Kompas.com - 21/08/2021, 14:27 WIB
Kamar kos korban dipasang garis polisi, Jumat (20/8/2021) KOMPAS.com/RISKA FARASONALIAKamar kos korban dipasang garis polisi, Jumat (20/8/2021)

SEMARANG, KOMPAS.comPerempuan hamil delapan bulan yang ditemukan tewas di kamar kosnya daerah Jalan Condro Kusumo, Semarang Barat, diduga dibunuh oleh kekasihnya sendiri.

Wakasatreskrim Polrestabes Semarang AKP Agus Supriyadi mengatakan, korban berinisial SAN (23) warga Blora, diduga dibunuh oleh kekasihnya, ADS (19).

"Betul ada dugaan pembunuhan. Diduga dibunuh oleh kekasihnya sendiri," kata AKP Agus saat dikonfirmasi, Sabtu (21/8/2021).

Baca juga: Perempuan Hamil 8 Bulan di Semarang Ditemukan Tewas di Kamar Kos, Wajahnya Membiru

Sebelumnya, jasad perempuan 23 tahun itu ditemukan terbujur kaku dengan wajah sudah membiru dan mulut berbusa pada Jumat (20/8/2021) sekira pukul.13.00 WIB.

Saat ini terduga pelaku ADS asal Solo telah diamankan polisi untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Pelaku masih diperiksa penyidik, sementara dugaan pembunuhan," ujarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Belum diketahui motif terduga pelaku melakukan pembunuhan tersebut. Namun, pihak kepolisian akan segera mengungkap kasus tersebut dalam gelar perkara.

"Rencana secepatnya kita ekspos," katanya.

Baca juga: Mengungkap Misteri Pelaku Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang

Berdasarkan informasi, polisi sempat menggiring terduga pelaku ke tempat lokasi kejadian (TKP) untuk pra rekonstruksi pada Jumat malam.

Saksi mata Andito (19), salah satu penghuni kos mengaku, saat hendak berangkat kerja Jumat pagi, dirinya masih melihat korban duduk di depan kos-kosan.

"Pulang kerja saya langsung Jumatan. Habis Jumatan sampai kos dipanggil pacar korban minta tolong. Pas saya lihat mukanya sudah hitam. Kurang lebih jam 1-an. Saya langsung laporan ke Pak RT," jelasnya di lokasi.

Ia mengatakan korban bersama pacarnya memang sudah tinggal bersama sejak tiga bulan yang lalu di kamar lantai dua khusus pasutri.

"Setahu saya mereka kos bareng sekamar. Awalnya mengaku pasutri. Korban ternyata udah hamil sekitar 8 bulan," ucapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Terima Digugat Cerai, Pria Ini Sebar Video Hubungan Intim dengan Mantan Istri

Tak Terima Digugat Cerai, Pria Ini Sebar Video Hubungan Intim dengan Mantan Istri

Regional
Pemkot Surabaya Bangun Saluran yang Terkoneksi ke Laut, Ini Tujuannya

Pemkot Surabaya Bangun Saluran yang Terkoneksi ke Laut, Ini Tujuannya

Regional
Seorang 'Debt Collector' di Surabaya Bacok Mantan Istri, Dipicu Cemburu Lihat Korban dengan Pria Lain

Seorang "Debt Collector" di Surabaya Bacok Mantan Istri, Dipicu Cemburu Lihat Korban dengan Pria Lain

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 6 Desember 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 6 Desember 2021

Regional
Disebut Bikin e-KTP Molor 1 Tahun, Ini Jawaban Disdukcapil Sumedang

Disebut Bikin e-KTP Molor 1 Tahun, Ini Jawaban Disdukcapil Sumedang

Regional
Pencuri Kalung Emas yang Tinggalkan Sepeda Motornya Ditangkap, Ternyata Sudah Beraksi di 50 Tempat

Pencuri Kalung Emas yang Tinggalkan Sepeda Motornya Ditangkap, Ternyata Sudah Beraksi di 50 Tempat

Regional
Warga Desa Ini Ungkap Pertanda Erupsi Gunung Semeru, Salah Satunya Aliran Air Jadi Keruh

Warga Desa Ini Ungkap Pertanda Erupsi Gunung Semeru, Salah Satunya Aliran Air Jadi Keruh

Regional
1 Anggota KKB Tewas dalam Kontak Senjata di Intan Jaya, Ini Kata Polisi

1 Anggota KKB Tewas dalam Kontak Senjata di Intan Jaya, Ini Kata Polisi

Regional
PMI Kota Magelang Kirim 1 Ton Beras untuk Korban Erupsi Gunung Semeru

PMI Kota Magelang Kirim 1 Ton Beras untuk Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Ridwan Kamil Terjunkan JQR, Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ridwan Kamil Terjunkan JQR, Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Perampok Bank di Karawang Juga Rencana Rampok Selebritis di Jakarta, Intip Aktivitas Lewat YouTube

Perampok Bank di Karawang Juga Rencana Rampok Selebritis di Jakarta, Intip Aktivitas Lewat YouTube

Regional
Viral Unggahan Penculikan Anak, Polda Sulut: Itu Hoaks, Masyarakat Jangan Mudah Percaya

Viral Unggahan Penculikan Anak, Polda Sulut: Itu Hoaks, Masyarakat Jangan Mudah Percaya

Regional
Ahli Bedah Plastik Dikirim untuk Tangani Korban Luka Bakar akibat Letusan Gunung Semeru

Ahli Bedah Plastik Dikirim untuk Tangani Korban Luka Bakar akibat Letusan Gunung Semeru

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 6 Desember 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 6 Desember 2021

Regional
Mahasiswa Unri Demo, Minta Dosen Tersangka Pelecehan Diberhentikan

Mahasiswa Unri Demo, Minta Dosen Tersangka Pelecehan Diberhentikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.