2 Anggota Satpol PP Pamekasan yang Berkelahi gara-gara Nasi Kotak Sudah Berdamai

Kompas.com - 18/08/2021, 14:24 WIB

PAMEKASAN, KOMPAS.com - Anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpo PP) Pamekasan berinisial T dan I berkelahi usai mengikuti upacara peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-76 Indonesia di Lapangan Nagara Bhakti Kabupaten Pamekasan, Selasa (17/8/2021).

Kepala Satpol PP Pamekasan Ahmad Kusairi mengatakan, kedua anak buahnya itu telah berdamai.

T dan I berjabat tangan dan saling memaafkan di hadapan Ahmad Kusairi.

Kusairi menjelaskan, kedua anggota Satpol PP itu langsung dipanggil beberapa saat usai perkelahian tersebut. Mereka diminta menyelesaikan perselisihan dengan berjabat tangan dan memaafkan.

"Mereka berdamai di hadapan saya dan saling memaafkan," kata Kusairi saat dihubungi melalui telpon seluler, Rabu (18/8/2021).

Baca juga: Kisah Sekolah bagi Kakek dan Nenek di Jember, Ajarkan Literasi Digital untuk Mengasuh Cucu

Kusairi menambahkan, kedua anggota yang berkelahi itu diharapkan menjaga marwah institusinya. Apalagi Satpol PP merupakan penegak aturan daerah.

Sehingga, jika ada anggota yang berbuat tidak sopan, akan mudah menjadi sorotan publik.

"Saya tegaskan, jangan membuka aib di depan publik. Jika terulang kembali, maka saya akan memberikan sanksi tegas kepada keduanya," imbuhnya.

Kusairi hanya menegur kedua anggota Satpol PP yang berkelahi karena nasi kotak tersebut.

 

Jika keduanya kedapatan kembali berkelahi, Kusairi akan memberikan tindakan tegas.

Diberitakan sebelumnya, T dan I terlibat perkelahian usai mengikuti upacara HUT ke-76 RI di lapangan Nagara Bhakti Pamekasan.

I menegur T agar jangan terlalu banyak membawa nasi kotak. Sebab, masih banyak anggota Satpol PP yang lain yang belum kebagian jatah nasi.

Baca juga: Usai Upacara, Anggota Satpol PP Pamekasan Berkelahi gara-gara Nasi Kotak

Teguran itu membuat T naik pitam. Bahkan menantang I untuk berduel. I kemudian meladeni tantangan T hingga terjadi duel tangan kosong di depan rumah dinas Bupati Pamekasan itu.

Duel itu menjadi tontonan peserta upacara lainnya. Tidak ada yang berani melerai keduanya. Tiba-tiba datang satu anggota TNI dari Markas 516 Pamekasan untuk melerai perkelahian tersebut. Perkelahian pun berakhir. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ayah Brigadir J: Yosua Tak Pernah Cerita Buruk Soal Ferdy Sambo, Kami Tak Menyangka Ia Mati Atas Perintahnya

Ayah Brigadir J: Yosua Tak Pernah Cerita Buruk Soal Ferdy Sambo, Kami Tak Menyangka Ia Mati Atas Perintahnya

Regional
Seorang Warga Luwu Timur Tewas Kena Panah Ikan Rekannya Sendiri

Seorang Warga Luwu Timur Tewas Kena Panah Ikan Rekannya Sendiri

Regional
Gempa M 5,9 Guncang Maluku Tenggara Barat, Terasa hingga Sorong

Gempa M 5,9 Guncang Maluku Tenggara Barat, Terasa hingga Sorong

Regional
Lagi, Gempa M 4,9 Guncang Sumbawa, Warga: Lebih Kuat dari yang Terjadi Tadi Sore

Lagi, Gempa M 4,9 Guncang Sumbawa, Warga: Lebih Kuat dari yang Terjadi Tadi Sore

Regional
Ayah Brigadir J: Ferdy Sambo Jujurlah ke Penyidik Apa Motif Pembunuhan, Putri Jangan Sembunyi di Balik Layar

Ayah Brigadir J: Ferdy Sambo Jujurlah ke Penyidik Apa Motif Pembunuhan, Putri Jangan Sembunyi di Balik Layar

Regional
WN China Terpeleset Saat Mendaki Gunung Rinjani, Kaki Cedera hingga Tak Bisa Jalan

WN China Terpeleset Saat Mendaki Gunung Rinjani, Kaki Cedera hingga Tak Bisa Jalan

Regional
Ganjar Apresiasi Mobil Listik Buatan SMK Institut Indonesia Kutoarjo

Ganjar Apresiasi Mobil Listik Buatan SMK Institut Indonesia Kutoarjo

Regional
Aniaya ASN di NTT, 5 Warga Ditetapkan Tersangka

Aniaya ASN di NTT, 5 Warga Ditetapkan Tersangka

Regional
Profil Kota Banda Aceh, Ibu Kota Provinsi Aceh

Profil Kota Banda Aceh, Ibu Kota Provinsi Aceh

Regional
Markas Judi Online Berkedok Warung di Medan Digerebek,  Pelayan hingga Sekuriti Diperiksa

Markas Judi Online Berkedok Warung di Medan Digerebek, Pelayan hingga Sekuriti Diperiksa

Regional
Kunjungan Kerja ke Balikpapan, 2 Anggota DPRD Bontang Alami Kecelakaan di Tol Balsam

Kunjungan Kerja ke Balikpapan, 2 Anggota DPRD Bontang Alami Kecelakaan di Tol Balsam

Regional
Ferdy Sambo Tersangka, Bibi Brigadir J: Puji Tuhan Yosua Gugur Terhormat dan Bukan Pelaku Pelecehan Seksual

Ferdy Sambo Tersangka, Bibi Brigadir J: Puji Tuhan Yosua Gugur Terhormat dan Bukan Pelaku Pelecehan Seksual

Regional
Waktu Kunjungan Wisatawan di Pulau Komodo Rata-rata Hanya 2 Jam, Astindo: Tak Ganggu Ekosistem

Waktu Kunjungan Wisatawan di Pulau Komodo Rata-rata Hanya 2 Jam, Astindo: Tak Ganggu Ekosistem

Regional
5.000 Dosis Vaksin Disediakan Saat Konser Dream Theater di Solo

5.000 Dosis Vaksin Disediakan Saat Konser Dream Theater di Solo

Regional
Dream Theater Undang Presiden Jokowi Nonton Konsernya

Dream Theater Undang Presiden Jokowi Nonton Konsernya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.