Kompas.com - 17/08/2021, 21:26 WIB

SEMARANG, KOMPAS.com - Kota Semarang, Jawa Tengah menjadi salah satu wilayah yang menerapkan perpanjangan PPKM level 3 sejak 17 hingga 23 Agustus mendatang.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi (Hendi) mengatakan, pemberlakuan PPKM level 3 di ibu kota Jawa Tengah ini memberikan pelonggaran kapasitas pada sejumlah aktivitas.

Antara lain pemberlakukan 50 persen kapasitas untuk tempat ibadah, 50 persen untuk mal dengan jam operasional hingga jam 20.00 WIB, serta 25 persen untuk tempat olahraga, wisata, dan hiburan.

"Kami kemudian mengikuti beberapa hal terkait aplikasi Peduli Lindungi akan kita berlakukan di tempat wisata dan hiburan hanya masih dalam konteks 25 persen dari kapasitas dan harus sudah vaksin," jelas Hendi di Balai Kota Semarang, Selasa (17/8/2021).

Baca juga: DIY Perpanjang PPKM Level 4, Warung dan Restoran Dapat Kelonggaran

Selanjutnya terkait aturan tempat olahraga warga boleh datang berkelompok tapi satu kelompok dibatasi hanya empat orang.

"Lalu ada tambahan kemarin itu tempat olahraga, boleh buka tapi kapasitas 25 persen dan satu grup hanya boleh 4 orang," ucapnya.

Bisa melaksanakan PTM

Selain itu, dengan adanya penurunan status PPKM dari level 4 menjadi level 3 ini dimungkinkan dapat melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

Namun hal tersebut masih dalam tahap pembahasan teknis pelaksanaan karena harus ada izin dari Dinas Pendidikan.

"Jadi PTM dimungkinkan, tapi sampai hari ini kami masih belum berkoordinasi secara teknis dengan kepala Disdik karena (aturan) baru keluar kemarin malam. Nanti kalau memang ada kemungkinan beberapa sekolah seperti itu, harus ada izin tertulis dari disdik," jelasnya.

Sedangkan terkait aturan lainnya, Hendi menegaskan masih sama seperti regulasi yang sudah berjalan sebelumnya di Kota Semarang.

Termasuk untuk tempat makan yang masih diberlakukan waktu operasional hingga pukul 20.00 WIB, dengan kapasitas maksimal 30 persen.

Baca juga: Adakan Pertemuan Langsung di Sekolah Saat PPKM, 3 Kepsek di Bukittinggi Dijatuhi Sanksi

 

Situasi Covid-19 Semarang

Sementara itu, Hendi menyebut kasus Covid-19 di Kota Semarang terus menurun termasuk angka kematian harian.

"Kondisi (kasus Covid-19) hari ni ada 321 penderita, 200-an warga Kota Semarang dan 100-an warga luar kota. Keseluruhan BOR baik karantina terpusat, rumah sakit kita diangka 17 sekian persen alhamdulillah sudah semakin membaik," ujarnya.

Kendati demikian, ia berharap masyarakat tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan selama beraktivitas.

Data dari siagacorona.semarangkota.go.id pada Selasa (17/8/2021) terdapat 312 pasien terkonfirmasi Covid-19 yang dirawat. Rinciannya 185 pasien dari Semarang dan 127 pasien dari luar Semarang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kecam Gubernur Lukas Enembe yang Suka Berjudi di Kasino, Tokoh Papua: Seharusnya Dia Memberi Teladan

Kecam Gubernur Lukas Enembe yang Suka Berjudi di Kasino, Tokoh Papua: Seharusnya Dia Memberi Teladan

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 25 September 2022

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 25 September 2022

Regional
Warga Protes Rangkaian Festival Pesona Kuliminasi Pontianak Dikenakan Tarif

Warga Protes Rangkaian Festival Pesona Kuliminasi Pontianak Dikenakan Tarif

Regional
4 Tradisi Minum Teh di Indonesia, dari Gaya Sultan hingga Gaya Merakyat

4 Tradisi Minum Teh di Indonesia, dari Gaya Sultan hingga Gaya Merakyat

Regional
Baitul Mal Perbesar Dana Pembangunan Rumah Duafa di Aceh Utara

Baitul Mal Perbesar Dana Pembangunan Rumah Duafa di Aceh Utara

Regional
Bekas Mobil Pribadi Jokowi yang Dilelang Mulai Rp 300 Juta Dahulu Dipakai Mengantar Tamu Makan di Galabo

Bekas Mobil Pribadi Jokowi yang Dilelang Mulai Rp 300 Juta Dahulu Dipakai Mengantar Tamu Makan di Galabo

Regional
12 Atlet Karate Gorontalo Dikirim ke Kejurnas Forki di Padang

12 Atlet Karate Gorontalo Dikirim ke Kejurnas Forki di Padang

Regional
Sedang Cuci Motor di Depan Rumah, Bocah di Kalsel Terseret Arus Banjir hingga Tewas, Tubuh Tersangkut di Pohon

Sedang Cuci Motor di Depan Rumah, Bocah di Kalsel Terseret Arus Banjir hingga Tewas, Tubuh Tersangkut di Pohon

Regional
Aspikom Aceh Desak Pemerintah Angkat Dosen Non ASN Jadi PPPK Tanpa Tes

Aspikom Aceh Desak Pemerintah Angkat Dosen Non ASN Jadi PPPK Tanpa Tes

Regional
Pria Tanpa Identitas yang Tenggelam di Sungai Bogowonto Diduga Idap Gangguan Jiwa

Pria Tanpa Identitas yang Tenggelam di Sungai Bogowonto Diduga Idap Gangguan Jiwa

Regional
Targetkan 1 Juta Wirausaha di 2024, Pemerintah Sasar Mahasiswa dan Masyarakat Umum

Targetkan 1 Juta Wirausaha di 2024, Pemerintah Sasar Mahasiswa dan Masyarakat Umum

Regional
Asal Usul Nama Teh Obeng, Minuman Menyegarkan Khas Batam

Asal Usul Nama Teh Obeng, Minuman Menyegarkan Khas Batam

Regional
Ular Piton Raksasa Sepanjang 7 Meter  Seberat 130 Kg Ditangkap Warga Muna Barat, Daging Dipotong dan Dijual Rp 680.000

Ular Piton Raksasa Sepanjang 7 Meter Seberat 130 Kg Ditangkap Warga Muna Barat, Daging Dipotong dan Dijual Rp 680.000

Regional
Soal Pungli BLT BBM, Pengamat: Bobroknya Moral hingga Institusionalisasi Belum Tertata dengan Baik

Soal Pungli BLT BBM, Pengamat: Bobroknya Moral hingga Institusionalisasi Belum Tertata dengan Baik

Regional
Pikap Bermuatan Durian Terjun ke Jurang Sedalam 50 Meter, Sopir Tewas, 1 Orang Hilang

Pikap Bermuatan Durian Terjun ke Jurang Sedalam 50 Meter, Sopir Tewas, 1 Orang Hilang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.