Wali Kota Ambon Kembali Masuk Kerja Setelah 3 Pekan Beristirahat karena Terpapar Covid-19

Kompas.com - 23/08/2021, 18:24 WIB
Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy memimpin apel di halaman kantor Wali Kota Ambon, Senin (23/8/2021). Richard kembali masuk kantor setelah tiga pekan lamanya beristirahat di rumah usai dinyatakan sembuh dari Covid-19 di Rumah Sakit Siloam Ambon KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTYWali Kota Ambon Richard Louhenapessy memimpin apel di halaman kantor Wali Kota Ambon, Senin (23/8/2021). Richard kembali masuk kantor setelah tiga pekan lamanya beristirahat di rumah usai dinyatakan sembuh dari Covid-19 di Rumah Sakit Siloam Ambon

AMBON,KOMPAS.com- Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy kembali masuk kerja di kantor setelah tiga pekan lamanya beristirahat di rumah usai dinyatakan sembuh dari Covid-19.

Richard diketahui terpapar Covid-19 dan harus menjalani perawatan di RSUP dr Leimena, bersama istri dan anak, pada 27 Juli 2021 lalu.

Setelah menjalani perawatan dan dinyatakan sembuh, Richard kemudian memilih beristirahat untuk memulihkan kondisi sebelum akhirnya kembali menjalankan tugas.

Baca juga: Saat Warga di Maluku Jadikan Dugong yang Terdampar sebagai Santapan, Begini Penjelasan Ahli

Pimpin apel

Di hari pertama masuk kerja setelah dinyatakan sembuh, wali kota langsung memimpin apel yang diikuti para ASN dan Tim Satgas Covid-19 Kota Ambon, Senin (23/8/2021).

Dalam arahannya, Richard tak lupa menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah mendukung dan mendoakannya agar sembuh dari corona.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Richard selama menjalani perawatan, ia mendapatkan banyak dukungan dari masyarakat baik melalui pesan pendek maupun WhatsApp

“Saya berterima kasih dan bersyukur kepada semua pihak atas perhatian yang diberikan. Begitu banyak orang kirim WA maupun SMS memberikan dukungan dalam bentuk doa, bukan saja dari masyarakat Kota Ambon tapi juga dari daerah lainnya,” kata Richard.

Meski saat itu ia tidak dapat menjalankan tugas sementara waktu, namun Richard mengaku, tetap mengikuti perkembangan Kota Ambon baik melalui laporan yang disampaikan oleh wakil wali kota, sekretaris kota maupun para pimpinan OPD dan melalui media.

“Kesimpulan saya, kinerja Pemkot Ambon bagi masyarakat dan kota ini semakin meningkat. Namun sasaran kita harus lebih dari itu karena situasi pandemi Covid-19 mengharuskan seperti itu, dari faktor kesehatan, ekonomi, maupun sosial,” ungkapnya.

Baca juga: 11 Hari Dirawat di Rumah Sakit, Wali Kota Ambon dan Istri Sembuh dari Covid-19

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polda Banten Akan Berlakukan Ganjil Genap ke Tempat Wisata Saat Libur Nataru

Polda Banten Akan Berlakukan Ganjil Genap ke Tempat Wisata Saat Libur Nataru

Regional
Desak Polisi Ungkap Pembunuh Ibu dan Bayi dalam Kantong Plastik, Warga Kupang Nyalakan 1.000 Lilin

Desak Polisi Ungkap Pembunuh Ibu dan Bayi dalam Kantong Plastik, Warga Kupang Nyalakan 1.000 Lilin

Regional
Borobudur Marathon 2021 Pancing Geliat Ekonomi Usai Terpukul Pandemi

Borobudur Marathon 2021 Pancing Geliat Ekonomi Usai Terpukul Pandemi

Regional
3 Tekanan Global yang Sedang Dihadapi Indonesia Menurut Erick Thohir

3 Tekanan Global yang Sedang Dihadapi Indonesia Menurut Erick Thohir

Regional
Urus Semua Perizinan di Surabaya Kini Wajib lewat Aplikasi, Eri Cahyadi Ungkap Alasannya

Urus Semua Perizinan di Surabaya Kini Wajib lewat Aplikasi, Eri Cahyadi Ungkap Alasannya

Regional
Petani Blitar Temukan Granat Nanas Aktif Saat Mencangkul Ladang

Petani Blitar Temukan Granat Nanas Aktif Saat Mencangkul Ladang

Regional
Berawal Lihat HP, Sopir Taksi Online Ini Rampok Penumpangnya, Korban Diikat lalu Dimasukkan ke Bagasi

Berawal Lihat HP, Sopir Taksi Online Ini Rampok Penumpangnya, Korban Diikat lalu Dimasukkan ke Bagasi

Regional
Peristiwa Berdarah di Desa OKU Sumsel, 5 Warga Tewas Ditusuk Seorang Pria

Peristiwa Berdarah di Desa OKU Sumsel, 5 Warga Tewas Ditusuk Seorang Pria

Regional
10 Hari Nol Kasus, Pasien Covid-19 Kembali Muncul di Salatiga

10 Hari Nol Kasus, Pasien Covid-19 Kembali Muncul di Salatiga

Regional
Bocah 4 Tahun di NTT Tewas Tersetrum, Diduga Petugas Salah Pasang Kabel

Bocah 4 Tahun di NTT Tewas Tersetrum, Diduga Petugas Salah Pasang Kabel

Regional
Istri yang Tewas Disiram Air Keras Pernah 3 Kali Tolak Pinangan Pelaku

Istri yang Tewas Disiram Air Keras Pernah 3 Kali Tolak Pinangan Pelaku

Regional
'ASN yang Belum Divaksin, Tahan Gaji Mereka, Ini Perintah'

"ASN yang Belum Divaksin, Tahan Gaji Mereka, Ini Perintah"

Regional
Usai Bunuh Selingkuhan Istrinya, Pria Ini Serahkan Diri

Usai Bunuh Selingkuhan Istrinya, Pria Ini Serahkan Diri

Regional
Genjot Vaksinasi, Bupati Maluku Tengah Kerahkan Seluruh ASN Turun ke Desa, Kadinas Juga Harus Terjun ke Lapangan

Genjot Vaksinasi, Bupati Maluku Tengah Kerahkan Seluruh ASN Turun ke Desa, Kadinas Juga Harus Terjun ke Lapangan

Regional
Rusak Kotak Suara hingga Pukul Polisi Saat Pilkades, 9 Orang Jadi Tersangka, Cakades Ikut Diperiksa

Rusak Kotak Suara hingga Pukul Polisi Saat Pilkades, 9 Orang Jadi Tersangka, Cakades Ikut Diperiksa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.