Kompas.com - 13/08/2021, 15:46 WIB
Petugas Inafis Satreskrim Polresta Tasikmalaya mengevakuasi mayat pria tak dikenal di lereng puncak sebuah bukit di Kampung Cirando, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (12/8/2021). KOMPAS.com/IRWAN NUGRAHAPetugas Inafis Satreskrim Polresta Tasikmalaya mengevakuasi mayat pria tak dikenal di lereng puncak sebuah bukit di Kampung Cirando, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (12/8/2021).

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Warga Kampung Cirando, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya, digegerkan dengan temuan mayat di puncak sebuah bukit di wilayah Tasikmalaya utara, Kamis (12/8/2021).

Mayat pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang sedang menyabit rumput untuk pakan ternak.

"Jadi posisinya telungkup saat ditemukan. Awalnya dapat laporan dari warga yang lagi mencari rumput di atas puncak bukit. Lalu usai shalat dzuhur kemarin, saya ke lokasi sama teman dan posisinya sudah seperti itu," ujar Mulyadi (45), salah seorang tokoh masyarakat di Kampung Cirando, Jumat (13/8/2021).

Baca juga: 6 Gadis Asal Tasikmalaya Dijanjikan Kerja di Restoran, Malah Dijual sebagai PSK

Mulyadi langsung melaporkan temuan mayat tersebut ke ketua RT wilayahnya dan diteruskan ke Polsek Kadipaten, Polresta Tasikmalaya.

Polisi kemudian mengevakuasi jenazah yang berada di atas bukit.

"Tidak diketahui identitasnya. Warga sini juga tidak mengetahui siapa jasad itu," kata Mulyadi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Proses evakuasi membutuhkan waktu berjam-jam, karena kondisi wilayah lokasi penemuan mayat tersebut berada di atas bukit yang harus melewati jalan setapak terjal.

"Tadi proses evakuasi bersama Tim Inafis harus mengevakuasi mayat dengan cara digotong pakai sebilah bambu," ujar Kapolsek Kadipaten Inspektur Satu Endang Wijaya.

Baca juga: PPKM Level 3 Kota Tasikmalaya, Belajar Tatap Muka Dimulai Pekan Depan

Menurut Endang, mayat tersebut diduga pria yang mengalami gangguan jiwa.

"Dugaan awal info warga, orang itu terlihat seperti punya gangguan kejiwaan, karena sering lalu-lalang di kampung dan tak tentu tujuan," kata dia.

Mayat pria itu langsung dibawa ke RSUD Soekardjo Tasikmalaya untuk menjalani pemeriksaan awal.

Bagi warga Tasikmalaya yang merasa kehilangan anggota keluarganya dengan ciri-ciri sesuai mayat korban, bisa langsung mendatangi rumah sakit tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Suap Nurdin Abdullah, Mantan Sekretaris Dinas PUTR Sulsel Divonis 4 Tahun Penjara

Kasus Suap Nurdin Abdullah, Mantan Sekretaris Dinas PUTR Sulsel Divonis 4 Tahun Penjara

Regional
Keponakan yang Bunuh Pamannya Pakai Air Panas dan Martil Terancam 15 Tahun Penjara

Keponakan yang Bunuh Pamannya Pakai Air Panas dan Martil Terancam 15 Tahun Penjara

Regional
Kronologi Keponakan Bunuh Pamannya Pakai Air Panas dan Martil, Berawal Sakit Hati

Kronologi Keponakan Bunuh Pamannya Pakai Air Panas dan Martil, Berawal Sakit Hati

Regional
Banyak Residivis Kembali Curi Motor di Sumut, Tertangkap Saat Operasi Kancil Toba 2021

Banyak Residivis Kembali Curi Motor di Sumut, Tertangkap Saat Operasi Kancil Toba 2021

Regional
Beredar Foto Selebgram Ambon yang Terlibat Video Porno Menikah dengan Kekasih, Ini Kata Polisi

Beredar Foto Selebgram Ambon yang Terlibat Video Porno Menikah dengan Kekasih, Ini Kata Polisi

Regional
Limbah Sawit di Riau Diolah Jadi Biogas, Upaya Menekan Gas Rumah Kaca

Limbah Sawit di Riau Diolah Jadi Biogas, Upaya Menekan Gas Rumah Kaca

Regional
Jelang UMK 2022 Diputuskan, Ini Masukan Serikat Buruh untuk Ganjar

Jelang UMK 2022 Diputuskan, Ini Masukan Serikat Buruh untuk Ganjar

Regional
Diduga Cemburu, Pengungsi Afghanistan di Kupang Tikam Temannya Pakai Kunci Motor

Diduga Cemburu, Pengungsi Afghanistan di Kupang Tikam Temannya Pakai Kunci Motor

Regional
Jadi Calo CPNS, Pria Ini Tipu Warga Madiun hingga Rp 1 Miliar, Uangnya Dipakai untuk Nikah Lagi

Jadi Calo CPNS, Pria Ini Tipu Warga Madiun hingga Rp 1 Miliar, Uangnya Dipakai untuk Nikah Lagi

Regional
Sidang Kasus Investasi Bodong Rp 84,9 Miliar di Pekanbaru, 5 Terdakwa Minta Bebas, Ditolak Hakim

Sidang Kasus Investasi Bodong Rp 84,9 Miliar di Pekanbaru, 5 Terdakwa Minta Bebas, Ditolak Hakim

Regional
Celurit hingga Korek Pistol Disita Polisi dari Pelaku Klitih di Bantul

Celurit hingga Korek Pistol Disita Polisi dari Pelaku Klitih di Bantul

Regional
Ratusan Pemuda Pagar Nusa Geruduk Mapolres Grobogan Minta Rekannya Dibebaskan

Ratusan Pemuda Pagar Nusa Geruduk Mapolres Grobogan Minta Rekannya Dibebaskan

Regional
Kunjungi Lokasi Banjir Bandang Garut, Risma Berencana Bangun Lumbung Sosial

Kunjungi Lokasi Banjir Bandang Garut, Risma Berencana Bangun Lumbung Sosial

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 29 November 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 29 November 2021

Regional
Viral, Video Remaja Perempuan di Ambon Dianiaya, Teman Pelaku Malah Asyik Merekam

Viral, Video Remaja Perempuan di Ambon Dianiaya, Teman Pelaku Malah Asyik Merekam

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.