Kompas.com - 20/08/2021, 21:36 WIB
Bupati Bogor Ade Yasin saat menghadiri acara vaksinasi massal di Stadion Pakansari, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (19/8/2021). KOMPAS.COM/AFDHALUL IKHSANBupati Bogor Ade Yasin saat menghadiri acara vaksinasi massal di Stadion Pakansari, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (19/8/2021).

 

Berdasarkan data tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor, keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Ratio (BOR) di sejumlah rumah sakit rujukan Covid-19 turun 32,67 persen atau di bawah standar aman dari WHO.

"Data hingga 17 Agustus 2021, ICU terisi 55,19 persen dan BOR isolasi 32,67 persen, artinya ini sudah sangat signifikan penurunannya, dibandingkan bulan lalu yang sampai terisi 100 persen," ungkapnya.

Ade yang juga sebagai Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor meminta masyarakat untuk terus waspada terhadap penyebaran virus Corona varian baru.

Meski kasus Covid-19 mulai menunjukkan penurunan, menurut Ade, penularan bisa saja terjadi jika tidak menerapkan protokol kesehatan.

"Mudah-mudahan kasus Covid-19 di Kabupaten Bogor terus mengalami penurunan, tentunya dengan usaha kita bersama dalam menerapkan protokol kesehatan serta percepatan vaksin," terangnya.

Baca juga: Warga Kabupaten Bogor Kini Bisa Vaksinasi di Tiap Kecamatan, Ini Ketentuannya

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sejauh ini, lanjut Ade, vaksinasi rutin dilakukan setiap hari di 101 Puskesmas.

Selain itu, vaksinasi massal juga dilaksanakan di kecamatan setiap hari Senin dan Rabu, juga vaksinasi massal di Stadion Pakansari setiap Selasa dan Kamis.

Kemudian, vaksinasi keliling untuk di wilayah yang tidak terjangkau atau untuk warga-warga yang tidak bisa hadir langsung seperti lansia dan komorbid.

Adapun tenaga vaksinator juga sudah dikerahkan seperti dokter, perawat, bidan di setiap lokasi vaksinasi.

"Kami berharap melalui upaya PPKM dan vaksinasi ini dapat segera berakhir, masyarakat sehat, perekonomian tumbuh dan bangkit kembali dan kita bisa hidup normal kembali," imbuhnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Bocah 9 Tahun Buat Karya Seni Instalasi dari Barang Bekas, Berawal Kesedihan Liat Sampah di Laut

Cerita Bocah 9 Tahun Buat Karya Seni Instalasi dari Barang Bekas, Berawal Kesedihan Liat Sampah di Laut

Regional
Komplotan Copet Mandalika Pernah Raup Rp 200 Juta di Makau

Komplotan Copet Mandalika Pernah Raup Rp 200 Juta di Makau

Regional
Viral, Video Mahasiswa KKN Diusir karena Menghina Desa, Ini Cerita Sebenarnya

Viral, Video Mahasiswa KKN Diusir karena Menghina Desa, Ini Cerita Sebenarnya

Regional
Sosok Temianus Magayang, Pentolan KKB Otak Kerusuhan Yahukimo, Terlibat Rentetan Pembunuhan dan Tertembak Saat Ditangkap

Sosok Temianus Magayang, Pentolan KKB Otak Kerusuhan Yahukimo, Terlibat Rentetan Pembunuhan dan Tertembak Saat Ditangkap

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pentolan KKB di Yahukimo Ditangkap | Tragedi Kecelakaan Minibus di Kediri

[POPULER NUSANTARA] Pentolan KKB di Yahukimo Ditangkap | Tragedi Kecelakaan Minibus di Kediri

Regional
Kantor PSS Sleman Dibakar OTK, Ini Kata Polisi

Kantor PSS Sleman Dibakar OTK, Ini Kata Polisi

Regional
Kantornya Dibakar, Dirut PSS Sleman: Kalau Ada Kekecewaan Kita Maklum

Kantornya Dibakar, Dirut PSS Sleman: Kalau Ada Kekecewaan Kita Maklum

Regional
2 Asrama Mahasiswa di Makassar Diserang Puluhan OTK, Pelaku Pakai Topeng, Bawa Sajam, Bom Molotov hingga Pistol Rakitan

2 Asrama Mahasiswa di Makassar Diserang Puluhan OTK, Pelaku Pakai Topeng, Bawa Sajam, Bom Molotov hingga Pistol Rakitan

Regional
Dirut Liga Indonesia Baru Kecam Pembakaran 'Omah PSS' Sleman: Itu Bukan Suporter, tapi Perusuh...

Dirut Liga Indonesia Baru Kecam Pembakaran "Omah PSS" Sleman: Itu Bukan Suporter, tapi Perusuh...

Regional
Cerita Saksi Lihat Pemotor di Depannya Tewas Tergencet Avanza, 'Mobilnya Tiba-tiba Oleng, Tabrak Motor Saya hingga Jatuh ke Parit...'

Cerita Saksi Lihat Pemotor di Depannya Tewas Tergencet Avanza, "Mobilnya Tiba-tiba Oleng, Tabrak Motor Saya hingga Jatuh ke Parit..."

Regional
Kantor Manajemen PSS Sleman Dibakar Orang Tak Dikenal

Kantor Manajemen PSS Sleman Dibakar Orang Tak Dikenal

Regional
Sederet Fakta Istri Disiram Air Keras hingga Tewas, Suami Dihasut agar Cemburu, hingga Terancam Hukuman Mati

Sederet Fakta Istri Disiram Air Keras hingga Tewas, Suami Dihasut agar Cemburu, hingga Terancam Hukuman Mati

Regional
Pria yang Tertangkap Basah Curi Motor lalu Diamuk Warga, Diikat dan Ditelanjangi Ternyata Residivis

Pria yang Tertangkap Basah Curi Motor lalu Diamuk Warga, Diikat dan Ditelanjangi Ternyata Residivis

Regional
Beberapa Hari Diguyur Hujan, 7 Kecamatan di HST Kalsel Terendam Luapan Sungai Barabai

Beberapa Hari Diguyur Hujan, 7 Kecamatan di HST Kalsel Terendam Luapan Sungai Barabai

Regional
Wagub Jabar Sebut Banjir Bandang Garut karena Hutan Jadi Lahan Pertanian

Wagub Jabar Sebut Banjir Bandang Garut karena Hutan Jadi Lahan Pertanian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.