10 Daerah Ini Bisa Manfaatkan Ambulans, Oksigen, hingga Sembako Gratis, Ini Caranya

Kompas.com - 16/08/2021, 20:23 WIB
Ilustrasi: Petugas Rumah Zakat sedang menyiapkan tabung oksigen gratis untuk membantu warga terpapar Covid-19 yang sedang isolasi mandiri dan membutuhkan oksigen. Dok RUMAH ZAKATIlustrasi: Petugas Rumah Zakat sedang menyiapkan tabung oksigen gratis untuk membantu warga terpapar Covid-19 yang sedang isolasi mandiri dan membutuhkan oksigen.

BANDUNG, KOMPAS.com - Masyarakat terdampak pandemi Covid-19 bisa memanfaatkan sejumlah layanan gratis dari mulai ambulans, peminjaman tabung oksigen, hingga sembako.

CEO Rumah Zakat, Nur Efendi mengatakan, untuk memanfaatkan layanan tersebut, masyarakat tinggal mengakses Crisis Centre Rumah Zakat melalui link tersedia.

Baca juga: Cerita Relawan Tabung Oksigen, Beri Bantuan Gratis hingga Sempat Disangka Penimbun

"Masyarakat tinggal masuk ke link tersebut dari gadgetnya masing-masing, nanti akan masuk ke beberapa fitur yang dibutuhkan," ujar Nur saat dihubungi Kompas.com, Senin (16/8/2021).

Ada lima fitur yang bisa dipilih, yakni ambulans gratis, bantuan UMKM, pinjam oksigen gratis, sembako isoman gratis, dan telekonsultasi gratis.

Namun untuk sementara, Crisis Centre Rumah Zakat baru melayani masyarakat terdampak pandemi di 10 kota. Adapun harapanya ke depan bisa buka di lebih banyak kota.

Baca juga: Kisah Relawan Peduli Covid-19 di Riau, Bantu Pinjamkan Tabung Oksigen, Dapat Dukungan Gubernur dan Wali Kota

Sebanyak 10 kota tersebut yakni Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Bandung, Cimahi, Makassar, Pontianak, dan Yogyakarta.

Saat pandemi gelombang kedua tengah tinggi-tingginya, peminjaman tabung oksigen bisa mencapai 300 per hari.

Kali ini, jumlahnya sudah melandai seiring dengan jumlah kasus Covid-19 yang menurun.

Selain Crisis Centre, Rumah Zakat juga merilis program Santunan Yatim Dhuafa. Yakni santunan bagi yatim yang ditinggal orangtuanya akibat Covid-19.

Ada beberapa paket bantuan yang diberikan. Yakni bantuan keluarga, santunan, atau beasiswa.

Selain itu ada pula program pemberdayaan dan stimulus ekonomi (UMKM) dengan menyediakan sembako keluarga, borong berbagi, dapur berdaya, hingga bantuan modal.

"Sampai sekarang ada 1.204 UMKM yang kita dampingi dan juga terdapat 2.243 UMKM penerima manfaat program Borong Berbagi," ucap dia.

Caranya dengan membantu memborong dagangan UMKM untuk kemudian dibagikan kepada mereka yang membutuhkan.

Hingga saat ini pihaknya telah membantu 967.248 penerima manfaat di 250 kota/kabupaten di 27 provinsi dengan menurunkan 3.948 relawan.

Untuk mengetahui lebih lanjut bantuan tersebut dapat dilakukan dengan klik di sini

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ratusan THL di Boltim Bakal Dirumahkan karena Efisiensi Anggaran

Ratusan THL di Boltim Bakal Dirumahkan karena Efisiensi Anggaran

Regional
Sunda dalam Multikulturalisme

Sunda dalam Multikulturalisme

Regional
Miniatur Patok Batas Negara di Makotis Satgas Pamtas RI-Malaysia, Spot Selfie dan Edukasi Warga Perbatasan

Miniatur Patok Batas Negara di Makotis Satgas Pamtas RI-Malaysia, Spot Selfie dan Edukasi Warga Perbatasan

Regional
Tak Dampingi Tinjau Desa karena Sakit, Kades di Banjarnegara Dijenguk Ganjar

Tak Dampingi Tinjau Desa karena Sakit, Kades di Banjarnegara Dijenguk Ganjar

Regional
Atasi Permasalahan Limbah Rumah Tangga, Warga Solo Dipaksa Pilah Sampah

Atasi Permasalahan Limbah Rumah Tangga, Warga Solo Dipaksa Pilah Sampah

Regional
Soal Bisnis Es Doger Disuntik Rp 71 M, Gibran: Duwite Ora Mlebu Neng Kantongku

Soal Bisnis Es Doger Disuntik Rp 71 M, Gibran: Duwite Ora Mlebu Neng Kantongku

Regional
Jadi Tempat Prostitusi dan Pesta Miras, 3 Hotel di Tasikmalaya Ditutup

Jadi Tempat Prostitusi dan Pesta Miras, 3 Hotel di Tasikmalaya Ditutup

Regional
Kapolda Sulteng Temui Personel Satgas Madago Raya di Poso, Minta DPO yang Serahkan Diri Diterima dengan Baik

Kapolda Sulteng Temui Personel Satgas Madago Raya di Poso, Minta DPO yang Serahkan Diri Diterima dengan Baik

Regional
Warga Karimunjawa Menolak Dibangunnya Perumahan untuk WNA: Kita Akan Tersisih

Warga Karimunjawa Menolak Dibangunnya Perumahan untuk WNA: Kita Akan Tersisih

Regional
Minyak Goreng di Minimarket Ludes Terjual Setelah Harga Turun, Pembelian Dibatasi

Minyak Goreng di Minimarket Ludes Terjual Setelah Harga Turun, Pembelian Dibatasi

Regional
Murid PAUD Meninggal Usai Divaksin, Bupati Cianjur Minta Orangtua Dampingi Anak Saat Vaksinasi

Murid PAUD Meninggal Usai Divaksin, Bupati Cianjur Minta Orangtua Dampingi Anak Saat Vaksinasi

Regional
Kekhawatiran dan Masalah yang Belum Selesai di Lingkar IKN

Kekhawatiran dan Masalah yang Belum Selesai di Lingkar IKN

Regional
Sejarawan Kaltim Bantah Anggapan Nama Ibu Kota Negara Nusantara Jawa-sentris

Sejarawan Kaltim Bantah Anggapan Nama Ibu Kota Negara Nusantara Jawa-sentris

Regional
[POPULER NUSANTARA] Bupati Langkat Kena OTT KPK | 15 Tahun Buron, Terpidana Korupsi Ditangkap di Surabaya

[POPULER NUSANTARA] Bupati Langkat Kena OTT KPK | 15 Tahun Buron, Terpidana Korupsi Ditangkap di Surabaya

Regional
Prakiraan Cuaca di Cilacap Hari Ini, 20 Januari 2022

Prakiraan Cuaca di Cilacap Hari Ini, 20 Januari 2022

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.