Kompas.com - 16/08/2021, 12:12 WIB
Bayi kambing bermata satu milik warga Kelurahan Tawangsari, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, Senin (16/8/2021) KOMPAS.COM/ASIP HASANIBayi kambing bermata satu milik warga Kelurahan Tawangsari, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, Senin (16/8/2021)

BLITAR, KOMPAS.com - Seekor bayi kambing jantan yang baru lahir menggemparkan warga di Kabupaten Blitar.

Bayi kambing milik pasangan Sumarsono-Siti Rofiah itu terlahir Minggu (15/8/2021) di kandang di belakang rumah mereka di Kelurahan Tawangsari, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar.

"Bayi kambingnya dua ekor, tapi yang satu mati saat lahir. Sama-sama jantan dan bermata satu," ujar Siti Rofiah, kepada Kompas.com, Senin (16/8/2021).

Kata ibu rumah tangga berusia 45 tahun itu, bayi kambing yang mati adalah yang pertama lahir.

Baca juga: Pernyataannya Minta Kades Curi Sapi Warga yang Tolak Divaksin Viral, Camat Batang-Batang: Itu Guyonan, Saya Minta Maaf

"Yang mati itu lebih besar sebenarnya, tapi matanya lebih kecil," kata dia.

Bayi kambing dengan panjang sekitar 40 sentimeter itu, kata dia, belum bisa berdiri dan menyusu ke induknya.

"Saya perah susu dari induknya dan saya berikan ke bayi kambing ini menggunakan sendok," ujar dia.

Kedua kambing itu lahir dari seekor induk yang sehat.

Menurut Rofiah, suaminya membeli induk kambing bermata satu itu dari tetangganya sekitar 3-4 bulan lalu sudah dalam kondisi hamil.

 

Rofiah dan Sumarsono bertekad memelihara dengan baik bayi kambing yang terlahir dengan kondisi cacat fisik tersebut.

Rofiah percaya, memelihara dengan baik bayi kambing cacat itu bisa menjadi perantara kelancaran rezeki bagi keluarganya.

Kejadian bayi hewan yang lahir dengan kecacatan fisik pernah terjadi di Kabupaten Blitar sekitar dua tahun lalu di wilayah Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar.

Baca juga: Video Viral Camat di Sumenep Minta Kades Curi Sapi Warga yang Menolak Vaksin, Ini Klarifikasinya

Seekor bayi sapi lahir dengan dua kepala di mana di setiap kepalanya terdapat satu mata.

Mantri kesehatan hewan Kecamatan Nglegok saat itu menyebutkan bahwa induk sapi tersebut hamil melalui pembuahan kawin suntik.

Ditanya apakah induk kambing itu hamil melalui pembuahan dengan kawin suntik, Rofiah mengaku tidak tahu.

"Karena kami beli sudah dalam keadaan hamil," ujar Rofiah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 17 Januari 2022

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 17 Januari 2022

Regional
5 Mecusuar Bersejarah di Indonesia Salah Satunya Willem's Toren di Aceh yang Dibangun Ratusan Warga Ambon

5 Mecusuar Bersejarah di Indonesia Salah Satunya Willem's Toren di Aceh yang Dibangun Ratusan Warga Ambon

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 17 Januari 2022

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 17 Januari 2022

Regional
Dua Pemerkosa Gadis Keterbelakangan Mental Dibebaskan, Ini Kata Polisi

Dua Pemerkosa Gadis Keterbelakangan Mental Dibebaskan, Ini Kata Polisi

Regional
Dua Tersangka Pemerkosa Gadis Keterbelakangan Mental Dibebaskan, Korban Hamil

Dua Tersangka Pemerkosa Gadis Keterbelakangan Mental Dibebaskan, Korban Hamil

Regional
Sopir Ekspedisi Ditahan di Polsek Tanpa Status Hukum Jelas, Kapolda Lampung Cari Pelapornya

Sopir Ekspedisi Ditahan di Polsek Tanpa Status Hukum Jelas, Kapolda Lampung Cari Pelapornya

Regional
Vaksinasi Booster di NTB Dimulai 19 Januari, Lansia Jadi Prioritas

Vaksinasi Booster di NTB Dimulai 19 Januari, Lansia Jadi Prioritas

Regional
7 Kilang Minyak Milik Indonesia, dari yang Tertua hingga Terbesar

7 Kilang Minyak Milik Indonesia, dari yang Tertua hingga Terbesar

Regional
Mengenal Garis Pemisah Fauna di Nusantara: Garis Wallace, Garis Weber, dan Garis Lydekker

Mengenal Garis Pemisah Fauna di Nusantara: Garis Wallace, Garis Weber, dan Garis Lydekker

Regional
Sejarah Pesawat Pertama buatan Indonesia, Mimpi BJ Habibie yang Terhalang Krisis Moneter

Sejarah Pesawat Pertama buatan Indonesia, Mimpi BJ Habibie yang Terhalang Krisis Moneter

Regional
Kasus Pembakaran Rumah Jurnalis di Aceh, Pangdam IM: Kami Berkomitmen Penegakan Hukum

Kasus Pembakaran Rumah Jurnalis di Aceh, Pangdam IM: Kami Berkomitmen Penegakan Hukum

Regional
5 Remaja yang Lempar Mobil Demi Konten Dibebaskan Polisi, Ini Alasannya

5 Remaja yang Lempar Mobil Demi Konten Dibebaskan Polisi, Ini Alasannya

Regional
Dijanjikan Jadi Veteran, 52 Lansia di NTT Diduga Tertipu Miliaran Rupiah

Dijanjikan Jadi Veteran, 52 Lansia di NTT Diduga Tertipu Miliaran Rupiah

Regional
Digugat Warganya Terkait Pengisian Perangkat Desa, Bupati Blora: Kita Hadapi

Digugat Warganya Terkait Pengisian Perangkat Desa, Bupati Blora: Kita Hadapi

Regional
Polisi Bongkar Makam Siswi SD di Grobogan yang Diduga Tewas Dianiaya Temannya

Polisi Bongkar Makam Siswi SD di Grobogan yang Diduga Tewas Dianiaya Temannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.