini Respon Gubernur Sumsel

Bupati Musi Banyuasin Terjaring OTT KPK, Ini Respon Gubernur Sumsel

Regional
Viral Video 'Memohon Keadilan Pak Kapolri' dari Seorang Wanita, Ini Penjelasan Polda Sumbar

Viral Video "Memohon Keadilan Pak Kapolri" dari Seorang Wanita, Ini Penjelasan Polda Sumbar

Regional
Wartawan di Lampung Dibegal Saat Pulang Liputan, Motor Dirampas, Kemaluan Diremas

Wartawan di Lampung Dibegal Saat Pulang Liputan, Motor Dirampas, Kemaluan Diremas

Regional
Brigadir NP, Polisi yang Banting Mahasiswa hingga Kejang-kejang, Terancam Dikenakan Pasal Berlapis

Brigadir NP, Polisi yang Banting Mahasiswa hingga Kejang-kejang, Terancam Dikenakan Pasal Berlapis

Regional
Kuli Bangunan Bunuh Istri Siri di Dalam Gudang, Kabur Naik Bus dan Menyerahkan Diri di Nganjuk, Ini Kronologinya

Kuli Bangunan Bunuh Istri Siri di Dalam Gudang, Kabur Naik Bus dan Menyerahkan Diri di Nganjuk, Ini Kronologinya

Regional
Jabar Juara Umum PON XX, Ridwan Kamil Siapkan Bonus, Besarnya Ratusan Juta Rupiah Per Atlet

Jabar Juara Umum PON XX, Ridwan Kamil Siapkan Bonus, Besarnya Ratusan Juta Rupiah Per Atlet

Regional
11 Jenazah Korban Susur Sungai Cileueur Ciamis Dibawa ke Rumah Duka

11 Jenazah Korban Susur Sungai Cileueur Ciamis Dibawa ke Rumah Duka

Regional
Usai Minum Es Kopi, Pemuda Kejang-kejang lalu Tewas di Warung Kopi

Usai Minum Es Kopi, Pemuda Kejang-kejang lalu Tewas di Warung Kopi

Regional
Jual Sabu 10 Gram karena Impitan Ekonomi, Wanita Asal Surabaya Ditangkap Polisi

Jual Sabu 10 Gram karena Impitan Ekonomi, Wanita Asal Surabaya Ditangkap Polisi

Regional
Terseret Arus, 11 Siswa MTs Harapan Baru Tewas Saat Susur Sungai di Ciamis, Jenazah Ditemukan di Muara

Terseret Arus, 11 Siswa MTs Harapan Baru Tewas Saat Susur Sungai di Ciamis, Jenazah Ditemukan di Muara

Regional
Korban Tenggelam Tak Tertolong karena Tak Ada Dokter Jaga, Kepala Puskesmas Dicopot

Korban Tenggelam Tak Tertolong karena Tak Ada Dokter Jaga, Kepala Puskesmas Dicopot

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.