SD dan SMP di Jepara Mulai Simulasi Belajar Tatap Muka Terbatas Pekan Depan

Kompas.com - 18/08/2021, 22:08 WIB
Bupati Jepara Dian Kristiandi saat memimpin rapat koordinasi kesiapsiagaan menghadapi lebaran 1442 Hijriyah yang berlangsung di Gedung Shima, Setda Jepara, Jumat (30/4/2021). DOKUMEN PEMKAB JEPARABupati Jepara Dian Kristiandi saat memimpin rapat koordinasi kesiapsiagaan menghadapi lebaran 1442 Hijriyah yang berlangsung di Gedung Shima, Setda Jepara, Jumat (30/4/2021).

JEPARA, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, berencana menggelar simulasi pembelajaran tatap muka (PTM) mulai pekan depan. 

Bupati Jepara Dian Kristiandi menyampaikan terkait pelaksanaan simulasi PTM setidaknya sudah dikoordinasikan dengan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Jepara.

"Untuk sekolahnya mana saja nanti Disdikpora yang menentukan, tergantung kesiapan masing-masing sekolah. Kita rencanakan simulasi pembelajaran tatap muka untuk SD dan SMP pada Senin depan," kata Andi sapaan Dian Kristiandi, Rabu (18/8/2021).

Baca juga: Komunikasi Kurang Baik dengan Bupati Jadi Pemicu Sekda Jepara Dibebastugaskan

Sembari menunggu simulasi, Andi meminta pihak sekolah untuk fokus mempersiapkan berbagai sarana prasarana dan kebutuhan penunjang protokol kesehatan jika nanti PTM benar- benar dilaksanakan.

"Jika memang sekolah sudah siap nanti kita buka perlahan. Pastikan pihak sekolah serius mempersiapkan segala sesuatunya," imbuh politisi PDI Perjuangan ini.

Menurut Andi, saat pelaksanaan simulasi PTM akan diikuti dengan vaksinasi kepada para siswa.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Andi pun sudah menginstruksikan Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara untuk mempersiapkan vaksinasi kepada siswa.

"Tentu langkahnya akan kita barengi juga dengan vaksinasi untuk keberlangsungan PTM nantinya," jelas Andi. 

Baca juga: Sekda Jepara Dibebastugaskan, Diduga Lakukan Pelanggaran Berat

Untuk diketahui Kabupaten Jepara masuk dalam wilayah dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3. 

Berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 34 Tahun 2001, kabupaten dan kota di Jawa dan Bali yang masuk level 3 bisa melaksanakan PTM terbatas yakni maksimal 50 persen.

Sedangkan untuk PAUD maksimal 33 persen dengan tetap menjaga jarak. Interval antar siswa 1,5 meter dan maksimal lima siswa dalam satu kelas.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ada 8 Kasus Aktif Covid-19 di Kota Blitar, Tertinggi dalam 2 Pekan Terakhir

Ada 8 Kasus Aktif Covid-19 di Kota Blitar, Tertinggi dalam 2 Pekan Terakhir

Regional
Peternak di Blitar Kehilangan Tas Berisi Uang Rp 427 Juta Saat Ganti Ban Mobil yang Kempes

Peternak di Blitar Kehilangan Tas Berisi Uang Rp 427 Juta Saat Ganti Ban Mobil yang Kempes

Regional
Oknum Pegawai PMI Surabaya Jual Plasma Konvalesen, 1 Kantong Dijual hingga Rp 5 Juta

Oknum Pegawai PMI Surabaya Jual Plasma Konvalesen, 1 Kantong Dijual hingga Rp 5 Juta

Regional
Jadi Tersangka, 14 Warga yang Aniaya Pencuri hingga Tewas Dijerat Pasal Berlapis

Jadi Tersangka, 14 Warga yang Aniaya Pencuri hingga Tewas Dijerat Pasal Berlapis

Regional
Hasil Otopsi ART yang Tewas di Madiun, Terdapat Bekas Pukulan Benda Tumpul di Kepala Korban

Hasil Otopsi ART yang Tewas di Madiun, Terdapat Bekas Pukulan Benda Tumpul di Kepala Korban

Regional
Kronologi Meninggalnya Mahasiswa UNS dalam Diklatsar Menwa, Panitia: Sempat Mengeluh Keram dan Sakit Punggung

Kronologi Meninggalnya Mahasiswa UNS dalam Diklatsar Menwa, Panitia: Sempat Mengeluh Keram dan Sakit Punggung

Regional
Langgar Aturan PPKM Level 1, Dua Kafe Bergengsi di Kota Semarang Disegel Polisi

Langgar Aturan PPKM Level 1, Dua Kafe Bergengsi di Kota Semarang Disegel Polisi

Regional
Bapak Perkosa Anak Tiri yang Masih di Bawah Umur, Ditangkap Saat Akan Kabur dengan Kapal

Bapak Perkosa Anak Tiri yang Masih di Bawah Umur, Ditangkap Saat Akan Kabur dengan Kapal

Regional
Imigrasi Blitar Mulai Buka, Baru 50 Persen Kuota Layanan Terpakai

Imigrasi Blitar Mulai Buka, Baru 50 Persen Kuota Layanan Terpakai

Regional
Gelar Aksi Peduli Lingkungan, PSDKP Ambon Tanam Mangrove hingga Lepas 1.500 Benih Ikan Kakap

Gelar Aksi Peduli Lingkungan, PSDKP Ambon Tanam Mangrove hingga Lepas 1.500 Benih Ikan Kakap

Regional
Kronologi Vario Terjun ke Empang hingga Mengakibatkan Pasangan Muda-mudi Tewas di Tempat

Kronologi Vario Terjun ke Empang hingga Mengakibatkan Pasangan Muda-mudi Tewas di Tempat

Regional
Beri Izin Pelaksanaan CFD di Jalan Kembang Jepun Surabaya, Satgas Covid-19: Jika Ada Kerumunan, Bubarkan

Beri Izin Pelaksanaan CFD di Jalan Kembang Jepun Surabaya, Satgas Covid-19: Jika Ada Kerumunan, Bubarkan

Regional
Lima Anak Hanyut Saat Berenang di Muara Sungai, 1 Masih Hilang

Lima Anak Hanyut Saat Berenang di Muara Sungai, 1 Masih Hilang

Regional
Korban Diduga Keracunan Makanan di Nganjuk Jadi 45 Orang, Sampel Makanan Dibawa ke Lab Surabaya

Korban Diduga Keracunan Makanan di Nganjuk Jadi 45 Orang, Sampel Makanan Dibawa ke Lab Surabaya

Regional
Bangunan Sekolah Rusak karena Gempa, Siswa di Ambarawa Kembali Belajar Jarak Jauh

Bangunan Sekolah Rusak karena Gempa, Siswa di Ambarawa Kembali Belajar Jarak Jauh

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.