Kompas.com - 09/08/2021, 21:22 WIB
Joko Sutopo KOMPAS.COM/MUHLIS AL ALAWIJoko Sutopo

WONOGIRI,KOMPAS.com - Bupati Wonogiri, Joko Sutopo menyatakan, penerapan PPKM level 4 di bumi gaplek berdampak positif dengan turunnya bed occupancy rate (BOR) rumah sakit rujukan Covid-19 hingga 53 persen.

Sebelum penerapan PPKM darurat dan level 4, BOR di Kabupaten Wonogiri di atas 90 persen.

Bor kami saat ini sudah turun menjadi 56 persen. Selain itu angkat kematian dan penambahan angka pasien positif juga turun setelah diberlakukan PPKM level empat,” kata Jekek sapaan akrab Joko Sutopo kepada Kompas.com, Senin (9/8/2021).

Baca juga: Efek PPKM Level 4, BOR RS Covid-19 di Kota Magelang Turun 68 Persen

Menurut Jekek, jumlah tempat tidur isolasi Covid-19 di seluruh rumah sakit rujukan corona di Kabupaten Wonogiri sebanyak 397.

Saat ini jumlah tempat tidur isolasi yang terpakai sebanyak 213 atau 53.65 persen.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sedangkan jumlah tempat tidur Isolasi yang tersedia sebanyak 184 atau 46,35 persen.

Tak hanya itu, PPKM level empat juga berdampak makin bertambahnya jumlah pasien yang sembuh dari Covid-19.

Jumlahnya pun jauh lebih banyak dibandingkan penambahan angka positif.

Ia mencontohkan, data terakhir penambahan pasien positif Covid-19 di Kabupaten Wonogiri hanya tiga orang, dan pasien dinyatakan sembuh sebanyak 34 orang.

Hingga saat ini jumlah pasien positif di Kabupaten Wonogiri sebanyak 9.443 orang.

Baca juga: Kasus Covid-19 di Jabar Terus Menurun, Kini BOR Tinggal 48,13 Persen

Dari jumlah itu, 205 dirawat di rumah sakit, 574 menjalani isolasi mandiri dan 53 dirawat di isolasi terpusat.

Sementara jumlah warga yang sembuh sebanyak 7.702 orang dan 909 meninggal dunia.

Jekek mengatakan, Pemkab Wonogiri akan mengikuti perpanjangan PPKM Level 4 hingga 16 Agustus mendatang.

“Kami pemerintah daerah hanya memiliki tugas perbantuan apa yang menjadi keputusan pemerintah pusat akan kami selenggarakan di pemerintah kabupaten. Pada prinsipnya kami mengikuti apa yang menjadi keputusan pemerintah pusat,” kata Jekek.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemilik Arisan Online di Jambi Dituntut 3 Tahun Penjara dan Denda Rp 200 Juta

Pemilik Arisan Online di Jambi Dituntut 3 Tahun Penjara dan Denda Rp 200 Juta

Regional
Ganjar: Kita Ingin Menjaga Marwah Borobudur Marathon 2021

Ganjar: Kita Ingin Menjaga Marwah Borobudur Marathon 2021

Regional
Detik-detik Uang Rp 70 Juta Koin Rp 500 Jatuh dari Bagasi Bus, Dipunguti Warga, lalu Dikembalikan ke Pemiliknya

Detik-detik Uang Rp 70 Juta Koin Rp 500 Jatuh dari Bagasi Bus, Dipunguti Warga, lalu Dikembalikan ke Pemiliknya

Regional
Danu, Saksi Kunci Kasus Subang, Juga Kembali Diperiksa, Dicecar soal Puntung Rokok, tapi Tak Singgung Banpol

Danu, Saksi Kunci Kasus Subang, Juga Kembali Diperiksa, Dicecar soal Puntung Rokok, tapi Tak Singgung Banpol

Regional
Praktik Kawin Kontrak di Balik Kasus Penyiraman Air Keras di Cianjur yang Tewaskan Sarah

Praktik Kawin Kontrak di Balik Kasus Penyiraman Air Keras di Cianjur yang Tewaskan Sarah

Regional
Tampung Usulan UMK SPSI Surabaya, Eri Cahyadi: Mugi-mugi Diparingi Kelancaran

Tampung Usulan UMK SPSI Surabaya, Eri Cahyadi: Mugi-mugi Diparingi Kelancaran

Regional
Duduk Perkara 'Hujan Duit' di Jalan Raya Ciamis, Uang Rp 70 Juta Pecahan Koin Rp 500 Berserakan, Terjatuh dari Bus

Duduk Perkara "Hujan Duit" di Jalan Raya Ciamis, Uang Rp 70 Juta Pecahan Koin Rp 500 Berserakan, Terjatuh dari Bus

Regional
Tangis Ibu Kandung Peluk Peti Jenazah Anak dan Cucunya yang Tewas di Kantong Plastik: Kenapa Kamu Berdua Pergi seperti Ini?

Tangis Ibu Kandung Peluk Peti Jenazah Anak dan Cucunya yang Tewas di Kantong Plastik: Kenapa Kamu Berdua Pergi seperti Ini?

Regional
Cegah Covid-19, 42 Pelari Elite Race Borobudur Marathon 2021 Wajib Masuk 'Bubble'

Cegah Covid-19, 42 Pelari Elite Race Borobudur Marathon 2021 Wajib Masuk "Bubble"

Regional
[POPULER NUSANTARA] Buntut 2 Polisi Duel dengan Oknum Anggota TNI | Curhat Ibunda Guru Honorer ke Ganjar

[POPULER NUSANTARA] Buntut 2 Polisi Duel dengan Oknum Anggota TNI | Curhat Ibunda Guru Honorer ke Ganjar

Regional
Perjalanan Kerja Keras dalam Buku 'Borobudur Marathon Mewarnai Zaman'

Perjalanan Kerja Keras dalam Buku "Borobudur Marathon Mewarnai Zaman"

Regional
Perjalanan Kasus Pemerkosaan dan Penganiayaan Siswi SD di Kota Malang

Perjalanan Kasus Pemerkosaan dan Penganiayaan Siswi SD di Kota Malang

Regional
Pemprov NTB Akan Terima DAK Tambahan untuk Persiapan MotoGP 2022 di Sirkuit Mandalika

Pemprov NTB Akan Terima DAK Tambahan untuk Persiapan MotoGP 2022 di Sirkuit Mandalika

Regional
Seorang Pemuda di Jember Ditangkap karena Kasus Narkoba, Polisi Sita 3 Pohon Ganja

Seorang Pemuda di Jember Ditangkap karena Kasus Narkoba, Polisi Sita 3 Pohon Ganja

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 26 November 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 26 November 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.