Meski Stok Tersedia, Capaian Vaksinasi Tiga Kabupaten di Kalbar Rendah

Kompas.com - 21/08/2021, 15:41 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Kalbar Harisson KOMPAS.COM/HENDRA CIPTAKepala Dinas Kesehatan Kalbar Harisson

PONTIANAK, KOMPAS.com – Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Barat (Kalbar) Harisson menyebut, ada tiga kabupaten di Provinsi Kalbar yang memiliki capaian vaksinasi rendah.

Padahal stok vaksin sudah didistribusikan ke masing-masing daerah.

“Ketiga kabupaten tersebut adalah Kabupaten Ketapang, Kabupaten Sambas, dan Kabupaten Sanggau,” kata Harisson kepada wartawan, Sabtu (21/8/2021).

Baca juga: Dinkes Kalbar Ancam Tutup Laboratorium yang Pasang Harga Tes PCR di Atas Rp 525.000

Harisson menjelaskan, Kabupaten Ketapang dengan sasaran 414.520 jiwa, baru melakukan vaksinasi dosis pertama 8,82 persen dan vaksinasi dosis dua, 6,12 persen.

Kemudian Kabupaten Sambas dengan sasaran 446.672 jiwa, tercatat baru melakukan vaksinasi dosis pertama 9,66 persen dan vaksinasi dosis kedua 6,73 persen.

Baca juga: Dinkes Sebut Covid-19 Varian Delta Sudah Ada di Kalbar Sejak Juni 2021

Terendah ketiga, lanjut Harisson, Kabupaten Sanggau baru melakukan vaksinasi dosis pertama 9,71 persen dan vaksinasi dosis kedua 7,52 persen dengan sasaran 352.360 jiwa. 

“Ketiga kabupaten ini saya harap tidak malas melakukan vaksinasi kepada masyarakat, karena vaksin yang tersedia, harusnya sudah cukup untuk pelaksanaan vaksinasi,” ucap Harisson.

Dirincikan, hitungan di atas kertas, Kabupaten Ketapang ada stok sebanyak 14.166 dosis vaksin, Kabupaten Sambas 11.966 dosis vaksin dan Kabupaten Sanggau 11.716 dosis vaksin.

“Dosis yang tersedia ini saya rasa cukup banyak. Silakan habiskan secepatnya, jangan malas-malasan, kasihan masyarakat. Kita harus mengejar tercapainya herd imunity atau kekebalan kelompok, agar keluar dari pandemi,” tutup Harisson.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Periksa 20 Saksi Terkait Kasus Bentrokan Warga di Sorong

Polisi Periksa 20 Saksi Terkait Kasus Bentrokan Warga di Sorong

Regional
Saat Gibran Main Bulu Tangkis Bareng Sigit Budiarto, Begini Hasil Akhirnya

Saat Gibran Main Bulu Tangkis Bareng Sigit Budiarto, Begini Hasil Akhirnya

Regional
Briptu BH Tertembak di Bagian Pipi Saat Amankan Bentrokan di Maluku Tengah

Briptu BH Tertembak di Bagian Pipi Saat Amankan Bentrokan di Maluku Tengah

Regional
KM Pantokrator Keluarkan Kepulan Asap Saat Berlabuh di Samarinda, Penumpang Panik

KM Pantokrator Keluarkan Kepulan Asap Saat Berlabuh di Samarinda, Penumpang Panik

Regional
Gubernur Riau Gandeng ICC untuk Kembangkan Komoditas Kelapa

Gubernur Riau Gandeng ICC untuk Kembangkan Komoditas Kelapa

Regional
Rugikan Negara Rp 11 Miliar, Mantan Ketua KONI Bengkulu Divonis 11 Tahun

Rugikan Negara Rp 11 Miliar, Mantan Ketua KONI Bengkulu Divonis 11 Tahun

Regional
Pegadaian : Barang yang Bisa Digadai, Syarat, dan Ciri Usaha Gadai Gelap

Pegadaian : Barang yang Bisa Digadai, Syarat, dan Ciri Usaha Gadai Gelap

Regional
Lima Tahanan yang Kabur di Tanggamus Lampung Ternyata Komplotan Spesialis Pencurian Warung

Lima Tahanan yang Kabur di Tanggamus Lampung Ternyata Komplotan Spesialis Pencurian Warung

Regional
Sengketa Lahan, Penyebab Bentrok di Maluku Tengah yang Menewaskan 2 Warga dan Lukai 1 Polisi

Sengketa Lahan, Penyebab Bentrok di Maluku Tengah yang Menewaskan 2 Warga dan Lukai 1 Polisi

Regional
'Kami Minta Masyarakat Tidak Menyebarkan Foto dan Video Situasi Bentrok dan Kondisi Korban'

"Kami Minta Masyarakat Tidak Menyebarkan Foto dan Video Situasi Bentrok dan Kondisi Korban"

Regional
Anggotanya Perkosa Mahasiswi, Kapolresta Banjarmasin Minta Maaf

Anggotanya Perkosa Mahasiswi, Kapolresta Banjarmasin Minta Maaf

Regional
Seorang Polisi Tertembak Saat Mengamankan Bentrokan Warga di Maluku Tengah, Begini Kondisinya

Seorang Polisi Tertembak Saat Mengamankan Bentrokan Warga di Maluku Tengah, Begini Kondisinya

Regional
Polisi Amankan 8 Truk Ekspedisi Berstiker Pertamina Bawa Barang Bekas Ilegal dari Malaysia

Polisi Amankan 8 Truk Ekspedisi Berstiker Pertamina Bawa Barang Bekas Ilegal dari Malaysia

Regional
Mendagri Malaysia Kunjungi Kampung Asalnya di Kampar Riau, Makan 'Bajambau' di Masjid Tanpa Paku

Mendagri Malaysia Kunjungi Kampung Asalnya di Kampar Riau, Makan "Bajambau" di Masjid Tanpa Paku

Regional
Bentrok 2 Desa di Maluku Tengah, Polisi Minta Warga Tahan Diri

Bentrok 2 Desa di Maluku Tengah, Polisi Minta Warga Tahan Diri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.