Soal Permintaan PTM Ditunda, Wali Kota Batam: Kalau Semua Siswa Sudah Divaksin, Saya Akan Izinkan

Kompas.com - 21/08/2021, 06:21 WIB
Wali Kota Batam HM Rudi KOMPAS.com/HADI MAULANAWali Kota Batam HM Rudi

BATAM, KOMPAS.com – Wali Kota Batam Muhammad Rudi menegaskan bahwa keputusan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Batam, Kepulauan Riau (Kepri) akan tetap dilaksanakan, apabila vaksinasi dosis pertama di Batam sudah mencapai angka 100 persen.

Sementara vaksinasi dosis pertama di Batam kini baru mencapai angka 67,37 persen.

Rudi juga menegaskan bahwa keputusan penyelenggaraan PTM di Batam merupakan hak dari Ketua Gugus Tugas Kota Batam, dalam hal ini Wali Kota Batam.

"Tolong dibedakan antara kewenangan mendirikan sekolah, dengan pemberian izin pelaksanaan. Untuk sekolah tatap muka, satu saja jawabannya, kalau anak sekolah sudah semuanya divaksin saya akan izinkan," ujar Rudi, Jumat (20/8/2021).

Baca juga: Kasus Positif Covid-19 Menurun, Gubernur Kepri Tetap Sarankan Pembelajaran Tatap Muka Ditunda

Pernyataan ini dilontarkannya menanggapi permintaan Gubernur Kepri Ansar Ahmad, agar seluruh Bupati dan Wali Kota di Kepri dapat menunda rencana PTM untuk siswa sekolah.

"Mau level apa saja, baik TK, SD, SMP dan SMA atau SMK. Saya yang punyak hak mengizinkan itu," tambah Rudi.

Penegasan ini juga diakuinya berlaku bagi aktivitas perkuliahan. Apabila mahasiwa dan mahasiswi tidak tervaksin, maka Pemkot Batam tidak akan memberikan izin untuk belajar tatap muka.

Sehingga ia kembali meminta Gubernur Kepri Ansar Ahmad untuk mendistribusikan vaksin ke Batam sesuai dengan kebutuhan.

Baca juga: Wali Kota Batam Ingatkan Pemprov Kepri, Jatah Vaksin Harus Sesuai dengan Jumlah Penduduk

"Tugas kami sekarang hanya vaksin sebenarnya. Vaksin dari pusat singgahnya di Provinsi. Maka dengan pemerintah provinsi, saya berharap kalau vaksinnya sudah hadir, diserahkan kepada daerah agar kami bisa menggunakan," papar Rudi.

Sementara ini, Rudi mengimbau mulai dari sekolah, guru, peserta didik dan orangtua tetap menjaga kesehatan dengan menerapkan protokol kesehatan.

"Pakai masker, jaga jarak, mencuci tangan dan menggunakan handsanitizer," terang Rudi.

Seperti diketahui, sasaran vaksinasi siswa atau pelajar di Kota Batam sebanyak 117.866 orang.

Untuk vaksinasi dosis pertama untuk pelajar kini mencapai 37,93 persen atau 44.712 orang. Sementara untuk dosis kedua baru mencapai 4,47 persen atau baru 5.272 orang.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KLHK Gugat 2 Perusahaan Pembakar Hutan dan Lahan di Kalimantan

KLHK Gugat 2 Perusahaan Pembakar Hutan dan Lahan di Kalimantan

Regional
45 KK dari 2 Kecamatan di Jember Terdampak Banjir, Sebuah Jembatan Ambruk

45 KK dari 2 Kecamatan di Jember Terdampak Banjir, Sebuah Jembatan Ambruk

Regional
Polisi Bebaskan 2 Pemerkosa Gadis Keterbelakangan Mental, Ini Alasannya

Polisi Bebaskan 2 Pemerkosa Gadis Keterbelakangan Mental, Ini Alasannya

Regional
Siswa SD di Tasikmalaya Meninggal Dunia Usai Divaksin, Ini Penjelasan Dinkes

Siswa SD di Tasikmalaya Meninggal Dunia Usai Divaksin, Ini Penjelasan Dinkes

Regional
Terendam Rob, SD di Kendal Tidak Bisa Gelar PTM

Terendam Rob, SD di Kendal Tidak Bisa Gelar PTM

Regional
Bahu Bharatu Bachtiar Tertembak KKB hingga Terjadi Kontak Senjata

Bahu Bharatu Bachtiar Tertembak KKB hingga Terjadi Kontak Senjata

Regional
[POPULER NUSANTARA] Jembatan di Karawang Senilai Rp 10 M Ambles | Pedagang Pasar Legi Solo Mengeluh ke Gibran

[POPULER NUSANTARA] Jembatan di Karawang Senilai Rp 10 M Ambles | Pedagang Pasar Legi Solo Mengeluh ke Gibran

Regional
Target Vaksinasi Lansia Tercapai, Kota Padang Segera Gelar Vaksinasi Anak 6-11 Tahun

Target Vaksinasi Lansia Tercapai, Kota Padang Segera Gelar Vaksinasi Anak 6-11 Tahun

Regional
Mari Bantu Oktavia yang 12 Tahun Hanya Bisa Terbaring karena Hidrosefalus

Mari Bantu Oktavia yang 12 Tahun Hanya Bisa Terbaring karena Hidrosefalus

Regional
Akhir Kisah Bocah 9 Tahun, Diterkam dan Dibawa Buaya, Lalu Ditemukan Tewas di Sungai

Akhir Kisah Bocah 9 Tahun, Diterkam dan Dibawa Buaya, Lalu Ditemukan Tewas di Sungai

Regional
Dinkes Kalsel Butuh 440.000 Dosis Vaksin Sinovac untuk Lanjutkan Vaksinasi Anak

Dinkes Kalsel Butuh 440.000 Dosis Vaksin Sinovac untuk Lanjutkan Vaksinasi Anak

Regional
Toko Mebel Hangus Terbakar, Pemilik Merugi hingga Ratusan Juta Rupiah

Toko Mebel Hangus Terbakar, Pemilik Merugi hingga Ratusan Juta Rupiah

Regional
'Kami Ditipu, Kami Diiming-imingi Akan Diurus Jadi Veteran'

"Kami Ditipu, Kami Diiming-imingi Akan Diurus Jadi Veteran"

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 17 Januari 2022

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 17 Januari 2022

Regional
5 Mercusuar Bersejarah di Indonesia, Ada yang Dibangun di Aceh, tapi Gunakan Tenaga Ratusan Warga Ambon

5 Mercusuar Bersejarah di Indonesia, Ada yang Dibangun di Aceh, tapi Gunakan Tenaga Ratusan Warga Ambon

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.