80 Persen Pelaku Pariwisata Kota Blitar Sudah Divaksin Covid-19

Kompas.com - 23/08/2021, 13:46 WIB
Ratusan pekerja sektor perhotelan dan restoran di Kota Blitar mengikuti vaksinasi dosis kedua di Rumah Sakit Aminah, Senin (23/8/2021) KOMPAS.COM/ASIP HASANIRatusan pekerja sektor perhotelan dan restoran di Kota Blitar mengikuti vaksinasi dosis kedua di Rumah Sakit Aminah, Senin (23/8/2021)

BLITAR, KOMPAS.com - Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Blitar menyatakan setidaknya 80 persen dari pekerja dan pelaku usaha sektor pariwisata di Kota Blitar telah mendapatkan suntikan vaksin Covid-19.

Sementara 60 persen dari 678 pekerja di perusahaan yang tergabung dalam PHRI Kota Blitar sudah disuntik vaksin dosis kedua.

"Vaksinasi yang  PHRI organisir saja diikuti oleh 329 dari 678 pekerja dan pelaku pariwisata. Hari ini penyelesaian suntikan dosis kedua," ujar Sekretaris PHRI Kota Blitar Reza Hasjim kepada wartawan di sela penyelenggaraan vaksinasi bagi 329 pekerja hotel dan restoran di Kota Blitar, Senin (23/8/2021).

Baca juga: Sebanyak 578 Anak di Blitar Kehilangan Orangtuanya akibat Covid-19, Ada yang Masih Balita

Sebanyak 329 pekerja itu, ujar Reza, mendapatkan suntikan vaksin AstraZeneca.

"Hari ini yang belum dapat suntikan dosis kedua tinggal 2 orang saja, karena berhalangan hadir. Vaksinasi dosis kedua untuk mereka akan dijadwal ulang awal September," jelasnya.

Suntikan dosis pertama, tambahnya, sudah dilakukan pada Mei lalu.

Reza menuturkan, meski jumlah yang divaksin dosis kedua itu baru sekitar 48,52 persen dari total pekerja dan pelaku usaha pariwisata, sisa lainnya banyak mengikuti vaksinasi di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

Mereka yang mengikuti vaksinasi di lingkungan masing-masing, kata Reza, mencapai lebih dari 220 orang. Dengan demikian, total pekerja sektor pariwisata yang divaksin mencapai lebih dari 80 persen.

Baca juga: Tagihan PBB Naik 3 Kali Lipat di Tengah Pandemi, PHRI Kota Blitar Protes

Reza menegaskan bahwa pekerja dan pelaku usaha pariwisata memiliki komitmen yang tinggi untuk ikut menyukseskan tercapainya target vaksinasi.

Sisa 20 persen dari 678 orang yang belum divaksin, ujarnya, saat ini sedang dalam antrean mendapatkan giliran vaksin di lingkungan masing-masing.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Karyawati BRI Link Kejar Perampok yang Gasak Rp 50 Juta dari Tempat Kerjanya, Aksinya Terhenti Setelah Ditembak Pelaku

Karyawati BRI Link Kejar Perampok yang Gasak Rp 50 Juta dari Tempat Kerjanya, Aksinya Terhenti Setelah Ditembak Pelaku

Regional
Seorang Warga Cilacap Jadi Korban Kecelakaan Maut Rapak Balikpapan

Seorang Warga Cilacap Jadi Korban Kecelakaan Maut Rapak Balikpapan

Regional
Dinsos Tasikmalaya Jamin Biaya Hidup Korban Pemerkosaan Kakek 77 Tahun

Dinsos Tasikmalaya Jamin Biaya Hidup Korban Pemerkosaan Kakek 77 Tahun

Regional
Usut Tewasnya Warga Usai Pesta Miras di Blora, Polisi Lakukan Otopsi

Usut Tewasnya Warga Usai Pesta Miras di Blora, Polisi Lakukan Otopsi

Regional
Buntut Bebasnya 2 Pemerkosa Gadis Keterbelakangan Mental, Penyidik Polres Serang Diperiksa

Buntut Bebasnya 2 Pemerkosa Gadis Keterbelakangan Mental, Penyidik Polres Serang Diperiksa

Regional
Kontak Senjata Terjadi di Kiwirok, 1 Personel Satgas Cartenz Alami Luka Tembak

Kontak Senjata Terjadi di Kiwirok, 1 Personel Satgas Cartenz Alami Luka Tembak

Regional
Cerita Warga Solo yang Kebanjiran akibat Luapan Kali Jenes, Dirikan Tenda hingga Mengungsi ke Balai

Cerita Warga Solo yang Kebanjiran akibat Luapan Kali Jenes, Dirikan Tenda hingga Mengungsi ke Balai

Regional
Fakta Baru Kasus Dugaan Suap dari Istri Bandar Narkoba, Kapolrestabes Medan Dicopot, 5 Anak Buah Dipecat

Fakta Baru Kasus Dugaan Suap dari Istri Bandar Narkoba, Kapolrestabes Medan Dicopot, 5 Anak Buah Dipecat

Regional
Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Melonguane di Talaud Sulut, BPBD: Dirasakan Warga

Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Melonguane di Talaud Sulut, BPBD: Dirasakan Warga

Regional
Belajar dari Kecelakaan Maut Truk di Rapak

Belajar dari Kecelakaan Maut Truk di Rapak

Regional
Perampokan di BRI Link Lampung Timur, Seorang Pegawai Tewas Ditembak, Korban Sempat Curigai Pelaku

Perampokan di BRI Link Lampung Timur, Seorang Pegawai Tewas Ditembak, Korban Sempat Curigai Pelaku

Regional
Covid-19 Varian Omicron Terdeteksi di Cilacap, Ini Penjelasan Dinkes

Covid-19 Varian Omicron Terdeteksi di Cilacap, Ini Penjelasan Dinkes

Regional
Edarkan Sabu, Pria Asal Minahasa Selatan Terancam 20 Tahun Penjara

Edarkan Sabu, Pria Asal Minahasa Selatan Terancam 20 Tahun Penjara

Regional
BPK Bengkulu: Setiap Tahun Pemda Beri Hibah untuk Polda dan Jaksa, Ini Daftarnya

BPK Bengkulu: Setiap Tahun Pemda Beri Hibah untuk Polda dan Jaksa, Ini Daftarnya

Regional
Warga Tasikmalaya: Mending Beli Minyak di Mal, Murah, di Pasar Minyak Curah Masih Mahal

Warga Tasikmalaya: Mending Beli Minyak di Mal, Murah, di Pasar Minyak Curah Masih Mahal

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.