PTM Terbatas di Indramayu, Siswa SD Berbeda Seragam dengan Teman Sebayanya: Biasa Saja Saya Memakainya

Kompas.com - 16/08/2021, 16:30 WIB
Indriyani (kerudung abu-abu), siswi kelas 6 SDN Margadadi 2 Kabupaten Indramayu yang tidak memakai seragam sekolah saat Kegiatan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) dimulai, Senin (16/8/2021). Kabupaten Indramayu Jawa Barat sendiri hari ini menggelar Kegiatan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) karena memasuki level 3 dari zona Covid-19.   KOMPAS.COM/MOHAMAD UMAR ALWIIndriyani (kerudung abu-abu), siswi kelas 6 SDN Margadadi 2 Kabupaten Indramayu yang tidak memakai seragam sekolah saat Kegiatan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) dimulai, Senin (16/8/2021). Kabupaten Indramayu Jawa Barat sendiri hari ini menggelar Kegiatan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) karena memasuki level 3 dari zona Covid-19.

INDRAMAYU, KOMPAS.com - Indriyani (11), siswi kelas 6 SDN Margadadi 2, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, terlihat berbeda seragamnya dengan teman kelas lainnya saat belajar tatap muka terbatas dimulai.

Siswi dengan panggilan Indri itu ia bukan tidak mengikuti aturan sekolah, melainkan seragam merah putih miliknya sudah tidak lagi muat karena tak pernah dipakai selama kebijakan PPKM.

Ditemui di halaman kelasnya, ia yang mengenakan kerudung berwarna ungu muda dan gamis putih motif bunga-bunga tersebut tampak percaya diri meski banyak temannya memakai seragam sekolah.

Baca juga: PPKM Darurat Berhasil dan Efektif di Indramayu

"Biasa saja saya memakainya. Kan akibat pertumbuhan. Kalau ada teman yang nge-bully ya, bully balik," ujarnya, Senin (16/8/2021).

Ia menjelaskan, diketahui seragam sekolah merah putih miliknya tidak muat saat pagi hari hendak berangkat sekolah untuk tatap muka, juga pakaian terasa sempit bersama roknya tidak muat saat dipakai.

"Di pinggangnya kecil. Ya mungkin karena makan terus, makan terus dan rebahan. Tidak ada kegiatan lagi selain itu. Akibatnya ya begini pertumbuhan saya mudah sekali," tuturnya.

Baca juga: Menengok Pemberlakuan PTM di Magetan, Orangtua Keluhkan Seragam Tak Muat karena Lama Tak Dipakai

Sementara itu, orangtua dari Indriyani, Wilani (39), mengungkapkan dia sudah berkoordinasi dengan pihak sekolah atas keadaan anaknya tersebut.

Dijelaskannya, pihak sekolah membolehkan anaknya tersebut berangkat untuk mengikuti kegiatan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) di sekolah Indriyani.

"Dari pihak sekolah sendiri meminta saya untuk segera membeli baju yang baru, dan saya siap nanti besok saya membelinya," ujar Wilani, yang merupakan ibu Indriyani.

Wilani juga menjelaskan, baju seragam milik Indriyani sebenarnya masih baru dan belum diganti, karena masih bagus sejak Indriyani masih kelas 4.

"Jadi mau diganti sayang. Soalnya layak untuk dipakai. Tapi pas tatap muka tadi ternyata hendak dipakai tapi tidak muat," terang Wilani.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mantan Suami Tikam Korban Hingga Tewas di Jayapura

Mantan Suami Tikam Korban Hingga Tewas di Jayapura

Regional
Kemarin 7 Orang Tewas Kecelakaan Maut di Karawang, Hari Ini 13 Penumpang Bus Meninggal di Tol Sumo

Kemarin 7 Orang Tewas Kecelakaan Maut di Karawang, Hari Ini 13 Penumpang Bus Meninggal di Tol Sumo

Regional
Luka Berat, Sopir Elf yang Terlibat Kecelakaan Maut di Karawang Belum Bisa Dimintai Keterangan

Luka Berat, Sopir Elf yang Terlibat Kecelakaan Maut di Karawang Belum Bisa Dimintai Keterangan

Regional
Kondisi Terkini Korban Kebakaran Kilang Minyak Pertamina di Balikpapan, Pekerja Meninggal Diterbangkan ke Sumut

Kondisi Terkini Korban Kebakaran Kilang Minyak Pertamina di Balikpapan, Pekerja Meninggal Diterbangkan ke Sumut

Regional
Sempat Hanyut 2 Hari Saat Mencari Ikan, 5 Nelayan Asal Sikka Ditemukan Selamat

Sempat Hanyut 2 Hari Saat Mencari Ikan, 5 Nelayan Asal Sikka Ditemukan Selamat

Regional
Kisah Pilu Pengantin Perempuan di Bone, Meninggal Sehari Setelah Pernikahan

Kisah Pilu Pengantin Perempuan di Bone, Meninggal Sehari Setelah Pernikahan

Regional
Terjerat Utang Rp 39 Juta di 11 Pinjol, Perempuan di Lampung Depresi, Pakai Baju Serba Putih dan Minta Uang pada Warga

Terjerat Utang Rp 39 Juta di 11 Pinjol, Perempuan di Lampung Depresi, Pakai Baju Serba Putih dan Minta Uang pada Warga

Regional
Duduk Perkara Puluhan Jemaat Diusir Prajurit TNI AU karena Gunakan Sandal Jepit Saat ke Gereja

Duduk Perkara Puluhan Jemaat Diusir Prajurit TNI AU karena Gunakan Sandal Jepit Saat ke Gereja

Regional
10 Mahasiswa Jadi Tersangka Pemblokiran Jalan di NTB, BEM UM Bima Minta Penahanan Dipindah

10 Mahasiswa Jadi Tersangka Pemblokiran Jalan di NTB, BEM UM Bima Minta Penahanan Dipindah

Regional
Kedapatan Bermain Judi Sabung Ayam, 10 Warga NTT Ditangkap, 1 Pelaku Guru Honorer

Kedapatan Bermain Judi Sabung Ayam, 10 Warga NTT Ditangkap, 1 Pelaku Guru Honorer

Regional
Kekurangan Oksigen Saat Padamkan Api di Toko Sepatu, Petugas Damkar Dilarikan ke RSUD Salatiga

Kekurangan Oksigen Saat Padamkan Api di Toko Sepatu, Petugas Damkar Dilarikan ke RSUD Salatiga

Regional
40 Petani Sawit Ditangkap, Kades: Para Istri Kini Jadi Tulang Punggung, Kasihan Anak-anak Mereka

40 Petani Sawit Ditangkap, Kades: Para Istri Kini Jadi Tulang Punggung, Kasihan Anak-anak Mereka

Regional
Sempat DPO, Oknum Polisi Sulut Ditangkap Tim Gabungan Polda Kepri

Sempat DPO, Oknum Polisi Sulut Ditangkap Tim Gabungan Polda Kepri

Regional
Duduk Perkara 40 Petani di Mukomuko, Bengkulu, Ditangkap dan Dijadikan Tersangka oleh Polisi

Duduk Perkara 40 Petani di Mukomuko, Bengkulu, Ditangkap dan Dijadikan Tersangka oleh Polisi

Regional
Diduga Alami Korsleting, Minibus Terbakar di Depan Gardu Masuk Tol Lampung

Diduga Alami Korsleting, Minibus Terbakar di Depan Gardu Masuk Tol Lampung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.