Sopir Mengantuk, Mobil Tabrak Teras Warga di Wonogiri, 4 Orang Luka

Kompas.com - 14/08/2021, 10:27 WIB
RUSAK—Teras rumah warga di Jalan Raya Sukoharjo - Wonogiri, Dusun Nanggan, Desa Gemantar, Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah rusak setelah sebuah mobil menabrak karena sopir dalam kondisi mengantuk, Sabtu (14/8/2021) pagi. KOMPAS.COM/Dokumentasi Polres WonogiriRUSAK—Teras rumah warga di Jalan Raya Sukoharjo - Wonogiri, Dusun Nanggan, Desa Gemantar, Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah rusak setelah sebuah mobil menabrak karena sopir dalam kondisi mengantuk, Sabtu (14/8/2021) pagi.

WONOGIRI, KOMPAS.com -Empat warga Kabupaten Bekasi, Jawa Barat mengalami luka-luka setelah mobil yang ditumpanginya menabrak teras rumah warga di Jalan Raya Sukoharjo - Wonogiri, Dusun Nanggan, Desa Gemantar, Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, Sabtu (14/8/2021) pagi.

Kasubag Humas Polres Wonogiri, AKP Suwondo yang dikonfirmasi Kompas.com, mengatakan, kecelakaan terjadi lantaran sopir yang mengemudikan mobil Toyota Rush bernomor polisi B 1267 KMM mengantuk.

Baca juga: Wonogiri Terima 7.420 Vial Vaksin Covid-19, Prioritas untuk Lansia

Suwondo mengungkapkan, kecelakaan bermula saat mobil Toyota Rush yang dikemudikan Yudit Sudiyana (27) melaju dari arah Solo menuju Wonogiri.

Setibanya di tempat kejadian perkara yang kondisinya jalannya datar, pengemudi pun mengantuk. Kondisi itu mengakibatkan mobil berjalan tidak terkendali.

“Laju mobil yang tidak terkendali mengakibatkan berjalan ke kanan kemudian menabrak tumpukan material bangunan dan teras rumah. Maka terjadilah kecelakaan lalu lintas tunggal,” ujar Suwondo.

Empat warga Bekasi yang mengalami luka-luka yakni Suhartini (50), Indri Mora (25), Suprihatin (65), dan Niken Ayu Anggraini (22).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: 750 Nakes di RSUD Wonogiri Jalani Suntik Vaksin Booster Moderna

Sementara sopir dan pemilik rumah dilaporkan dalam kondisi selamat. Akibat kecelakaan itu bagian depan mobil rusak berat dan teras rumah warga rusak.

Suwondo mengimbau bagi pengemudi kendaraan bermotor untuk beristirahat bila dalam kondisi mengantuk.

Sebab mengemudi dalam kondisi mengantuk akan membahayakan keselamatan jiwa, penumpang, dan pengguna jalan lainnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Oknum Pegawai PMI Surabaya Jual Plasma Konvalesen, 1 Kantong Dijual hingga Rp 5 Juta

Oknum Pegawai PMI Surabaya Jual Plasma Konvalesen, 1 Kantong Dijual hingga Rp 5 Juta

Regional
Jadi Tersangka, 14 Warga yang Aniaya Pencuri hingga Tewas Dijerat Pasal Berlapis

Jadi Tersangka, 14 Warga yang Aniaya Pencuri hingga Tewas Dijerat Pasal Berlapis

Regional
Hasil Autopsi ART yang Tewas di Madiun, Terdapat Bekas Pukulan Benda Tumpul di Kepala Korban

Hasil Autopsi ART yang Tewas di Madiun, Terdapat Bekas Pukulan Benda Tumpul di Kepala Korban

Regional
Kronologi Meninggalnya Mahasiswa UNS dalam Diklatsar Menwa, Panitia: Sempat Mengeluh Keram dan Sakit Punggung

Kronologi Meninggalnya Mahasiswa UNS dalam Diklatsar Menwa, Panitia: Sempat Mengeluh Keram dan Sakit Punggung

Regional
Langgar Aturan PPKM Level 1, Dua Kafe Bergengsi di Kota Semarang Disegel Polisi

Langgar Aturan PPKM Level 1, Dua Kafe Bergengsi di Kota Semarang Disegel Polisi

Regional
Bapak Perkosa Anak Tiri yang Masih di Bawah Umur, Ditangkap Saat Akan Kabur dengan Kapal

Bapak Perkosa Anak Tiri yang Masih di Bawah Umur, Ditangkap Saat Akan Kabur dengan Kapal

Regional
Imigrasi Blitar Mulai Buka, Baru 50 Persen Kuota Layanan Terpakai

Imigrasi Blitar Mulai Buka, Baru 50 Persen Kuota Layanan Terpakai

Regional
Gelar Aksi Peduli Lingkungan, PSDKP Ambon Tanam Mangrove hingga Lepas 1.500 Benih Ikan Kakap

Gelar Aksi Peduli Lingkungan, PSDKP Ambon Tanam Mangrove hingga Lepas 1.500 Benih Ikan Kakap

Regional
Kronologi Vario Terjun ke Empang hingga Mengakibatkan Pasangan Muda-mudi Tewas di Tempat

Kronologi Vario Terjun ke Empang hingga Mengakibatkan Pasangan Muda-mudi Tewas di Tempat

Regional
Beri Izin Pelaksanaan CFD di Jalan Kembang Jepun Surabaya, Satgas Covid-19: Jika Ada Kerumunan, Bubarkan

Beri Izin Pelaksanaan CFD di Jalan Kembang Jepun Surabaya, Satgas Covid-19: Jika Ada Kerumunan, Bubarkan

Regional
Lima Anak Hanyut Saat Berenang di Muara Sungai, 1 Masih Hilang

Lima Anak Hanyut Saat Berenang di Muara Sungai, 1 Masih Hilang

Regional
Korban Diduga Keracunan Makanan di Nganjuk Jadi 45 Orang, Sampel Makanan Dibawa ke Lab Surabaya

Korban Diduga Keracunan Makanan di Nganjuk Jadi 45 Orang, Sampel Makanan Dibawa ke Lab Surabaya

Regional
Bangunan Sekolah Rusak karena Gempa, Siswa di Ambarawa Kembali Belajar Jarak Jauh

Bangunan Sekolah Rusak karena Gempa, Siswa di Ambarawa Kembali Belajar Jarak Jauh

Regional
Terlibat Jual Beli Plasma Konvalesen, Oknum Pegawai PMI Surabaya Disidang

Terlibat Jual Beli Plasma Konvalesen, Oknum Pegawai PMI Surabaya Disidang

Regional
Honor THL PDAM Disunat Oknum, Wali Kota Madiun: Kasihan Wong Cilik Kok Digitukan

Honor THL PDAM Disunat Oknum, Wali Kota Madiun: Kasihan Wong Cilik Kok Digitukan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.