Timbulkan Kerumunan, Pagelaran Wayang Kulit di Gunungkidul Dibubarkan

Kompas.com - 23/08/2021, 14:12 WIB
Pembubaran Pagelaran Wayang Kulit di Kapanewon Playen, Gunungkidul Minggu (22/8/2021) malam Dokumentasi Pol PP GunungkidulPembubaran Pagelaran Wayang Kulit di Kapanewon Playen, Gunungkidul Minggu (22/8/2021) malam

YOGYAKARTA, KOMPAS.com- Petugas dari Tim Pengendalian Pengawasan Penegakan Hukum (Dalwasgakum) Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, membubarkan pagelaran wayang kulit dalam rangka syukuran, Minggu (22/8/2021) malam.

Wayang kulit yang baru saja dimulai langsung dibubarkan petugas karena menimbulkan kerumunan.

Kepala Bidang Penegakkan Perda Satuan Polisi Pamong Praja Gunungkidul, Sugito, mengatakan wayang kulit digelar oleh salah satu warga perantauan di Balai Kalurahan Ngleri, Kapanewon Playen.

Baca juga: Tak Ada Izin, Vaksinasi Massal di Sorong Nyaris Dibubarkan Satpol PP

Pihaknya yang mendapatkan informasi langsung bergerak ke lokasi bersama tim Dalwasgakum.

"Ada salah satu warga Ngleri yang menggelar syukuran, bukan ruwatan karena wayangan ruwatan beda dengan wayang biasa," kata Sugito saat dihubungi melalui sambungan telepon Senin (23/8/2021).

Setelah bernegosisasi akhirnya setelah wayang digelar beberapa saat, dalang menutup acara.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Penonton pun akhirnya membubarkan diri, karena saat pertunjukan sudah dipadati ratusan penonton.

"Informasi awal tidak ada penonton ternyata banyak yang nonton. Mungkin karena haus hiburan juga ya," ucap Sugito.

"Pertunjukan wayang sudah mulai beberapa saat langsung berhenti," kata dia.

Baca juga: Duduk Perkara Kades di Kendal Cekcok dengan Kapolsek Saat Acara Musiknya Dibubarkan

Disinggung mengenai perizinan karena dilakukan di Balai Kalurahan, Sugito, mengatakan lurah memang mengajukan permohonan rekomendasi ke Kapanewon Playen.

Namun tidak dikeluarkan perizinan.

"Jelas tidak berizin, karena saat ini sedang PPKM. Kita nego-nego sepakat untuk bubar," kata dia.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anak Punk Ditangkap Polisi Pakai Ikat Pinggang dari Rangkain Peluru, Ngaku Beli dari Penjual Barang Bekas Rp 400.000

Anak Punk Ditangkap Polisi Pakai Ikat Pinggang dari Rangkain Peluru, Ngaku Beli dari Penjual Barang Bekas Rp 400.000

Regional
Hari ke-13 Uji Coba PPKM Level 1 di Blitar, Satgas Covid-19 Gelar Operasi Yustisi

Hari ke-13 Uji Coba PPKM Level 1 di Blitar, Satgas Covid-19 Gelar Operasi Yustisi

Regional
Detik-detik Truk Kontainer Terbalik di Tol Cipularang yang Tewaskan Bos Indomaret

Detik-detik Truk Kontainer Terbalik di Tol Cipularang yang Tewaskan Bos Indomaret

Regional
NTB Masuk 10 Besar PON XX, Kedatangan Atlet Diarak Keliling Kota

NTB Masuk 10 Besar PON XX, Kedatangan Atlet Diarak Keliling Kota

Regional
Wapres Ma'ruf Amin Minta Gubernur NTT dan 5 Bupati Kerja Keras Tanggulangi Kemiskinan Ekstrem

Wapres Ma'ruf Amin Minta Gubernur NTT dan 5 Bupati Kerja Keras Tanggulangi Kemiskinan Ekstrem

Regional
Kronologi Kecelakaan yang Tewaskan Direktur Indomaret Yan Bastian di Tol Cipularang

Kronologi Kecelakaan yang Tewaskan Direktur Indomaret Yan Bastian di Tol Cipularang

Regional
Mendes PDTT: Dampak Pandemi Lebih Terasa di Kota, tapi Kemiskinan Lebih Banyak di Desa

Mendes PDTT: Dampak Pandemi Lebih Terasa di Kota, tapi Kemiskinan Lebih Banyak di Desa

Regional
Angin Kencang Timbulkan Kepanikan di Cibinong City Mal, Ini Kata BPBD

Angin Kencang Timbulkan Kepanikan di Cibinong City Mal, Ini Kata BPBD

Regional
Bak Penampungan SPBU di Makassar Bocor, Cemari Drainase

Bak Penampungan SPBU di Makassar Bocor, Cemari Drainase

Regional
Cegah Penularan Covid-19, Siswa di Pekanbaru Tak Boleh Makan Bersama Saat Jam Istirahat

Cegah Penularan Covid-19, Siswa di Pekanbaru Tak Boleh Makan Bersama Saat Jam Istirahat

Regional
Bencana Angin Kencang Landa Madiun Minggu Sore, Jumlah Rumah Rusak Terus Bertambah

Bencana Angin Kencang Landa Madiun Minggu Sore, Jumlah Rumah Rusak Terus Bertambah

Regional
Sopir Truk yang Kontainernya Timpa Mobil Bos Indomaret Melarikan Diri

Sopir Truk yang Kontainernya Timpa Mobil Bos Indomaret Melarikan Diri

Regional
Kenakan Ikat Pinggang Terbuat dari Rangkaian Peluru, Seorang Anak Jalanan Ditangkap

Kenakan Ikat Pinggang Terbuat dari Rangkaian Peluru, Seorang Anak Jalanan Ditangkap

Regional
Cerita Ibu Korban Susur Sungai, Sebelum Kejadian Anaknya Sempat 'Video Call' tapi Tak Bicara, Hanya Senyum

Cerita Ibu Korban Susur Sungai, Sebelum Kejadian Anaknya Sempat "Video Call" tapi Tak Bicara, Hanya Senyum

Regional
Seekor Harimau Sumatera Mati Setelah Terkena Jerat di Riau

Seekor Harimau Sumatera Mati Setelah Terkena Jerat di Riau

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.