Kompas.com - 13/08/2021, 08:14 WIB
Salah satu terbitan jurnal Al-Ihkam Fakultas Syariah IAIN Madura diperlihatkan tim jurnal yang kini sudah terindeks Scopus. Jurnal ini menjadi salah satu dari 10 jurnal di PTKI se-Indonesia yang masuk database jurnal dunia. Humas IAIN MaduraSalah satu terbitan jurnal Al-Ihkam Fakultas Syariah IAIN Madura diperlihatkan tim jurnal yang kini sudah terindeks Scopus. Jurnal ini menjadi salah satu dari 10 jurnal di PTKI se-Indonesia yang masuk database jurnal dunia.

PAMEKASAN, KOMPAS.com - Jurnal Al-Ihkam yang diterbitkan oleh Fakultas Syariah IAIN Madura,  berhasil terindeks Scopus, pusat data sitasi dan jurnal ilmiah yang dimiliki penerbit Elsevier.

Jurnal ini menjadi salah satu dari 10 jurnal Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) di Indonesia yang masuk database jurnal terbesar di dunia.

Rektor IAIN Madura Mohammad Kosim menjelaskan, ada proses panjang sebelum jurnal itu bisa sampai pada tahapan terindeks Scopus. Jurnal itu terbit pertama kali pada 2006. Pada 2014, jurnal itu mulai terakreditasi peringkat B.

Sekitar dua tahun berikutnya terindeks di Direktori Open Access Jurnal (DOAJ). DOAJ merupakan salah satu dari daftar pengindeks jurnal yang paling terkenal di dunia. Artikel jurnal dari seluruh penjuru dunia ada di dalam DOAJ.

"Di tahun 2019, jurnal Al-Ihkam jadi juara terbaik pertama pengelola jurnal hukum oleh Mahkamah Konstitusi (MK)," kata Mohammad Kosim melalui rilis tertulis, Kamis (12/8/221).

Di tahun yang sama, jurnal tersebut melakukan reakreditasi dengan peringkat Sinta-2. Tahap berikutnya mulai persiapan menuju Scopus.

Baca juga: Mahasiswa, Ini 7 Rekomendasi Situs Jurnal Internasional Terbaik

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ada tiga langkah yang dilakukan tim jurnal. Pertama, menambah diversitas editor dan reviewer serta mengundang penulis luar negeri untuk mengirimkan artikel terbaiknya.

Kedua, menerbitkan artikel-artikel dalam bahasa Inggris dan bahasa Arab sesuai scope jurnal tentang kajian Islamic jurisprudence dan kearifan lokal hukum Islam di kawasan Asia Tenggara, dalam bidang sosial keagamaan, hukum, antropologi, sejarah, politik, ekonomi, dan kajian sosial.

Ketiga, meningkatkan kapasitas tim editor, penerjemah, dan proofreader.

"Submission ke Scopus dilakukan pada 28 April 2021, setelah mengikuti kegiatan Shortcourse Jurnal Internasional Bereputasi/Sinta-1 (JIBS) yang diselenggarakan oleh subdit penelitian dan pengabdian kepada masyarakat," terang Kosim.

Kosim menambahkan, ada sembilan artikel pilihan yang paling sesuai dengan scope jurnal Al-Ihkam, mulai terbitan 2018–2020. Pada 10 Agustus 2021, Content Selection & Advisory Board (CSAB) secara resmi mengirimkan surel pemberitahuan bahwa proses review telah selesai dengan status accepted.

“Capaian ini luar biasa. Diharapkan dapat berkontribusi untuk melahirkan profesor-profesor baru yang berkualitas," ungkap mantan aktivis PMII Pamekasan ini.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pergerakan Tanah Merusak Jalan Penghubung 2 Kabupaten di Pulau Seram Maluku

Pergerakan Tanah Merusak Jalan Penghubung 2 Kabupaten di Pulau Seram Maluku

Regional
Residivis Jambret Tas Jaksa Kejari Surabaya, Pelaku Baru 3 Bulan Keluar Penjara

Residivis Jambret Tas Jaksa Kejari Surabaya, Pelaku Baru 3 Bulan Keluar Penjara

Regional
Kelompok Pemuda Bersitegang, 2 Pelajar di Bandung Ditusuk, Satu Tewas

Kelompok Pemuda Bersitegang, 2 Pelajar di Bandung Ditusuk, Satu Tewas

Regional
Banjir Bandang di Garut, 2 Rumah dan Mobil Terseret Arus

Banjir Bandang di Garut, 2 Rumah dan Mobil Terseret Arus

Regional
Soroti Potensi Penularan Covid-19 Saat Nataru, Kapolri Minta Akselerasi Vaksin

Soroti Potensi Penularan Covid-19 Saat Nataru, Kapolri Minta Akselerasi Vaksin

Regional
2 Bulan Terkatung-katung di Taiwan, Jenazah TKW Suprihatin Akhirnya Dikuburkan di Blitar

2 Bulan Terkatung-katung di Taiwan, Jenazah TKW Suprihatin Akhirnya Dikuburkan di Blitar

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 27 November 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 27 November 2021

Regional
Tabrakan Maut di Kediri Tewaskan 4 Orang, Sopir Truk Trailer Melarikan Diri

Tabrakan Maut di Kediri Tewaskan 4 Orang, Sopir Truk Trailer Melarikan Diri

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 27 November 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 27 November 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 27 November 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 27 November 2021

Regional
Pencuri Tobat Usai Dimaafkan dan Disantuni Korbannya

Pencuri Tobat Usai Dimaafkan dan Disantuni Korbannya

Regional
Pria Ini Bunuh 5 Orang di Desanya, Semua yang Menyaksikan Kejadian Dihabisi

Pria Ini Bunuh 5 Orang di Desanya, Semua yang Menyaksikan Kejadian Dihabisi

Regional
Detik-detik Suami Tusuk Selingkuhan Istri hingga Tewas, Pelaku Serahkan Diri

Detik-detik Suami Tusuk Selingkuhan Istri hingga Tewas, Pelaku Serahkan Diri

Regional
Buruh Desak Ridwan Kamil Tetapkan UMK 2022 Rekomendasi Bupati dan Wali Kota Se-Jabar

Buruh Desak Ridwan Kamil Tetapkan UMK 2022 Rekomendasi Bupati dan Wali Kota Se-Jabar

Regional
100 Hari Misteri Pembunuhan di Subang, Yosef Dicecar soal Nasi Goreng, Danu Ditanya tentang Puntung Rokok

100 Hari Misteri Pembunuhan di Subang, Yosef Dicecar soal Nasi Goreng, Danu Ditanya tentang Puntung Rokok

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.