Kompas.com - 13/08/2021, 18:39 WIB
Ilustrasi pencabulan KOMPAS.COM/HANDOUTIlustrasi pencabulan

NGANJUK, KOMPAS.com – Seorang oknum guru mengaji berinisial AM dilaporkan ke polisi.

Gara-garanya, AM diduga mencabuli beberapa muridnya. Ironinya, seluruh korban ialah anak-anak di bawah umur.

Berdasar informasi yang diperoleh Kompas.com, kasus pencabulan ini dilaporkan ke Polres Nganjuk sejak 4 Agustus 2021.

Selanjutnya, keluarga korban meminta bantuan hukum ke PBH DPC Peradi Nganjuk pada 9 Agustus lalu.

Baca juga: Pria Ini Ditembak di Depan Anak, Pelakunya Om Roni Pacar Istri Korban

“Para korban ini meminta bantuan kepada kami PBH Peradi untuk mengawal perkara ini,” kata Sekretaris PBH DPC PeradiNganjuk, Santoso Raharjo, saat dihubungi Kompas.com, Jumat (13/8/2021).

“Mereka (keluarga korban) sudah lapor sendiri. Namun, karena merasa tidak ada yang mendampingi, datanglah ke kantor kami dengan harapan kasusnya ini dikawal hingga selesai,” lanjut dia.

Santoso menuturkan, ada dua korban yang membuat laporan polisi. Salah satu korban ialah gadis yang masih duduk di kelas 1 SMP.

Nahas, gadis tersebut sudah menjadi korban pencabulan sejak duduk di kelas 5 SD.

“Salah satu korban ini kan umur kelas 1 SMP ya, dan itu dia katanya sudah mengalami kejadian perlakuan seperti itu sejak kelas 5 SD,” ungkap dia.

Santoso tak memaparkan secara detail awal mula terbongkarnya kasus ini.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gempa M 5,3 Guncang Pangandaran, Getarannya Terasa hingga Kebumen

Gempa M 5,3 Guncang Pangandaran, Getarannya Terasa hingga Kebumen

Regional
3 SMP di Jateng Tutup Usai Temuan Kasus Covid-19

3 SMP di Jateng Tutup Usai Temuan Kasus Covid-19

Regional
Banding Ditolak, Bripka BT Pelaku Pemerkosa Mahasiswi di Banjarmasin Tetap Dipecat Tidak Hormat

Banding Ditolak, Bripka BT Pelaku Pemerkosa Mahasiswi di Banjarmasin Tetap Dipecat Tidak Hormat

Regional
Terseret Arus Sungai Saat Pulang dari Kebun, Petani di Bolaang Mongondow Ditemukan Tewas

Terseret Arus Sungai Saat Pulang dari Kebun, Petani di Bolaang Mongondow Ditemukan Tewas

Regional
Cerita Peserta yang Gagal Ikuti Tes Perades di Blora, Tidak Mau Ikut Permainan Uang

Cerita Peserta yang Gagal Ikuti Tes Perades di Blora, Tidak Mau Ikut Permainan Uang

Regional
21 Siswa dan 3 Guru Positif Covid-19 Hasil Tes Antigen, SMA Al Irsyad Purwokerto Ditutup Sementara

21 Siswa dan 3 Guru Positif Covid-19 Hasil Tes Antigen, SMA Al Irsyad Purwokerto Ditutup Sementara

Regional
Perayaan Hari Raya Imlek di Jateng Ditetapkan Sesuai Level di Daerah

Perayaan Hari Raya Imlek di Jateng Ditetapkan Sesuai Level di Daerah

Regional
Melawan Saat Akan Ditangkap Polisi, Pengedar Sabu Ini Ditembak, Begini Kronologinya

Melawan Saat Akan Ditangkap Polisi, Pengedar Sabu Ini Ditembak, Begini Kronologinya

Regional
Rekomendasi 4 Pulau Eksotis di Kalimantan Timur untuk Liburan, Ada yang Bisa Berenang Bareng Hiu

Rekomendasi 4 Pulau Eksotis di Kalimantan Timur untuk Liburan, Ada yang Bisa Berenang Bareng Hiu

Regional
Harga Tanah di Penajam Paser Utara Meroket, dari Rp 30 Juta Jadi Rp 300 Juta, bahkan sampai Miliaran Rupiah

Harga Tanah di Penajam Paser Utara Meroket, dari Rp 30 Juta Jadi Rp 300 Juta, bahkan sampai Miliaran Rupiah

Regional
Terlibat Korupsi Pembangunan Puskesmas, Kepala Dinkes TTU dan Kontraktor Ditahan

Terlibat Korupsi Pembangunan Puskesmas, Kepala Dinkes TTU dan Kontraktor Ditahan

Regional
Sejarah KPU serta Tugas dan Wewenang

Sejarah KPU serta Tugas dan Wewenang

Regional
Seniman Gelar Aksi Bakar Lilin Kenang 17 Korban Terbakar Bentrokan Sorong

Seniman Gelar Aksi Bakar Lilin Kenang 17 Korban Terbakar Bentrokan Sorong

Regional
5 Tahanan Kabur dari Rutan di Tanggamus, 3 Diserahkan oleh Keluarga

5 Tahanan Kabur dari Rutan di Tanggamus, 3 Diserahkan oleh Keluarga

Regional
Ngaku Anggota Brimob, Pemuda Ini Minta Video Call Seks dan Peras Korbannya

Ngaku Anggota Brimob, Pemuda Ini Minta Video Call Seks dan Peras Korbannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.