Terungkap, Pria Ini Bunuh Kekasihnya yang Hamil 8 Bulan karena Emosi Korban Tak Mau Gugurkan Kandungan

Kompas.com - 22/08/2021, 14:20 WIB
Gelar perkara kasus pembunuhan perempuan hamil di Mapolrestabes Srmarang, Minggu (22/8/2021) KOMPAS.com/RISKA FARASONALIAGelar perkara kasus pembunuhan perempuan hamil di Mapolrestabes Srmarang, Minggu (22/8/2021)

SEMARANG, KOMPAS.com - Polisi akhirnya dapat mengungkap kasus pembunuhan perempuan yang tengah hamil delapan bulan di Kota Semarang.

Dalam kasus tersebut, ADS (18), warga Solo yang tak lain adalah kekasih sang korban telah ditetapkan tersangka oleh pihak kepolisian.

Tersangka tega mengakhiri hidup kekasihnya SAN (23) lantaran merasa emosi kepada korban yang menolak menggugurkan bayi dalam kandungannya.

Kapolrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar mengungkapkan, kejadian bermula dari upaya permintaan bantuan dari tersangka kepada tetangga indekos.

Baca juga: Perempuan Hamil 8 Bulan di Semarang Diduga Tewas Dibunuh Kekasihnya Sendiri

"Ketika minta bantuan ke tetangga kamar, tersangka seolah-olah menyampaikan bahwa pacarnya ditemukan meninggal saat sedang tidur," kata Irwan, saat gelar perkara di Mapolrestabes Semarang, Minggu (22/8/2021).

Namun, polisi menemukan adanya kejanggalan setelah melihat hasil pemeriksaan pada tubuh korban.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tersangka diduga mati lemas karena mendapat sejumlah kekerasan fisik, termasuk di bagian perut korban yang sedang hamil.

Tersangka dan korban diketahui sudah tinggal bersama sekitar tiga bulan di indekos daerah Simongan, Semarang Barat, yang merupakan tempat kejadian perkara (TKP).

Dia menyebut, tersangka menghabisi nyawa korban karena permintaan untuk menggugurkan bayi dalam kandungan ditolak.

"Tersangka meminta beruangkali kepada korban untuk menggugurkan kandungan. Intinya korban tidak berkenan mengikuti permintaan tersangka," ujar dia.

Selain itu, berdasarkan pengakuan tersangka kejadian itu juga dipicu lantaran korban kerapkali meminta tolong kepadanya untuk mengambilkan barang-barang.

"Karena saya sering disuruh pacar saya meminta mengambilkan barang yang sering buat saya emosi, sering mengambil air minum, baju atau disuruh bantuin ke kamar mandi," kata ADS.

Diketahui, hubungan asmara yang terjalin sekitar satu tahun ini juga tidak mendapatkan restu oleh orangtua tersangka.

Baca juga: Ini 2 KKB Papua Paling Berbahaya dan Sosok Pemimpinnya

"Saya ketemu pacar saya di sebuah angkringan di Solo. Orangtua saya tidak setuju dengan hubungan saya karena beda jauh umurnya. Saya jadi tukang rosok baru tamat SMA di Solo lalu ke Semarang," ucap dia.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 338 dan atau Pasal 440 KUHP tentang Pembunuhan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Sebelumnya, penemuan jasad perempuan berinisial SAN (23) warga Blora ini sempat menggegerkan warga pada Jumat (20/8/2021).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Daftar Lengkap UMK 27 Kabupaten/Kota di Jabar 2022, Tertinggi Bekasi, Terendah Banjar Rp 1,8 Juta

Daftar Lengkap UMK 27 Kabupaten/Kota di Jabar 2022, Tertinggi Bekasi, Terendah Banjar Rp 1,8 Juta

Regional
Seorang Pemuda Ditangkap Saat Hendak Cabuli Seorang Nenek di Kebun

Seorang Pemuda Ditangkap Saat Hendak Cabuli Seorang Nenek di Kebun

Regional
Kapal Kargo Pengangkut Pupuk Terbakar di Perairan Cilacap

Kapal Kargo Pengangkut Pupuk Terbakar di Perairan Cilacap

Regional
Berlaku Mulai 1 Desember 2021, Menyeberang Jawa-Bali Harus Pakai Tiket Online

Berlaku Mulai 1 Desember 2021, Menyeberang Jawa-Bali Harus Pakai Tiket Online

Regional
ODGJ Bakar Rumah dan Bacok Tetangga hingga Kritis, Ternyata Pernah Bunuh 2 Orang Saat Mengamuk

ODGJ Bakar Rumah dan Bacok Tetangga hingga Kritis, Ternyata Pernah Bunuh 2 Orang Saat Mengamuk

Regional
Gibran Sebut Solo Diuntungkan Adanya Jalan Tol Solo-Ngawi

Gibran Sebut Solo Diuntungkan Adanya Jalan Tol Solo-Ngawi

Regional
Cabuli Anak Tiri yang Masih di Bawah Umur, Seorang Pria di Ngawi Ditangkap

Cabuli Anak Tiri yang Masih di Bawah Umur, Seorang Pria di Ngawi Ditangkap

Regional
Tantang Warga Berkelahi, Preman Kampung Tewas Dikeroyok Warga, 35 Orang Diamankan

Tantang Warga Berkelahi, Preman Kampung Tewas Dikeroyok Warga, 35 Orang Diamankan

Regional
Fakta Pembunuhan Wanita di Jalan Kaliurang, Pelaku Masih Pelajar dan Korban Sempat Melawan

Fakta Pembunuhan Wanita di Jalan Kaliurang, Pelaku Masih Pelajar dan Korban Sempat Melawan

Regional
Daftar Lengkap UMK 38 Kabupaten Kota di Jatim 2022, Surabaya Tertinggi, Sampang Terendah

Daftar Lengkap UMK 38 Kabupaten Kota di Jatim 2022, Surabaya Tertinggi, Sampang Terendah

Regional
Jalan Rusak Dihantam Gelombang, Anak-anak di Sikka Terpaksa Jalan Kaki 5 Kilometer ke Sekolah

Jalan Rusak Dihantam Gelombang, Anak-anak di Sikka Terpaksa Jalan Kaki 5 Kilometer ke Sekolah

Regional
Daftar Lengkap UMK 35 Kabupaten/Kota di Jateng Tahun 2022, Kota Semarang Tertinggi

Daftar Lengkap UMK 35 Kabupaten/Kota di Jateng Tahun 2022, Kota Semarang Tertinggi

Regional
Sering Diejek Teman Dekatnya, Pria Ini Ajak 3 Pelajar SMP Bunuh Korban, Begini Kronologinya

Sering Diejek Teman Dekatnya, Pria Ini Ajak 3 Pelajar SMP Bunuh Korban, Begini Kronologinya

Regional
Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19, RSUD Gresik Siapkan 300 Tempat Tidur hingga IGD Khusus

Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19, RSUD Gresik Siapkan 300 Tempat Tidur hingga IGD Khusus

Regional
Antisipasi Varian Omicron, Ini Upaya Satgas Covid-19 Jatim

Antisipasi Varian Omicron, Ini Upaya Satgas Covid-19 Jatim

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.