Pria Ngaku Positif Corona Keluyuran Wisata Kuliner, Jubir Satgas Covid-19 Medan: Mau Merusak...

Kompas.com - 10/08/2021, 13:05 WIB
Ilustrasi virus corona (SARS-CoV-2), Covid-19 ShutterstockIlustrasi virus corona (SARS-CoV-2), Covid-19

KOMPAS.com - Mengaku positif Covid-19 dari hasil tes PCR yang dilakukannya sebanyak empat kali, seorang pria di Medan, Sumatera Utara, berinisial S malah keluyuran wisata kuliner ke sejumlah tempat makan.

Bahkan, pria ini pun dengan sengaja memvideokan kegiatannya tersebut hingga viral di media sosial.

Terkait dengan itu, Juru Bicara Penanganan Covid-19 Medan Mardohar Tambunan pun angkat bicara.

Baca juga: Cerita di Balik Pasien Covid-19 Diikat, Diseret dan Dipukuli, Diduga Peluki Warga Setelah Tahu Positif Corona

Kata Mardohar, apa yang dilakukan pria itu merusak yang selama ini dilakukan pihaknya untuk menekan laju Covid-19.

"Dia itu mau merusak apa yang selama ini kita lakukan. Seolah-olah semua dibuatnya gampang. Kalau dia ada bukti negatif itu kan perlu diperiksa lagi, apakah dia sudah PCR atau yang lainnya," kata Mardohar.

Mardohar menegaskan, pihaknya tetap akan memroses masalah ini sehingga tidak menimbulkan prasangka atau kesimpulan negatif di masyarakat.

"Yang jelas dia itu sudah buat masyarakat terganggu," tegasnya.

Baca juga: Viral, Video Seorang Pria Ngaku Positif Covid-19, tapi Malah Keluyuran Wisata Kuliner

Mardohar mengaku, pihaknya sudah menelusuri dan mendatangi rumah pria tersebut. Namun, rumah itu seperti tempat penyimpanan mobil.

"Kita sudah datangi rumahnya, tapi rumahnya gudang tempat simpan mobil jadi kita tidak tahu siapa yang menghuni," ungkapnya.

Baca juga: 5 Oknum Anggota DPRD Labura yang Diamankan di Tempat Karaoke Positif Konsumsi Narkotika

Diamankan polisi

Setelah vidoenya viral, polisi pun langsung bergerak cepat hingga berhasil mengamankan pria tersebut.

"Sudah diamankan," kata Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Rafles Marpaung, melalui sambungan telepon, Senin (9/8/2021).

Namun, Rafles tidak menjelaskan kapan pria itu diamankan dan apa motif di balik aksinya tersebut.

"Sabar ya, masih kita periksa," ujarnya.

Baca juga: Ini Alasan Ketua RT Tolak Pemakaman Perawat di Semarang

 

(Penulis : Kontributor Medan, Daniel Pekuwali | Editor : David Oliver Purba)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Belasan Korban Tewas akibat Bentrok 2 Kelompok Warga di Sorong

Belasan Korban Tewas akibat Bentrok 2 Kelompok Warga di Sorong

Regional
Mantan Aktivis '98 Solo Dukung Ubedilah Badrun Laporkan Gibran dan Kaesang ke KPK

Mantan Aktivis '98 Solo Dukung Ubedilah Badrun Laporkan Gibran dan Kaesang ke KPK

Regional
Selama 2 Bulan, 5 Warga Seluma Dipenjara karena Tuduhan Curi Sawit, Gubernur Janji untuk Cari Jalan Keluar

Selama 2 Bulan, 5 Warga Seluma Dipenjara karena Tuduhan Curi Sawit, Gubernur Janji untuk Cari Jalan Keluar

Regional
Polisi Selidiki Supplier Ayam Tiren untuk bahan Dasar Bakso di Bantul

Polisi Selidiki Supplier Ayam Tiren untuk bahan Dasar Bakso di Bantul

Regional
PTM 100 Persen saat Omicron Tinggi, Ombudsman Surati Kepala Daerah se-Jabar

PTM 100 Persen saat Omicron Tinggi, Ombudsman Surati Kepala Daerah se-Jabar

Regional
Penjual Bakso dari Ayam Tiren Ditangkap, Bagaimanakah Cara Memilih Daging Ayam Segar?

Penjual Bakso dari Ayam Tiren Ditangkap, Bagaimanakah Cara Memilih Daging Ayam Segar?

Regional
Antar Pesanan Ayam Kampung, Wanita Bersuami Menjadi Korban Pelecehan Oknum Ketua RW

Antar Pesanan Ayam Kampung, Wanita Bersuami Menjadi Korban Pelecehan Oknum Ketua RW

Regional
Kisah Manusia dalam Kerangkeng Rumah Bupati Langkat, Datang Diantar Orangtua, Bekerja Tanpa Gaji, Diduga Disiksa

Kisah Manusia dalam Kerangkeng Rumah Bupati Langkat, Datang Diantar Orangtua, Bekerja Tanpa Gaji, Diduga Disiksa

Regional
Gempa M 4,6 Terjadi di Lombok, Warga Kaget Rasakan Guncangan

Gempa M 4,6 Terjadi di Lombok, Warga Kaget Rasakan Guncangan

Regional
Kesaksian Mbak Jum, PRT Korban Maid Online di Malaysia, Berangkat Gunakan Visa Turis (2)

Kesaksian Mbak Jum, PRT Korban Maid Online di Malaysia, Berangkat Gunakan Visa Turis (2)

Regional
Cerita WNI Jadi Trainer Agen PRT Maid Online Malaysia, Ambil Foto Telanjang Pembantu hingga Sita Dokumen (1)

Cerita WNI Jadi Trainer Agen PRT Maid Online Malaysia, Ambil Foto Telanjang Pembantu hingga Sita Dokumen (1)

Regional
Kesal Tak Dimasakkan, Suami di Tomohon Aniaya Istrinya

Kesal Tak Dimasakkan, Suami di Tomohon Aniaya Istrinya

Regional
Warga Baubau Heboh Temukan 4 Granat Asap Aktif di Tempat Sampah

Warga Baubau Heboh Temukan 4 Granat Asap Aktif di Tempat Sampah

Regional
[POPULER REGIONAL] Kerangkeng Manusia di Rumah Bupati Langkat | Tersesat gara-gara Google Maps

[POPULER REGIONAL] Kerangkeng Manusia di Rumah Bupati Langkat | Tersesat gara-gara Google Maps

Regional
Kasus DBD di Kota Tasikmalaya Capai 159 Orang, Dua Anak Meninggal Dunia

Kasus DBD di Kota Tasikmalaya Capai 159 Orang, Dua Anak Meninggal Dunia

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.