Bupati Bintan Jadi Tersangka KPK, Ini Komentar Gubernur Kepri

Kompas.com - 14/08/2021, 09:29 WIB
Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad. Dok Humas Pemprov KepriGubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad.

BINTAN, KOMPAS.com - Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad prihatin atas penetapan Bupati Bintan Apri Sujadi sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Apri menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengaturan barang kena cukai dalam pengelolaan kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas (KPBPB) Kabupaten Bintan tahun 2016-2018.

"Mari kita doakan bersama supaya proses hukum yang dijalani Pak Apri Sujadi dimudahkan oleh Allah SWT," kata Ansar di Tanjungpinang seperti dikutip dari Antara, Jumat (13/8/2021).

Baca juga: Bupati Bintan Diduga Terima Rp 6,3 Miliar Terkait Pengaturan Cukai Rokok dan Minuman Mengandung Etil Alkohol

Ansar berharap penetapan tersangka Apri Sujadi tidak mempengaruhi jalannya roda pemerintahan di Kabupaten Bintan.

Ansar segera berkonsultasi dengan Biro Hukum Pemprov Kepri menyangkut mekanisme penunjukan pengganti Bupati Bintan selama Apri menghadapi proses hukum.

"Kita tanya dulu ke Biro Hukum, nanti mekanismenya seperti apa, segera ditindaklanjuti," ucap Ansar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Jadi Tersangka Korupsi, Bupati Bintan Apri Sujadi Punya Harta Rp 8,7 Miliar

Lebih lanjut, Ansar mengingatkan kepada seluruh kepala daerah kabupaten/kota dan ASN di wilayah Provinsi Kepri untuk berhati-hati dalam bekerja, agar tidak sampai menyalahi aturan dan ketentuan yang berlaku.

"Kadang kala niat baik kita bekerja, hasilnya belum tentu baik. Perlu saling mengingatkan satu sama lain agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi," kata Ansar.

Baca juga: Profil Bupati Bintan, Dipecat AHY dari Demokrat karena KLB, Kini Jadi Tersangka Korupsi

Berdasarkan keterangan KPK, Apri Sujadi sejak 2017 hingga 2018 diduga menerima uang sejumlah Rp 6,3 miliar.

Untuk kepentingan penyidikan, Tim Penyidik KPK telah melakukan upaya paksa penahanan terhadap Apri Sujadi selama 20 hari ke depan, terhitung sejak 12 Agustus 2021.

Selain Bupati Bintan, KPK juga menahan tersangka Muhammad Saleh Umar selaku Plt Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Bintan Wilayah Kabupaten Bintan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kota Blitar Gelar Uji Coba Pertunjukan Seni di Makam Bung Karno, Ratusan Penonton Hadir

Kota Blitar Gelar Uji Coba Pertunjukan Seni di Makam Bung Karno, Ratusan Penonton Hadir

Regional
Cerita Korban Perkosaan Ditolak Saat Lapor Polisi karena Tak Memiliki Sertifikat Vaksin, Sempat Tertahan di Gerbang

Cerita Korban Perkosaan Ditolak Saat Lapor Polisi karena Tak Memiliki Sertifikat Vaksin, Sempat Tertahan di Gerbang

Regional
Gara-gara Lupa Matikan Api di Tungku, Sebuah Rumah di Ponorogo Terbakar, 1 Orang Terluka

Gara-gara Lupa Matikan Api di Tungku, Sebuah Rumah di Ponorogo Terbakar, 1 Orang Terluka

Regional
Kapolsek Parigi Diduga Cabuli Anak Tersangka, Keluarga Korban: Tak Ada Damai...

Kapolsek Parigi Diduga Cabuli Anak Tersangka, Keluarga Korban: Tak Ada Damai...

Regional
Yogyakarta Masuk PPKM Level 2, Satgas Covid-19: Tugas Kita Makin Berat

Yogyakarta Masuk PPKM Level 2, Satgas Covid-19: Tugas Kita Makin Berat

Regional
Pembelajaran Tatap Muka di Pekanbaru, Durasi Belajar Ditambah Jadi 4 Jam

Pembelajaran Tatap Muka di Pekanbaru, Durasi Belajar Ditambah Jadi 4 Jam

Regional
2 Orang Tewas akibat Kecelakaan Maut di Sumba Tengah, Begini Kronologinya...

2 Orang Tewas akibat Kecelakaan Maut di Sumba Tengah, Begini Kronologinya...

Regional
Viral, Video Bupati Jember Bernyanyi di Pesta Pernikahan, Satgas Covid-19 Turun Tangan

Viral, Video Bupati Jember Bernyanyi di Pesta Pernikahan, Satgas Covid-19 Turun Tangan

Regional
20 Sekolah di Gunungkidul Kemalingan dalam 5 Bulan, Ini Imbauan Dinas Pendidikan

20 Sekolah di Gunungkidul Kemalingan dalam 5 Bulan, Ini Imbauan Dinas Pendidikan

Regional
Terungkap, Bos Situs Judi Online Asal Jakarta Diduga Punya 5.000 Nomor Ponsel, Ini Kata Polisi

Terungkap, Bos Situs Judi Online Asal Jakarta Diduga Punya 5.000 Nomor Ponsel, Ini Kata Polisi

Regional
Pemkab Klaten Bakal Terapkan Aplikasi PeduliLindungi di 5 Tempat Wisata, Mana Saja?

Pemkab Klaten Bakal Terapkan Aplikasi PeduliLindungi di 5 Tempat Wisata, Mana Saja?

Regional
Melihat Ekowisata Kampung Blekok Situbondo, Upaya Melestarikan Ribuan Burung Air

Melihat Ekowisata Kampung Blekok Situbondo, Upaya Melestarikan Ribuan Burung Air

Regional
Banyak Warga Termakan Isu Hoaks, Realisasi Vaksinasi Sumbar Baru 27 Persen

Banyak Warga Termakan Isu Hoaks, Realisasi Vaksinasi Sumbar Baru 27 Persen

Regional
Cerita Basarnas Evakuasi Pria Mabuk yang Panjat Tower SUTET: Salah Sedikit, Nyawa Taruhannya

Cerita Basarnas Evakuasi Pria Mabuk yang Panjat Tower SUTET: Salah Sedikit, Nyawa Taruhannya

Regional
Ibu 3 Anak yang Diduga Diperkosa Dilaporkan Balik, LPSK Ingatkan UU Perlindungan Saksi dan Korban

Ibu 3 Anak yang Diduga Diperkosa Dilaporkan Balik, LPSK Ingatkan UU Perlindungan Saksi dan Korban

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.