Fakta Baru Calon Paskibraka Gagal ke Istana, Ombudsman Sulbar Temukan 3 Dugaan Malaadministrasi

Kompas.com - 20/08/2021, 11:08 WIB
Christina (tengah), anggota Paskibraka asal Sulbar yang gagal berangkat saat mendatangi kantor Dispora Mamasa, Rabu (28/7/2021). Dok IstimewaChristina (tengah), anggota Paskibraka asal Sulbar yang gagal berangkat saat mendatangi kantor Dispora Mamasa, Rabu (28/7/2021).

KOMPAS.com - Kristina, siswi kelas 11 SMAN 1 Mamasa, Sulawesi Barat, sedianya terpilih untuk mewakili provinsinya sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) nasional di Istana Merdeka, Jakarta.

Dalam seleksi, Kristina berada di peringkat pertama.

Namun, ia gagal melanjutkan langkahnya karena dinyatakan positif Covid-19 melalui tes polymerase chain reaction (PCR).

Posisi Kristina sebetulnya diganti oleh Nuraliyah, siswi asal Kota Pasangkayu, yang menjadi cadangannya.

Akan tetapi, bukan Aliyah yang ditugaskan ke Jakarta.

Kasus ini lantas ditangani Ombudsman RI Perwakilan Sulawesi Barat (Sulbar) usai keluarga Kristina melaporkannya.

Baca juga: Ini Temuan Ombudsman Sulbar soal Dugaan Malaadministrasi Penggantian Calon Paskibraka

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tiga dugaan malaadministrasi

Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sulbar Lukman Umar mengatakan, berdasar hasil penyelidikan, pihaknya menemukan tiga dugaan malaadministrasi yang dilakukan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sulbar.

"Tiga malaadministrasi itu di antaranya tidak patut dilakukan oleh dinas (Dispora). Kemudian penyimpang prosedur kan mestinya haknya orang (cadangan), kok orang lain yang diambil," jelasnya, Kamis (19/8/2021).

Melansir Antara, Dispora Sulbar tidak patut melakukan pergantian Paskibraka yang sudah ditetapkan melalui berita acara yang bertandatangan Kepala Dinas Dispora Sulbar.

Baca juga: Lolos Seleksi Namun Tak Jadi ke Istana Wakili Sulbar, Kristina Tolak Jadi Paskibraka Provinsi

Lukman menuturkan, dugaan malaadminstrasi selanjutnya yakni penyimpangan prosedur.

Kata Lukman, penggantian yang dilakukan Dispora tidak sesuai dengan Permenpora Nomor 14 Tahun 2017 tentang perubahan atas Peraturan Menteri Pemuda dan Olahraga Nomor 65 terkait dengan penyelenggaraan Paskibraka.

Selain itu, dugaan malaadministrasi lainnya menyangkut ketidakkompetenan.

Menurut Lukman, pejabat tersebut seharusnya tidak berkata bahwa dia lupa ada cadangan.

"Makanya dikatakan pejabat ini tidak kompeten dengan tugas-tugas itu," ungkapnya.

Baca juga: Cerita 2 Anggota Paskibraka Asal Sulbar Gagal ke Istana Negara karena Positif Covid-19


Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Belum Buka Kawasan Wisata, Pemkab Gunungkidul Tunggu Keputusan Pemerintah Pusat

Belum Buka Kawasan Wisata, Pemkab Gunungkidul Tunggu Keputusan Pemerintah Pusat

Regional
Aplikasi PeduliLindungi Tersebar di Fasilitas Umum, Satgas Yakin Cakupan Vaksin di Blitar Bisa 100 Persen

Aplikasi PeduliLindungi Tersebar di Fasilitas Umum, Satgas Yakin Cakupan Vaksin di Blitar Bisa 100 Persen

Regional
Warga Diimbau Hati-hati dan Waspada Saat Melintas di Jalan Raya Pantura Lamongan

Warga Diimbau Hati-hati dan Waspada Saat Melintas di Jalan Raya Pantura Lamongan

Regional
Hendak Pulang, 7 Atlet Dayung Sumbar yang Berlaga di PON Papua Ternyata Positif Covid-19

Hendak Pulang, 7 Atlet Dayung Sumbar yang Berlaga di PON Papua Ternyata Positif Covid-19

Regional
Anak Korban Konflik Tambang di Bolaang Mongondow Minta Keadilan ke Kapolri

Anak Korban Konflik Tambang di Bolaang Mongondow Minta Keadilan ke Kapolri

Regional
Bupati Ciamis Beri Santunan untuk Keluarga Korban Meninggal Tragedi Susur Sungai

Bupati Ciamis Beri Santunan untuk Keluarga Korban Meninggal Tragedi Susur Sungai

Regional
Mien R Uno, Ibu Sandiaga Uno, Dianugerahi Doktor Honoris Causa Bidang Kewirausahaan dari UPI Bandung

Mien R Uno, Ibu Sandiaga Uno, Dianugerahi Doktor Honoris Causa Bidang Kewirausahaan dari UPI Bandung

Regional
Eksplorasi Lanjutan Kapal Van der Wijck di Lamongan Berakhir, Ini Hasilnya...

Eksplorasi Lanjutan Kapal Van der Wijck di Lamongan Berakhir, Ini Hasilnya...

Regional
Pelatih Voli di Demak Diduga Cabuli 13 Anak Didiknya, Satu Korban Hamil 8 Bulan

Pelatih Voli di Demak Diduga Cabuli 13 Anak Didiknya, Satu Korban Hamil 8 Bulan

Regional
Mata Kakek Alin Berkaca-kaca Lihat Rumahnya, Dulu Nyaris Roboh, Bocor Sana-sini, Kini Jadi Layak Huni

Mata Kakek Alin Berkaca-kaca Lihat Rumahnya, Dulu Nyaris Roboh, Bocor Sana-sini, Kini Jadi Layak Huni

Regional
Mesin ATM di Minimarket Dibobol Maling, Uang Ratusan Juta Rupiah Raib, Polisi: Pelaku Lebih dari 1 Orang

Mesin ATM di Minimarket Dibobol Maling, Uang Ratusan Juta Rupiah Raib, Polisi: Pelaku Lebih dari 1 Orang

Regional
Terima Gratifikasi Rp 16 Miliar Terkait Izin Bandara Bali Utara, Mantan Sekda Buleleng Ditahan

Terima Gratifikasi Rp 16 Miliar Terkait Izin Bandara Bali Utara, Mantan Sekda Buleleng Ditahan

Regional
Komplotan Penjambret yang Tewaskan Korbannya di Surabaya Ditangkap

Komplotan Penjambret yang Tewaskan Korbannya di Surabaya Ditangkap

Regional
Saat Eceng Gondok Membuat 22 Wisatawan Terjebak di Tengah Waduk Jatiluhur

Saat Eceng Gondok Membuat 22 Wisatawan Terjebak di Tengah Waduk Jatiluhur

Regional
Satu Korban Susur Sungai Asal Brebes Baru 'Mondok' dan Sekolah 3 Bulan

Satu Korban Susur Sungai Asal Brebes Baru "Mondok" dan Sekolah 3 Bulan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.