Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pemuda Surabaya Jadi Tentara AL di Amerika Serikat, Dulu Tak Bisa Bahasa Inggris, Sempat Jadi Pelayan Restoran

Kompas.com - 16/08/2021, 06:07 WIB
Rachmawati

Editor

KOMPAS.com - Jovan Zachary Winarno (20), pemuda asal Surabaya, Jawa Timur menjadi tentara Angkatan Laut di Amerika Serikat sejak 3 tahun yang lalu.

Dalam unggahan video-videonya di YouTube, Jovan terlihat memakai seragam tentara lengkap sambil menceritakan mengenai kesehariannya sebagai tentara di AS.

Kisahnya menarik perhatian warganet dan rekan-rekannya yang ada di Indonesia.

Jarene kabeh kuliah, malah dadi tentara, yo opo sih kon iku?” (red: “Katanya semua kuliah, kok malah jadi tentara? Gimana sih kamu itu?”), cerita Jovan dikutip dari VOA Indonesia.

Baca juga: Kisah Harimau Dikafani dan Dilayat, Warga Yakin Terjadi Bencana Jika Bangkainya Dibawa ke Luar Kampung

Rencana kuliah dan tak bisa berbahasa Inggris

Jovan lahir di Amerika Serikat dan berkewargenagaraan AS. Saat berusia 6 bulan, ia dan keluarganya pulang ke Indonesia lalu tinggal di Surabaya.

Pada 2018, ia kembali menginjakkan kaki ke Amerika Serikat dan berencana untuk meneruskan kuliah.

Menurutnya saat itu ia sama sekali tak bisa Bahasa Inggris. Di Amerika, Johan pun mulai belajar Bahasa Inggris untuk berkomunikasi.

“Dibilang lancar, juga enggak. Ya, lumayanlah,” ujar Jovan dengan logat Jawanya yang kental.

Baca juga: Kisah Penjual Bendera Merah Putih, Sebelum Pandemi Bisa Laku 100 Lembar Tiap Hari, Kini Paling Banyak 10

Kerja sebagai pelayan restoran

Tentara angkatan laut AS keturunan Surabaya, Jovan Zachary Winarno, saat sedang latihan menembakdok Jovan Tentara angkatan laut AS keturunan Surabaya, Jovan Zachary Winarno, saat sedang latihan menembak
Menurut Johan, sebelum kuliah ia ingin merasakan bekerja di AS. Dibantu teman ayahnya, Johan pindah ke Texas dan bekerja selama enam bulan sebagai pelayan restoran.

Saat itu anak rekan ayahnya menawari dirinya masuk tentara.

Jovan pun tertarik karena dengan menjadi tentara, ia mendapat banyak keuntungan. Seperti tunjangan sekolah, asuransi kesehatan, tempat tinggal, makan sehari-hari, dan biaya untuk masuk kebugaran.

“Awalnya enggak ada niatan sama sekali. Setelah itu ada anaknya temen papa saya, dia tawarin saya kalau mau masuk tentara. Akhirnya saya masuk, setelah tahu ada banyak benefit-nya,” kenang pria yang hobi main video game ini.

Baca juga: Kisah Mbah Mardi, Dapat Amplop Berisi Rp 2 Juta dari Orang Tak Dikenal, Bermula Tertipu Uang Palsu Rp 400.000

Ia pun meminta izin keluarganya yang tinggal di Surabaya melalui telepon. Keputusan Jovan sempat membuat keluarganya terkejut.

“Awalnya (keluarga) kayak, ‘ngapain gitu masuk tentara?’” kata Jovan.

Sang ayah, Susanto Budi Winarno mengaku merasa sangat berat saat atas pilihan anaknya. Namun ia tetap mendukung harapan dan cita-cita Jovan.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com