Hilang Kendali Saat Menikung, Elf Pembawa Rombongan Pelayat Terguling di Ponorogo

Kompas.com - 23/08/2021, 22:25 WIB
TERBALIK—Inilah kondisi minibus elf yang terbalik di ruas jalan Sampung, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo saat membawa rombongan pelayat menuju Kabupaten Kediri, Senin (23/8/2021) KOMPAS.COM/Dokumentasi Polsek Sampung-PonorogoTERBALIK—Inilah kondisi minibus elf yang terbalik di ruas jalan Sampung, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo saat membawa rombongan pelayat menuju Kabupaten Kediri, Senin (23/8/2021)

PONOROGO, KOMPAS.com- Sebuah minibus Isuzu elf terbalik saat menikung di ruas jalan raya Sampung, Kecamatan Sampung, Ponorogo, Senin (23/8/2021).

Akibat insiden itu, sebanyak enam orang mengalami luka-luka.

Kapolsek Sampung, Iptu Marsono yang dikonfirmasi mengatakan, enam dari 11 penumpang minibus yang melayat ke Kediri mengalami luka setelah kendaraan yang ditumpangi terbalik di ruas jalan raya Sampung.

“Jadi rencananya mereka akan takziah atau melayat ke Kediri. Tetapi sampai di tikungan itu, minibus yang ditumpangi 11 orang itu terbalik,” kata Marsono.

Baca juga: Penantian Tukang Tambal Ban Bertemu Anaknya yang Diculik sejak Setahun Lalu, Bermula Menolak Lamaran

Kronologi

Marsono mengatakan, kejadian itu berawal saat minibus bernopol AE 7059 yang dikemudikan Fiqih (26) melaju dari arah Sampung menuju Kediri.

Sesampainya di tempat kejadian, kata Marsono, sopir yang mengemudikan minibus itu berusaha menghindari kendaraan dari arah berlawanan di ruas jalan menikung.

Lantaran hilang kendali, akhirnya minibus terguling hingga mengakibatkan enam penumpangnya luka-luka.

Baca juga: Korupsi Pembangunan RSUD Ponorogo, Kejaksaan Kembalikan Barang Bukti Senilai Rp 1,5 Miliar ke Kontraktor


Ilustrasi medical formSHUTTERSTOCK Ilustrasi medical form
Dua dari enam penumpang dirawat di RSUD dr. Hardjono Ponorogo karena mengalami patah kaki kanan dan luka di kepala.

Dua penumpang warga Sampung itu bernama Bayu (23) dan Siran (69)

Sementara empat penumpang lainnya Fiqih (26), Suminem (47), Karti (46) dan Suparno (55) mendapatkan perawatan di Puskesmas Sampung.

“Untuk lima penumpang yang tidak mengalami luka langsung dipulangkan,” jelas Marsono.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Dampingi Tinjau Desa karena Sakit, Kades di Banjarnegara Dijenguk Ganjar

Tak Dampingi Tinjau Desa karena Sakit, Kades di Banjarnegara Dijenguk Ganjar

Regional
Atasi Permasalahan Limbah Rumah Tangga, Warga Solo Dipaksa Pilah Sampah

Atasi Permasalahan Limbah Rumah Tangga, Warga Solo Dipaksa Pilah Sampah

Regional
Soal Bisnis Es Doger Disuntik Rp 71 M, Gibran: Duwite Ora Mlebu Neng Kantongku

Soal Bisnis Es Doger Disuntik Rp 71 M, Gibran: Duwite Ora Mlebu Neng Kantongku

Regional
Jadi Tempat Prostitusi dan Pesta Miras, 3 Hotel di Tasikmalaya Ditutup

Jadi Tempat Prostitusi dan Pesta Miras, 3 Hotel di Tasikmalaya Ditutup

Regional
Kapolda Sulteng Temui Personel Satgas Madago Raya di Poso, Minta DPO yang Serahkan Diri Diterima dengan Baik

Kapolda Sulteng Temui Personel Satgas Madago Raya di Poso, Minta DPO yang Serahkan Diri Diterima dengan Baik

Regional
Warga Karimunjawa Menolak Dibangunnya Perumahan untuk WNA: Kita Akan Tersisih

Warga Karimunjawa Menolak Dibangunnya Perumahan untuk WNA: Kita Akan Tersisih

Regional
Minyak Goreng di Minimarket Ludes Terjual Setelah Harga Turun, Pembelian Dibatasi

Minyak Goreng di Minimarket Ludes Terjual Setelah Harga Turun, Pembelian Dibatasi

Regional
Murid PAUD Meninggal Usai Divaksin, Bupati Cianjur Minta Orangtua Dampingi Anak Saat Vaksinasi

Murid PAUD Meninggal Usai Divaksin, Bupati Cianjur Minta Orangtua Dampingi Anak Saat Vaksinasi

Regional
Kekhawatiran dan Masalah yang Belum Selesai di Lingkar IKN

Kekhawatiran dan Masalah yang Belum Selesai di Lingkar IKN

Regional
Sejarawan Kaltim Bantah Anggapan Nama Ibu Kota Negara Nusantara Jawa-sentris

Sejarawan Kaltim Bantah Anggapan Nama Ibu Kota Negara Nusantara Jawa-sentris

Regional
[POPULER NUSANTARA] Bupati Langkat Kena OTT KPK | 15 Tahun Buron, Terpidana Korupsi Ditangkap di Surabaya

[POPULER NUSANTARA] Bupati Langkat Kena OTT KPK | 15 Tahun Buron, Terpidana Korupsi Ditangkap di Surabaya

Regional
Prakiraan Cuaca di Cilacap Hari Ini, 20 Januari 2022

Prakiraan Cuaca di Cilacap Hari Ini, 20 Januari 2022

Regional
Ngopi Bareng Gubernur Banten, Cara Raffi Ahmad Lobi Kelola Banten International Stadium

Ngopi Bareng Gubernur Banten, Cara Raffi Ahmad Lobi Kelola Banten International Stadium

Regional
Polisi Usut Motif Sopir Ambulans Viralkan Video Terjebak Macet hingga Pasien Meninggal

Polisi Usut Motif Sopir Ambulans Viralkan Video Terjebak Macet hingga Pasien Meninggal

Regional
Dugaan Korupsi Pengadaan iPad untuk Anggota DPRD Banjarbaru, Negara Rugi Rp 500 Juta

Dugaan Korupsi Pengadaan iPad untuk Anggota DPRD Banjarbaru, Negara Rugi Rp 500 Juta

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.