Bobby Nasution: Kasus Covid-19 Kota Medan 400-500 Per Hari, Bisa Saja Giliran Keluarga atau Kita Sendiri

Kompas.com - 19/08/2021, 06:13 WIB
Wali Kota Medan Bobby Nasution akan berkantor di kecamatan yang berstatus zona merah Covid-19. Tujuannya untuk memaksimalkan penerapan PPKM, Selasa (17/8/2021) Dok: Dinas Kominfo Kota MedanWali Kota Medan Bobby Nasution akan berkantor di kecamatan yang berstatus zona merah Covid-19. Tujuannya untuk memaksimalkan penerapan PPKM, Selasa (17/8/2021)

MEDAN, KOMPAS.com - Wali Kota Medan Bobby Nasution menepati janjinya untuk berkantor di kecamatan yang berstatus zona merah Covid-19. Bersama Sekretaris Daerah Kota Medan Wiriya Alrahman, Bobby mulai berkantor di Medanhelvetia.

Di Medan sendiri ada lima kecamatan yang masuk zona rawan yaitu Kecamatan Medantuntungan, Medanselayang, Medanjohor, Medanhelvetia dan Medansunggal. 

Dari lima wilayah rawan tersebut, Medanhelvetia paling tinggi angka kasus penyebaran Covid-19. 

Langkah ini diambil Bobby untuk memaksimalkan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro di lingkungan supaya penanganan yang dilakukan lebih cepat dan akurat.

Baca juga: Demi Ambulans, Wali Kota Medan Bobby Coret Anggaran Mobil Dinas

Kasus harian di Medan capai 400-500 kasus per hari

 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebabnya, dalam beberapa bulan kemarin, kasus Covid-19 di Kota Medan naik. Menyebabkan 80-90 persen pikiran dan perhatian Pemerintah Kota Medan terpusat dalam penanganan Covid-19 karena menyangkut nyawa manusia.

"Beberapa waktu lalu, kenaikan kasus Covid-19 di Kota Medan hampir 400 sampai 500 per harinya. Dari angka tersebut, bisa saja kita tinggal menunggu giliran kita sendiri atau keluarga kita. Oleh karena itu, kita harus bersama-sama menurunkan seminimal mungkin angka penyebarannya," kata Bobby dikutip dari rilis berita Diskominfo Medan yang diterima Kompas.com, Rabu (18/8/2021).

 Baca juga: Berkantor di Kecamatan Zona Merah, Walkot Bobby Nasution Percepat Penanganan Covid-19

Walau saat ini tengah fokus dalam penanganan Covid-19, masih kata Bobby, empat program prioritas lain seperti penanganan kebersihan, infrastruktur, banjir dan kawasan heritage Kesawan termasuk keberadaan UMKM demi terwujudnya "The Kitchen of Asia" tetap dijalankan.

Dia meminta Wakil Wali Kota Medan Aulia Rachman yang konsentrasi menjalankan keempat program tersebut.  

"Hari ini, Pemkot Medan mendapat kepercayaan untuk lebih masif lagi ke tingkat lingkungan menangani penyebaran Covid-19. Mudah-mudahan kita bisa menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya,” ungkapnya.

Baca juga: Bobby Nasution Ancam Tutup RS di Medan yang Pungli ke Pasien Covid-19

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dipanggil Gubernur Edy, Pertamina Jelaskan Penyebab BBM Langka di Sumut

Dipanggil Gubernur Edy, Pertamina Jelaskan Penyebab BBM Langka di Sumut

Regional
Gara-gara Bakar Sampah di Pekarangan, Sebuah Rumah di Ponorogo Terbakar

Gara-gara Bakar Sampah di Pekarangan, Sebuah Rumah di Ponorogo Terbakar

Regional
Capaian Vaksinasi Lansia di Sumbar Masih Rendah, Ini Penjelasan Dinkes

Capaian Vaksinasi Lansia di Sumbar Masih Rendah, Ini Penjelasan Dinkes

Regional
Budidaya Lebah di Hutan Lindung Belitung Timur Hasilkan 4 Ton Madu Kelulut Per Bulan

Budidaya Lebah di Hutan Lindung Belitung Timur Hasilkan 4 Ton Madu Kelulut Per Bulan

Regional
'Selfie' di Air Terjun Berujung Maut, 1 Orang Jatuh Tenggelam, 2 Lainnya Ikut Tewas

"Selfie" di Air Terjun Berujung Maut, 1 Orang Jatuh Tenggelam, 2 Lainnya Ikut Tewas

Regional
Kantor Penagihan Pinjol yang Digerebek Polisi di Kalsel Sudah Beroperasi 2 Bulan

Kantor Penagihan Pinjol yang Digerebek Polisi di Kalsel Sudah Beroperasi 2 Bulan

Regional
Baru Kerja 2 Minggu, ART di Sidoarjo Curi Perhiasan hingga Uang Majikan, Aksinya Terekam CCTV

Baru Kerja 2 Minggu, ART di Sidoarjo Curi Perhiasan hingga Uang Majikan, Aksinya Terekam CCTV

Regional
Pembelian Tiket Kereta Api Kini Wajib Pakai NIK, Ini Ketentuannya

Pembelian Tiket Kereta Api Kini Wajib Pakai NIK, Ini Ketentuannya

Regional
Melihat Konservasi Kantong Semar, Tanaman Langka Pemakan Serangga Endemik Gunung Slamet

Melihat Konservasi Kantong Semar, Tanaman Langka Pemakan Serangga Endemik Gunung Slamet

Regional
Polisi Gelar Razia Vaksin di Rawa Pening Semarang, Jaring 200 Nelayan dan Pemancing

Polisi Gelar Razia Vaksin di Rawa Pening Semarang, Jaring 200 Nelayan dan Pemancing

Regional
8 Wilayah di NTT Alami 60 Hari Tanpa Hujan, Mana Saja?

8 Wilayah di NTT Alami 60 Hari Tanpa Hujan, Mana Saja?

Regional
Cerita di Balik Anak Bernama ABCDEF GHIJK Zuzu, Ada Hobi dan Cita-cita Sang Ayah

Cerita di Balik Anak Bernama ABCDEF GHIJK Zuzu, Ada Hobi dan Cita-cita Sang Ayah

Regional
Penggerebekan Kantor 'Debt Collector' Pinjol di Kalsel, Puluhan Orang dan 1 WNA Diamankan

Penggerebekan Kantor "Debt Collector" Pinjol di Kalsel, Puluhan Orang dan 1 WNA Diamankan

Regional
Kantor Jasa Penagihan Pinjol di Kotabaru Kalsel Digerebek Polisi, 40 Orang Ditangkap

Kantor Jasa Penagihan Pinjol di Kotabaru Kalsel Digerebek Polisi, 40 Orang Ditangkap

Regional
OJK Terima 62 Aduan Soal Pinjol Ilegal di Kota Tegal, Kapolres: Tak Perlu Malu dan Takut, Laporkan...

OJK Terima 62 Aduan Soal Pinjol Ilegal di Kota Tegal, Kapolres: Tak Perlu Malu dan Takut, Laporkan...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.