Kompas.com - 18/08/2021, 19:42 WIB
Ilustrasi kompor gas. SHUTTERSTOCK/VOVA SHEVCHUKIlustrasi kompor gas.

KOMPAS.com - Jaringan gas kini merambah wilayah perdesaan di Sidoarjo, Jawa Timur. Pada 1 Agustus 2021 lalu, Pertagas Niaga bersama Kementerian ESDM mengalirkan jaringan gas ke 1.070 Sambungan Rumah tangga (SR) di Sektor 01, Desa Kategan, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur.

Pengaliran jaringan gas (jargas) ini disaksikan oleh Bupati Sidoarjo H. Mudlor Ali yang langsung mencoba dengan menyalakan kompor gas.

Menurut Mudlor, pembangunan jargas di wilayahnya dapat meringankan beban masyarakat.

“Masyarakat dapat menekan pengeluarannya hingga 50 persen untuk kebutuhan gas,” kata Mudlor, dalam rilis yang diterima Kompas.com, Rabu (18/8/2021).

Sementara menurut Pertagas, pengaliran gas ini merupakan bagian dari 11.418 sambungan rumah tangga yang dibangun dengan menggunakan APBN Tahun Anggaran 2021.

Baca juga: Ribuan Rumah di Penajam Paser Utara Bakal Nikmati Fasilitas Jargas dalam Waktu Dekat

Di Sidoarjo sendiri, penggunaan jaringan gas kota dimulai sejak 2010 dan sebelumnya sudah ada 17.625 sambungan rumah tangga yang terbangun. Pasokannya dari PT Minarak Brantas Gas Inc.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Linda Sunarti, Presiden Direktur Pertagas Niaga mengatakan, pengaliran gas atau gas ini secara parsial di desa ini juga jadi kado HUT ke-76 Republik Indonesia untuk warga Sidoarjo.

"Makin banyak warga Sidoarjo yang merdeka memanfaatkan energi gas dalam negeri sehingga mampu merasakan efisiensi,” kata Linda dalam rilis yang sama.

Program jaringan gas diberlakukan guna mengurangi subsidi Elpiji. Masyarakat juga lebih mudah mendapatkan energi gas yang lebih bersih, mudah dan murah.

Baca juga: Tahun Ini, 5.000 Rumah di Aceh Utara Dipasangi Jaringan Gas Rumah Tangga

Sebagai informasi, Pertagas Niaga adalah anak usaha dari PT Pertamina Gas (Pertagas) dan bagian dari Subholding Gas PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN).

BUMN ini menjadi badan usaha yang diberi penugasan untuk mengelola dan mengoperasikan jaringan gas kota baik bagi rumah tangga maupun pelanggan kecil, demi mewujudkan kemandirian dan diversifikasi energi.

Pertagas Niaga saat ini telah mengoperasikan sekitar 261.000 sambungan rumah tangga yang tersebar di 24 kabupaten dan kota di Indonesia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banjir Terjang Pulau Kangean Sumenep, Sejumlah Rumah dan Sekolah Terendam

Banjir Terjang Pulau Kangean Sumenep, Sejumlah Rumah dan Sekolah Terendam

Regional
Wanita Pemeran Video Porno Tak Cuma Beraksi di Bandara YIA, Polisi: Ada di Beberapa Lokasi di Yogyakarta

Wanita Pemeran Video Porno Tak Cuma Beraksi di Bandara YIA, Polisi: Ada di Beberapa Lokasi di Yogyakarta

Regional
Badan Geologi Perpendek Jarak Waktu Pemantauan Erupsi Gunung Semeru

Badan Geologi Perpendek Jarak Waktu Pemantauan Erupsi Gunung Semeru

Regional
Wanita Pemeran Video Porno di Bandara YIA Ditetapkan Jadi Tersangka

Wanita Pemeran Video Porno di Bandara YIA Ditetapkan Jadi Tersangka

Regional
Pakai Baju Tahanan, Bripda Randy Dijebloskan di Penjara Atas Kasus Aborsi Mahasiswi yang Tewas Bunuh Diri

Pakai Baju Tahanan, Bripda Randy Dijebloskan di Penjara Atas Kasus Aborsi Mahasiswi yang Tewas Bunuh Diri

Regional
Terdampak Awan Panas Guguran Gunung Semeru, 2 Dusun Disterilkan

Terdampak Awan Panas Guguran Gunung Semeru, 2 Dusun Disterilkan

Regional
Pemkot Surabaya Kirim Bantuan untuk Penanganan Erupsi Gunung Semeru

Pemkot Surabaya Kirim Bantuan untuk Penanganan Erupsi Gunung Semeru

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 5 Desember 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 5 Desember 2021

Regional
Ponton Timah Apung Tabrak Karang, Seorang Penambang Tewas

Ponton Timah Apung Tabrak Karang, Seorang Penambang Tewas

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 5 Desember 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 5 Desember 2021

Regional
Update Erupsi Gunung Semeru, Hujan Abu Turun Lagi, Evakuasi Terhalang Lahar Panas

Update Erupsi Gunung Semeru, Hujan Abu Turun Lagi, Evakuasi Terhalang Lahar Panas

Regional
Cerita Ladang Warga Ludes Tersapu Lahar Panas Gunung Semeru: Sudah Waktunya Panen, Kena Lahar

Cerita Ladang Warga Ludes Tersapu Lahar Panas Gunung Semeru: Sudah Waktunya Panen, Kena Lahar

Regional
Gunung Semeru Masih Tetap Berstatus Level 2 Waspada, Ini Penjelasannya

Gunung Semeru Masih Tetap Berstatus Level 2 Waspada, Ini Penjelasannya

Regional
Keluarga Korban Pembunuhan Ibu dan Bayi di Kupang Minta Pelaku Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana

Keluarga Korban Pembunuhan Ibu dan Bayi di Kupang Minta Pelaku Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana

Regional
Kembali ke Rumah, Hari Mengais Uang Rp 50 Juta Miliknya yang Terpendam Abu Vulkanik Gunung Semeru

Kembali ke Rumah, Hari Mengais Uang Rp 50 Juta Miliknya yang Terpendam Abu Vulkanik Gunung Semeru

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.