Kompas.com - 12/08/2021, 05:30 WIB

 

MALANG, KOMPAS.com - Medio Mei 2021, kasus yang melibatkan seorang guru TK dan 24 pinjaman online (Pinjol) mencuat ke hadapan publik.

Berawal dari beban biaya kuliah, S (40) seorang guru TK di Kota Malang terjerat pinjaman online (Pinjol) Ilegal.

S sempat berada di titik terendah dan sempat ingin bunuh diri akibat teror penagihan oleh Pinjol tersebut.

September 2020, S harus membayar uang kuliahnya sebesar Rp 2,5 juta di salah satu perguruan tinggi di Malang.

Saat itu, S yang berkuliah di Jurusan Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG-PAUD) kebingungan.

Baca juga: Satgas Waspada Investasi: Hanya 121 Pinjol yang Terdaftar di OJK, Lainnya Ilegal

S tidak punya uang untuk melanjutkan kuliahnya yang sudah tersisa satu semester.

Sementara, gajinya dari mengajar Taman Kanak-Kanak (TK) tidak mencukupi untuk ditabung. Sebulan, S hanya mendapat bayaran Rp 500.000.

“Harus membayar uang semester Rp 2,5 juta dan waktu itu tidak ada uang. Mau pinjam ke teman, teman tidak punya uang,” katanya saat diwawancara di rumahnya saat itu, Rabu (30/6/2021).

Di tengah kebingungannya, S lantas mengajukan pinjaman ke aplikasi Pinjaman Online (Pinjol). Dalam kurun waktu kurang dari satu jam, S mendapatkan uang dibutuhkannya.

“Akhirnya nekat pinjam ke Pinjol,” katanya.

S meminjam uang ke pinjaman online (Pinjol) usai diberi tahu temannya.

Dia lantas mengunduh aplikasi Pinjol di Play Store. S mengaku memasukkan kata kunci pinjaman online, lalu mengunduhnya.

Baca juga: Pinjol Ilegal, Begini Jerat Hukumnya

Tak tahu regulasi pinjol

Ilustrasi fintech nakal atau pinjaman online nakal. Dok.Shutterstock Ilustrasi fintech nakal atau pinjaman online nakal.

S tidak tahu tentang regulasi Pinjol, begitu juga dengan temannya yang memberi tahu. S juga tidak mengetahui bahwa ada Pinjol yang ilegal.

Dia asal mengunduh aplikasi Pinjol dan menggunakan layanannya. Untuk mendapat uang Rp 2,5 juta, S meminjam di empat aplikasi Pinjol sekaligus.

“Saat itu tidak tahu kalau ada Pinjol yang ilegal. Yang penting cair,” katanya.

Pencairan oleh Pinjol itu sangat cepat. Usai menyetor foto KTP, foto diri dengan cara selfie dan menyetujui segala ketentuannya, uang itu cari kurang dari satu jam.

“Sekitar satu jam sudah cair. Ada yang 15 menit sudah cair. Ditransfer ke rekening,” katanya.

Baca juga: Pinjol Tagih Utang dengan Ancaman Bisa Dituntut Ganti Rugi, Simak Aturannya

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pernah Tawarkan Lahan untuk Istana Presiden, Kepala Suku di Papua Ini Kini Akan Bangun Sirkuit Balap

Pernah Tawarkan Lahan untuk Istana Presiden, Kepala Suku di Papua Ini Kini Akan Bangun Sirkuit Balap

Regional
Boleh Lepas Masker di Area Terbuka, Kapolda Papua: Tetap Waspada dan Genjot Vaksin

Boleh Lepas Masker di Area Terbuka, Kapolda Papua: Tetap Waspada dan Genjot Vaksin

Regional
Bupati Bandung Keluhkan Aturan Tanggap Darurat Guna Salurkan BTT untuk Bencana Alam

Bupati Bandung Keluhkan Aturan Tanggap Darurat Guna Salurkan BTT untuk Bencana Alam

Regional
Sembunyikan Sabu dalam Makanan, 2 Pembesuk Tahanan Polda Sultra Diamankan

Sembunyikan Sabu dalam Makanan, 2 Pembesuk Tahanan Polda Sultra Diamankan

Regional
Korupsi Tanah Kas Desa Rp 1,2 Miliar, Mantan Kades Cabean Madiun Dituntut 8 Tahun Penjara

Korupsi Tanah Kas Desa Rp 1,2 Miliar, Mantan Kades Cabean Madiun Dituntut 8 Tahun Penjara

Regional
Perjalanan Grup Lawak Aneka Ria Srimulat di Surabaya, Tampil di THR Setiap Malam (2)

Perjalanan Grup Lawak Aneka Ria Srimulat di Surabaya, Tampil di THR Setiap Malam (2)

Regional
Penyelundupan Senjata Api Ilegal di Sulut, Diduga Dijemput di Filipina dan Gunakan Ketinting

Penyelundupan Senjata Api Ilegal di Sulut, Diduga Dijemput di Filipina dan Gunakan Ketinting

Regional
Ketika KSAD Bercanda Menggunakan Bahasa Tetun dengan Veteran Timtim...

Ketika KSAD Bercanda Menggunakan Bahasa Tetun dengan Veteran Timtim...

Regional
Pria di Minahasa Tewas Ditikam 2 Orang di Sebuah Rumah Duka

Pria di Minahasa Tewas Ditikam 2 Orang di Sebuah Rumah Duka

Regional
[POPULER NUSANTARA] Sopir Tertidur Lelap Saat Bus Kecelakaan di Tol Mojokerto | Pria di Lamongan Aniaya Selingkuhan

[POPULER NUSANTARA] Sopir Tertidur Lelap Saat Bus Kecelakaan di Tol Mojokerto | Pria di Lamongan Aniaya Selingkuhan

Regional
Kebun Raya Purwodadi di Pasuruan, Harga Tiket, Jam Buka, dan Koleksi

Kebun Raya Purwodadi di Pasuruan, Harga Tiket, Jam Buka, dan Koleksi

Regional
Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini, 21 Mei 2022 : Sepanjang Hari Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini, 21 Mei 2022 : Sepanjang Hari Cerah Berawan

Regional
Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 21 Mei 2022, Pagi Berawan, Sore Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 21 Mei 2022, Pagi Berawan, Sore Hujan Ringan

Regional
Tolak Sapi Bali, Asosiasi Batam Sebut Sapi dan Kambing Tak Bisa Lama di Laut, Bisa Stres

Tolak Sapi Bali, Asosiasi Batam Sebut Sapi dan Kambing Tak Bisa Lama di Laut, Bisa Stres

Regional
Lagu Gambang Suling Asal Jawa Tengah, Lirik dan Chord

Lagu Gambang Suling Asal Jawa Tengah, Lirik dan Chord

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.